
Bandung
Selama dalam perjalanan menuju bandung banyak canda tawa yang terdengar di anatara mereka bertiga tidak lepas juga kata kata rayuan yang Riyan berikan kepada Melisa
mendengar rayuan dan candaan mesra antara Riyan dan Melisa membuat ada rasa sakit dan panas di dalam hati Reza namun dia tetap berusaha untuk tenang dan bersifat normal dan wajar
* kenapa aku cemburu dengan mereka... kan aku cuma sahabat buat Melisa" batin Reza
tidak terasa mereka sampai di tempat tujuan dan bergegas langsung kelokasi Caffe cabang
" jadi ini Caffe cabang nya?" kata Riyan sambil memperhatikan setiap sudut ruangan Caffe dan hiasan yang di gunakan
" maaf mas Riyan apakah ada masukan dari anda tuk Caffe ini?" kata Reza sambil menatap kearah Riyan
"tidak ada aku merasa semua nya sudah sangat maxsimal dan coba kita cek kelantai dua " ajak Riyan sambil menaiki anak tangga dan di iringi oleh Reza dan Melisa
" wah..... bagus banget apa tempat ini di khusus kan untuk pasangan yang lagi dinner Rez" kata Riyan semakin kagum akan desain Caffe tersebut yang dimana menyajikan tempat dinner romantis buat pasangan yang lagi kasmaran
" Mel... kalau tempat ini sudah resmi di buka aku akan ajak kamu dinner romantis disini...giman?" kata Riyan mendengar kata kata Riyan tiba tiba Reza terbatuk batuk
" uuhuk uuhhuk uuhuuk..." melihat hal itu spontan Melisa memberikan botol air meneral di tangan nya dan mengusap punggung Reza supaya batuk nya berhenti
" kamu kenapa Rez... gimana sudah baikan?" kata melisa sambil menatap wajah Reza
" aku tidak apa apa Mel... " kata Reza masih sambil mengelus dada nya karena masih terasa sakit setelah batuk yang lumaya
" mungkin ada yang rindu sama kamu Rez... " cetus Riyan sambil memainkan kedua alis nya
" Riy... bisa tidak jangan bercanda dulu... kamu tidak lihat tu muka si Reza merah begitu menahan batuk nya" kata Melisa membela Reza
" sieee... ada yang bela..." ledek Riyan
" sudah donk Riy jangan meledek terus.." kata Melisa makin kesel di buat Riyan
" gimana kalau kita makan siang.. karena kita belum ada makan siang.. " ajak Reza menengahi antara Melisa dan Riyan...
" ide bangus Rez.. aku setuju dari pada aku debat tidak ada hasil nya sama tu CEO cerewet..." kata Riyan menunjuk Melisa sama memonyongkan mulut nya
" eh... Riy.. kok kamu begitu sich sama pacar sendiri.." kata Reza bingung dengan sikap Riyan dan Melisa tiba tiba tidak akur dan seperti musuh bebuyutan
" uuhhuuuk.. uuuhhuuuk uhuk..." sekarang giliran melisa tersedak mendengar perkataan Reza dan Reflek Reza memberikan air meneral yang tadi di betikan oleh Melisa kepada nya dan membantu melisa sambil mengelus punggung nya..
" Rez... udah jangan di dengar kan dia... memang kami bisa jadi musuh kalau lagi tidak sependapat.." kata Melisa memberikan alasan
" oh begitu..." kata Reza menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
__ADS_1
" ayo kita cari Restoran tuk makan siang.." ajak Melisa sambil meninggalkan Reza dan Riyan
tampa banyak bicara Riyan dan Reza mengikuti langakah Melisa menuju mobil di parkiran
" ayo masuk... " kata Riyan yang sudah duduk di depan kemudi
tak berapa lama Reza dan melisa pun sudah berada di dalam mobil
" cepat jalan aku sudah sangat lapar" perintah Melisa yang berada di samping Riyan
" kita mau makan dimana?" kata Riyan
" aku ikut aja " kata Reza
" kamu Mel mau makan apa?" tanya Riyan
" aku pengen ke resto khas sunda" kata Melisa
" ok.. kita jalan" kata Riyan langsung menghidupkan mesin mobil dan meninggalakan parkiran terus melaju menuju resto khas masakan sunda
hanya memakan waktu 25 menit mereka sudah berada di parkiran Resto
" Selamat datang tuan tuan dan nona" sapa pelayan Resto dengan ramah ketika mereka menginjakan kaki kedalam Resto
setelah sampai di meja mereka mengambil posisi masing masing
dengan sigap pelayan Resto menghampiri mereka dan menyapa tamu mereka
" selamat datang tuan tuan dan nona... silah kan dilihat menu nya" kata pelayan Resto seraya menyerahkan buku menu
" aku mau nasi liwet dan bekakak ayam" kata Melisa
" aku nasi liwet dan oncom special" kata Riyan
" soto bandung aja " kata Reza
" minum nya " kata pelayan itu lagi
" air meneral saja... " seru ketiga nya serempak
" baik tuan tuan dan nona" kata pelayan tersebut
" tunggu... aku mau just jeruk dingin ya 1 " kata Melisa
" baik... di tunggu ya tuan tuan dan nona" kata pelayan tersebut dan meninggalkan meja Melisa dan kawan kawan
__ADS_1
" Mel... tumbel makan banyak.. " kata Riyan
" eemmm aku sangat lapar.." kata nya cuek
" benaran lagi lapar..." kata Reza penuh selidik di wajah Melisa karena dia tau kalau Melisa lagi pengen makan banyak berarti ada hal yang membuat dirinya stres..
" iya... kalian kena sich sok perhatian" kata Melisa mulai kesal melihat sikaf Riyan dan Reza
" bukan begitu Mel.. kamu tidak seperti biasanya.." kata Riyan
" emang biasanya aku gimana ?" tantang Melisa sambil melipat kedua tangan nya kedadanya
" biasanya kamu cm makan salad buah aja kalau siang ni tumben makan yang berat berat" kata Riyan
" benar Mel.." timbal Reza
" emang aku makan batu apa... kan aku masih makan nasi liwet dan ayam bekakak cm masih normal kok" kata Melisa tak mau kalah
" bukan begitu Mel.. maksud kami tu kamu tumbel makan dalam porsi banyak" jelas Reza
" nah itu maksud aku Mel..." tambah Riyan
" salah emang nya... apa kalian tidak tau kalau aku lagi dalam masa pertumbuhan" kata Melisa asal
" buaaaaaahhhaaaa hahahahah" tawa Riyan meledak di iringi oleh tawa Reza
" kok kalian ketawa emang ada yang lucu?" kaya Melisa makin Sewot
" emang kamu anak anak yang lagi dalam masa pertumbuhan" imbuh Riyan
" emang cuma anak anak aja yang memerlukan nutrisi lebih... aku juga perlu Riy.. dan banyak masalah kantor akhir akhir ini" jelas Melisa
" nah... kan jujur juga akhir nya" kata Reza
" kalau kamu makan nya banyak dan sangat berselera aku yakin kamu lagi ada dalam masalah... jadi kamu tidak perlu bohong Mel.. aku sudah hafal sifat kamu" kata Reza
" eh.. kamu Rez.. jangan sok perhatian sama pacar aku.." kata Riyan sewot
" jangan cemburu dulu mas Riyan... aku kan juga sahabat Melisa " jelas Reza yang tiba tiba tidak nyaman akan perkataan Riyan
seketika mereka hening karena pesanan mereka sudah di sajikan oleh para pelayan Resto
" silah kan di nikmati tuan tuan dan nona" kata pelayan Resto
jangan lupa like dan komen juga VOTE nya ya🙏🙏🙏😘😉
__ADS_1