
evil dan azazil keluar dari tempat itu dan gerbang itu tertutup dengan iringan suara kesakitan kedua orang itu. azazil dan evil membawa selzi kerumah yang terletak di tepi sungai
"sudah lama aku tidak melihat rumah ini"
"ya inilah tempat dimana semua keluarga kita berkumpul dan sepertinya akan ada anggota keluarga baru"
"oh ya? siapa? azzam atau miya?"
"itu kau akan mengetahuinya nanti sekarang kau hanya perlu menenangkan diri dan merawat selzi"
"baik"
sementara itu di sebuah tempat
"sayang kita akan bertemu sebentar lagi"
di tempat kejadian tadi
"TIDAK JANGAN MENDEKAT JANGAN MENDEKAT"
"dia sudah menjadi gila apa yang harus kita lakukan men?"
"sesuai kata tuan setelah mereka beres suruh mereka untuk membersihkannya"
"ok lagi pula aku juga sedikit jijik melihat itu. hey kalian bersihkan tubuh dia"
semua pasukan mengangguk dan membawa air lalu menyiramnya tapi baunya tidak hilang
"baunya tidak hilang"
"kenapa kita tidak gunakan sihir saja?"
__ADS_1
"silakan kalau kau ingin membersihkan itu dengan sihir yang sudah di berikan oleh tuan evil"
"mungkin itu bukan ide yang bagus kalau tuan evil tau mungkin aku akan di siksa di neraka lagi"
"bagus kau ingat rasanya di siksa oleh orang itu ini juga masih untung karna kita adalah salah satu tangan kanan tuan evil"
"ya kita termasuk dari tiga belas tangan kanan tuan evil dan kau peringkat dalapan dan aku peringkat ke dua belas"
"kau seharusnya masih beruntung karna kau peringkat dua belas karna dia mengalah waktu pertandingan penentuan peringkat"
"iya"
"dan kalau bukan karna sifat kedua mu kau menjadi tangan kanan"
"APA KAU BILANG?"
"oh halo lik kau jarang sekali keluar"
lik menyerang men tapi itu percuma karna men bisa menghindari semua yang di lancarkan oleh lik
"kau tidak akan pernah mengenai ku"
men melompat dari serangan lik dan men menendang kepala lik dengan keras
"sadarilah posisi mu. kau tidak mungkin mengalahkan peringkat delapan dasar peringkat terakhir"
"sialan kau sombong sekali"
lor mencoba menghentikan lik
"kakak hentikan percuma saja kita melawan dia"
__ADS_1
"tapi dia sudah menghina mu"
"biarkan saja"
"............. "
dan sekarang lor yang mengendalikan tubuh
"lor beritahu kakak mu untuk tidak cepat marah"
"iya"
setelah kejadian itu men dan lor dan pasukan evil yang masih di sana merubah wujudnya menjadi salah satu kesatria yang sudah mati lalu pergi ke kerajaannya mereka untuk menyatakan perang dua benua
"sukurlah kalian sudah kembali dan siapa yang menyerang desa itu?"
"mereka dari ras dark elf"
"kenapa ras dark elf menyerang benua lain bukanya itu dilarang oleh ras malaikat?"
"kami tidak tau yang mulia tapi sebelum mereka mati mereka pernah berkata kalau ras dark elf mendeklarasikan perang antara dua benua"
"beraninya mereka mendeklarasikan perang sepertinya aku harus membicarakan ini kepada kerajaan lain walaupun kerjaan lain saling bermusuhan tapi karna ini akan menjadi perang antara dua benua"
setelah melaporkan itu para kesatria (pasukan evil yang sedang menyamar) pergi dari hadapan raja dan mereka kembali ke tempat latihan(neraka)
"men tempat ini sepertinya sudah kembali ke bentuk semula"
"ya sepertinya tuan azazil sudah menerima kepergian nona selena"
dari kejauhan ada suara seorang wanita
__ADS_1
bersambung....