Anak Malaikat Dan Iblis Yang Di Buang

Anak Malaikat Dan Iblis Yang Di Buang
pemilihan


__ADS_3

di tempat miya


"eh itu anak mu?. beneran?"


"iya emang ada yang salah?"


"kau terlihat masih muda tapi sudah memiliki anak"


"iya"


tidak lama kemudian azzam keluar dari tempat penginapan dan mendekati mereka bertiga


"eh azazil mau apa kau di sini?"


miya menatap azzam dengan tatap mengancam


"kakak kau bilang apa tadi?"


"apa?"


"perlu di ingatkan?"


"eh...... ok"


"oh ya kalian berdua ikut miya dulu miya mau membicarakan sesuatu"


"membicarakan apa?"


"sudah ikut aja"


mereka bertiga pergi ke dalam penginapan dan duduk di kursi


"apa yang ingin miya katakan?"


"iya cepat aku sudah lapar"


"begini kemarin aku bertemu dengan ayah"


"hah?. kemarin?. perasaan kemarin kau tidak kemana-mana"


"coba kau ingat-ingat lagi apa yang terjadi kemarin"


azzam mengingat kembali kejadian kemarin malam


"astaga iya juga kemarin aku bertarung dengan perempuan itu dan tidak sengaja berciumaan"


"kalau sudah ingat aku lanjutkan. nah sesudah pertarungan kalian berdua miya membekukan area sekitar dan membuat semua orang di sana membeku. saat semua orang membeku aku menemui ayah yang sudah dari tadi di dalam tempat makan dan kami membicarakan soal azzam yang berciuman dan aku menanyakan kenapa ayah kapan dia menikah"

__ADS_1


"terus?"


"biar lebih jelas begini ayah akan menikah"


"tipe perempuan yang ayah mau seperti apa?"


"kakak langsung tau. ok tipenya semua simpel tapi satu tipe yang sedikit susah untuk di cari"


"tipe seperti apa yang sangat susah di cari?"


"harus memiliki kekuatan yang setara dengan ayah"


mendengar itu azazil dan azzam langsung terdiam sejenak


"apa kau tidak salah?. bagaimana mencari yang seperti itu"


"iya benar. kalau di kita pikirkan kekuatan ayah itu tidak bisa di bandingkan oleh manusia"


"nah karna itu aku mengambil buku di rumah kita yang lama"


miya meletakan bukunya di meja dan membukanya


"ini buku pengetahuan ras"


"ok terus?"


"ras apa saja?"


"ada beberapa ras yaitu. dewa. setengah dewa. naga. malaikat atau iblis. bagaimana pendapat kalian?"


"dari ras dewa memang ada yang mau dengan iblis seperti ayah?"


Tiba-tiba ada suara dari belakang azzam


"oh ada rapat keluarga ya"


"eh ayah tidak apa-apa ayah datang ke sini di sini banyak orang"


"miya kau lihat sekeliling"


miya melihat sekeliling dark elf yang ada di sana semua terdiam seperti patung


"lihat ayah sudah menggunakan sihirnya"


"apa yang sedang kalian bicarakan apa ayah boleh tau?"


"itu rahasia ayah tidak boleh tau"

__ADS_1


"oh seperti itu. kalau begitu silakan lanjut ayah akan keluar sebentar dan melihat konan"


"iya"


evil keluar dan mendekati konan yang tidak bergerak sama sekali. tiba-tiba konan bergerak dan konan terkejut melihat evil yang berdiri di depannya


"kakak?"


konan memeluk evil dan menangis


"kakak apa ini kau?"


"iya konan ini aku"


evil mengusap mata konan yang basah karna menangis


"sudah jangan menangis lagi kau ini sudah besar"


evil membisikan sesuatu ke telinga konan. mendengar apa yang di bisikan evil konan langsung bergegas pergi dari sana dan evil pergi ke rumahnya


sementara itu miya dan yang lain melanjutkan obrolan mereka


"miya percuma saja kau berbohong begitu ayah tetap akan tau"


"iya memang tapi tidak apa-apa. ok kita lanjut lagi jadi ada pendapat?"


"bagaimana kalau kita mencari tiga ras yang lebih meyakinkan"


"ras apa?"


"setengah dewa. naga dan malaikat"


"kenapa kakak tidak ada iblis"


"itu simpel saja. coba bayangkan ayah menikah dengan iblis bagaimana keduanya ketika berkerja sama"


"iya juga ya"


"nah karna itu lebih baik malaikat"


"masuk akal terus naga sama setengah dewa? dan kenapa tidak dewa"


"ok kenapa tidak dewa seperti yang kau bilang tadi azzam dewa tidak akan mau bersama ras di bawahnya. makannya aku lebih memilih setengah dewa dan untuk naga kakak tidak tau karna tidak ada yang cocok selain naga"


"ok sudah di tentukan ya antara ras itu akan menjadi ibu kita"


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2