
setelah membereskan hama itu evil kembali ke atas langit untuk menemui miya. azzam. azazil dan selena
"bagaimana terbangnya?"
"ini sangat menyenangkan"
"bagus kalau miya menyukainya"
"apa ayah cuma menanyakan itu pada miya saja?"
"ok ok apa kalian bersenang-senang?"
"tentu saja"
"iya"
"walaupun aku cuma budak tapi Terima kasih"
"selena kau bukan budak tapi kau temanku"
"tapi aku tidak pantas untuk menjadi teman majikanku"
"kalau begitu. selena aku perintah kau untuk menjadi temanku"
"baik saya akan menuruti permintaan anda"
"nah sekarang kita sudah menjadi teman"
"baik"
tiba-tiba mereka berpindah tempat yang di mana di tempat itu cuma ada padang rumput
"dimana kita?"
"ini adalah tempat yang hanya di ketahui oleh ayah seorang dan walapun tempat ini hancur berkeping-keping tempat ini akan kembali seperti semula"
__ADS_1
evil membetrikan jarinya dan seketika ada banyak monster dan manusia yang muncul
"dari mana mereka muncul?"
"entah kami juga tidak tau tapi kalau kaki ada di sini kami harus melawan mereka semua dengan cara apapun"
"kalian akan melawan monster dan manusia sebanyak itu?"
"bukan " kalian" tapi "kita" itu yang benar"
"kita?. jadi aku juga harus melawan mereka?"
"benar. kalau kita mati kita akan mati untuk selamanya"
"apa bukannya ini terlalu kejam untuk anak-anak?"
"tidak. ini tidak kejam malahan ini adalah hadiah untuk kami"
"ok sudah berbicaranya?"
"kalau begitu mulai"
mereka berlari ke arah para monster dan manusia itu dan ada satu manusia dan monster yang muncul di samping evil
"tuan mereka sangat hebat walaupun melawan banyak musuh"
"benar mereka sangat hebat apa kami harus turun tangan?"
"tunggu sampai mereka membunuh mereka semua kalau mereka sudah membunuh mereka semua baru kalian turun tangan"
"baik"
evil pergi dari tempat itu dan dia pergi ke tempat para elf di benua lain dan setiap ras memiliki benua masing-masing dan evil pergi ke toko bunga yang konan miliki
"Terima kasih kerna sudah membeli bunga di toko saya"
__ADS_1
konan menutup pintu toko dan dia melihat evil yang sedang berdiri di depan pintu karna di toko konan mengunakan pintu kaca
"k-kakak?"
konan membuka pintu tokonya dengan terburu-buru tapi waktu dia keluar dari toko dia tidak melihat evil lagi
"apa mungkin tadi hanya hayalanku saja?"
"tidak kau tidak menghayal konan"
mendengar suara evil dari belakang konan langsung melihat ke belakang dan dia melihat sosok evil yang sedang berdiri di depannya
"kakak"
konan ingin menyentuh tubuh evil tapi tubuh evil tidak bisa di sentuh oleh konan
"konan kau tidak bisa menyentuh kakak karna ini hanya sihir yang secara otomatis akan muncul ketikan waktunya sudah tepat"
"sihir?"
"benar ini hanya sihir yang kakak buat untuk memberitahu konan setelah kakak mati"
"apa itu?"
"kalau kakak mati oleh seseorang konan harus membantu kakak untuk membalaskan dendam kakak pada orang yang telah membunuh kakak dan sepertinya ini sudah waktunya sihir ini muncul jadi kakak minta tolong. tolong bunuh orang yang sudah membunuh kakak"
"........ baik konan akan membantu kakak untuk membunuh orang yang sudah membunuh kakak"
setelah menyampaikan pesan itu evil menghilang dan konan bergegas pulang kembali ke rumahnya dan sementara itu di tempat lain
"sepertinya mereka hampir membunuh semua monster dan manusia itu"
"benar sebentar lagi kita akan turun tangan"
bersambung......
__ADS_1