Aku Takut Kata ILOVEYOU

Aku Takut Kata ILOVEYOU
eps 10


__ADS_3

Waktu berlalu dengan cepat tidak terasa sudah 3 tahun Melisa dan Reza menjadi patner bisnis dan sahabat. Jika ada waktu luang mereka selalu menghabiskan waktu bersama sambil menghilangkan strees karena pekerjaan dan mereka saling memberi semangat antara satu dan yang lain. Jika mereka pasangan kekasih maka mereka pasangan yang sangat serasih tapi meraka hanya sepasang sahabat yang tidak mengerti arti dari kebersamaan mereka..


Disisi lain Aldo semakin gencar mencoba mendekati Melisa dan sudah berulang kali menyatakan cinta namun selalu di tolak oleh Melisa. ada rasa cemburu jika melihat kebersamaan Melisa dan Reza yang sangat akrab dan selalu ada canda tawa diantara mereka


siang itu Aldo menemui Reza untuk minta bantuan pada Reza


" siang bro.." sapa Reza sambil mendekati Aldo yang sedang duduk santai di salah satu meja yang ada di Caffe nya


" Siang bro" jawab Aldo lemes


" kok lemes gitu sich..." kata Reza


" aku bingung Rez... bagaimana lagi cara nya aku menyatakan cinta kepada Melisa.. setiap kali aku menyatakan perasaan pada Melisa dia selalu bilang dia takut akan cinta" kata Aldo sambil mengacak acak rambut nya sendiri dia sudah merasa frustasi akan cinta nya


" Al.. kenapa tidak kamu lamar saja?" kata Reza walaupun sebenar nya dia begitu berat mengatakan hal itu kepada Aldo


" sudah Rez.. malahan papa dan mama langsung melamar kepada orang tuanya tapi tetap saja banyak alasan dia tuk menolak nya" jelas Aldo


" semakin aku mengejar cinta nya semakin dia jauh dari ku.." lanjut Aldo


" jangan kau kejar cinta nya tapi kejar hati nya buat dia nyaman akan keberadaan mu" kata Reza yang membuat Aldo melotot


" jujur aku cemburu dengan keakraban kalian" kata Aldo menatap lekat kewajah Reza


" aku dan dia hanya sahabat dan tidak lebih selain itu juga kami patner bisnis... aku tidak berani mencintai wanita yang sempurna seperti Melisa aku sadar diri Al.. " jelas Reza


" jadi aku harus bagai mana Rez..?" keluh Aldo


" cinta tak selama nya harus jadi pasangan kekasih.. " kata Reza


" coba lah kau mengerti apa yang di ingin kan oleh Melisa" lanjut Reza


" baik lah aku akan menemuinya setelah ini" kata Aldo


" ok.. bro.. aku ada meeting hari ini ke kantor Mahendra wijaya grub apa kamu mau ikut.." kata Reza sambil merapikan berkas berkas yang tadi di letakan nya di atas meja


" lanjut bro.. aku juga masih banyak kerjaan dikantor.. aku balik dulu ya" kata Aldo seraya menghabiskan minumannya dan langsung menuju ke arah kasir


mereka pun berpisah tuk menyelesaikan urusan masing masing


Mahendra Wijaya grub


Reza sudah sampai di kantor Melisa dia langsung menuju keresepsionis

__ADS_1


" siang mbk... Ceo ada mbk" kata Reza


" sudah buat janji pak" kata salah seorang resepsionis


" sudah mbk.. saya Reza dari Caffe mawar" jelas Reza


" sebentar ya pak saya " lalu dia menghubungi sekretaris Mery


sekretaris Mery langsung menuju ruangan Ceo nya


" permisi Ceo.. pak Reza sudah ada di loby" jelas Mery memberitahu kepada Melisa yang masih sibuk dengan berkas berkas nya


" baik lah suruh dia langsung keruangan saya dan tolong panggilkan juga Kevin" kata Melisa


" baik Ceo" lalu Mery kembali kemeja nya untuk menghubungi resepsionis dan asisten Kevin


setelah mendapat persetujuan dari Ceo nya Reza pun langsung menuju ke ruangan Ceo


tok tok tok


suara ketukan dari luar ruangan Melisa


" ya masuk" terdengar jawaban dari dalam


" silah kan duduk pak Reza" kata asisten Kevin


" oya nona Melisa ini berkas dan profosal yang anda minta untuk pembukaan cabang Caffe mawar di kota Bandung" kata Reza menyerahkan berkas berkas yang dia bawa kepala Melisa


Melisa langsung mengambil berkas yang di serahkan Reza dan langsung membaca dan meneliti secara detail isi nya


" cukup bagus dan lokasinya juga sangat strategis " kata Melisa


" Kevin coba cek lagi ya" kata Melisa kemudian menyerahkan berkas yang tadi di pegangnya kepada Kevin


" baik nona" kata Kevin mengambil berkas itu dan langsung menuju ruangan nya


" oya Mel.. bisa kita bicara sebentar" kata Reza dengan ragu


" bicara lah.." kata Melisa


" maaf sebelum nya bukan aku ikut campur urusan pribadi mu tapi tadi Aldo menemuiku" jelas Reza


" terus..." kata Melisa singkat

__ADS_1


" ya aku kasian sama dia Mel... dia sangat Frustasi akan cinta nya yang kamu tolak dan kamu juga menolak lamaran nya" kata Reza


" ya aku memang menolak nya karena aku tidak suka dengan Aldo yang egois yang hanya mementingkan perasaannya sendiri.. selama ini dia tidak pernah menanyakan prihal perasaan ku kepada nya " jelas Melisa


" lantas bagaimana perasaan mu kepada nya?" tanya Reza dengan penasaran


" kenapa kamu yang menanyakan kenapa kamu tidak menanyakan perasaan ku kepada mu" jawab Melisa yang membuat Reza sangat terkejut medengar kata kata Melisa


melihat Reza yang terkejut Melisa langsung tertawa untuk mencairkan suasana


" hahaaahahahahah" tawa Melisa pecah


" kenapa kamu ketawa apa ada yang lucu" kata Reza Kesal


" abis muka kamu lucu banget aku hanya bercanda.. "kata Melisa


" tidak lucul Mel.." kata Reza yang masih Kesal


" maaf Rez.. "


" ya.. sudah mendengar kata kata kamu tadi membuat aku penasaran, emang nya bagaimana sebenar nya perasaan kamu ke aku?" kata Reza yang berniat membalas Melisa mendengar pertanyaan Reza bukan nya menjawab tapi Melisa mengalihkan pandangan nya ke arah lain tuk menghindari tatapan Reza


* duh mati dech... meli.. kenapa kamu bodoh banget sich" gerutunya dalam hati karena menyadari kebodohannya


* tidak mungkin kan aku bilang suka ma Reza" kata Melisa dalam hati


" Mel... Meli. .." kata Reza sambil menepuk bahu Melisa dan menyadarkan melisa dari pikiran nya sendiri


" kenapa kamu diam Mel... aku ingin kamu jujur sama aku" kata Reza mulai serius yang membuat muka Melisa makin memerah karena malu sendiri atas kebodohan nya


lalu Reza melaih tangan Melisa dan menggenggam tangan Melisa.. membuat Melisa kaget dan gugup bukan kepalang dan jantung nya juga berdetak begitu kencang


* duh kenapa aku deg dekan kyak gini ya" kata melisa dalam hati dan mulai gelisah


" Mel.. aku tau kok kalau sebenar nya perasaan kamu ke aku dan aku juga menyadari bahwa selama ini kamu sangat perhatian dan selalu ada buat aku dan selalau kasih aku semangat.. terima kasih ya " kata Reza sambil menatap Melisa lekat namun Melisa hanya terpaku akan kata kata Reza


" terima kasih atas persahabatan kita selama ini dan aku harap kamu tidak akan berubah dengan persahabatan kita" lanjut Reza


Deg..deg..


Melisa pun langsung menarik tangan nya dari genggaman Reza..


lalu Mereka saling tertawa bersama

__ADS_1


* Reza...aku sangat berharap kamu mengatakan yang lain" kata Melisa


__ADS_2