Anak Malaikat Dan Iblis Yang Di Buang

Anak Malaikat Dan Iblis Yang Di Buang
latihan


__ADS_3

dan beberapa waktu kemudian mereka sudah selesai membunuh semua monster dan manusia itu.


"mereka sudah selesai saatnya untuk kita beraksi"


"ya"


dan mereka itu tiba-tiba muncul di hadapan azzam. azazil. miya dan selena


"halo paman lor sudah lama kita tidak bertemukan?"


"halo iya sudah lama kita tidak bertemu. wah miya tambah cantik ya"


"hehehe Terima kasih. paman"


"iya?"


miya tiba-tiba memukul perut rol tapi rol tapi dia tidak merasakan sakit apapun


"miya kau tidak boleh memukul pamanmu secara tiba-tiba"


"hehehe ternyata tidak mempan"


rol ingin memukul miya tapi miya menghindarinya dengan mudah


"tidak kena"


"rol kau jangan banyak bermain-main"


"oh halo paman men"


"iya nona"


"oh ya kemana ayah?"


"tuan evil sedang ada urusan jadi dia menyuruh kami untuk melatih kalian"


"oh"

__ADS_1


"tuan azzam dan azazil apa kita boleh mulai sekarang?"


"ok tapi sayang sekali kau terlambat pak tua"


azazil sudah berubah menjadi naga lalu menyemburkan energi hitam ke arah paman men


"tapi itu belum cukup"


karna azzam mengetahui kalau paman men akan menghindar azzam menahan paman men


"hahaha pak tua kau tidak bisa kabur sekarang"


"maaf sekali tuan azzam tapi sepertinya anda kalah lagi"


paman men menghilang dengan azzam dan menghindari serangan yang di lancarkan oleh azazil dan serangan itu hampir mengenai miya tapi serangan itu di tahan oleh lor


"hui hampir saja"


"kakak yang benar kalau menyerang dong"


dari kejauhan azzam terlempar ke arah azazil lalu menabrak azazil


"hey jangan mengobrol kita masih harus melawan orang tua itu"


"kak azzam jangan memanggil paman men dengan sebutan " orang tua" dong"


"emang sudah tuakan"


"kakak"


"iya. iya paman men"


tiba-tiba paman men ada di depan azzam dan azazil


"maaf nona miya saya harus menendang kedua sodara anda"


"oh tidak apa-apa paman men"

__ADS_1


paman men menendang azzam dan azazil sampai terpental jauh dan tergulitik di tanah


"arcc sial pak tua itu sangat kuat"


"kau jangan meremehkan lawanmu"


"kau tidak perlu banyak bicara azazil. sekarang kita hanya perlu menyalahkan pak tua itu sebelum ayah datang"


azazil berbuah menjadi bentuk manusianya lagi dan mereka mulai serius untuk mengalahkan paman men


"kakak mari kita serius"


"hahaha kau menyebutku kakak?. ini sangat langka azzam"


mereka berlari di ikuti oleh paman men yang ikut berlari ke arah azzam dan azazil. azazil melompat untuk menyerang paman men dan azzam menyerang dari bawah tapi serangan mereka berdua di tahan oleh paman men dengan mudah dan azazil berpindah posisi ke arah belakang kepala paman men dan menendangnya dan tendang itu mengenai kepala paman men dan paman men terpental


"bagus ada sedikit kemajuan"


sebelum paman men kembali ke posisi awal dia sudah di tendang lagi oleh azzam ke atas. sesampainya di atas paman men langsung di tendang lagi oleh azazil dan azzam dan azazil terus melakukan itu berulang kali


sementara itu miya yang sedang melihat kakaknya sedang bertarung dia sedang ada di atas bahu paman lor


"paman lor"


"ya?"


miya mematahkan kepala paman lor dengan sekali tendang tapi karna paman lor adalah monster batu kepalanya mengelindir kembali ke kepalanya lagi


"miya jangan mendang kepala orang"


"aku bosan apa ada permainan yang menyenangkan di sini?"


"oh ada"


"apa itu?"


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2