
mereka berdua keluar kerjaan dan terbang ke arah yang di arahkan oleh isabel
"di mana tempat yang kau maksud?"
"terbang saja terus nanti aku arahkan ke mana kau harus terbang"
"ok"
beberapa saat kemudian mereka sampai di sekitaran danau dan turun ke daratan
"ini tempatnya?"
"bukan di sini tapi sekitar sini. ayo ikut dengan ku"
isabel membawa azzam sedikit menjauh dari danau dan masuk ke sekitaran hutan
"apa masih jauh?"
"sedikit lagi juga sampai"
isabel berhenti dan jongkok isabel dan mengusap tahan
"sedang apa kau?"
"dari pada banyak bertanya kau bantu aku"
"bantu apa?"
"lakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan"
"ok"
azzam membantu isabel mengusap tahan dan tidak lama kemudian azzam menemukan ada bagian tahan yang lembek. azzam menggalinya dan melihat seperti gagang pintu
"hey lihat apa yang aku temukan"
"??? "
isabel mendekati azzam dan melihat yang azzam tunjukan
"akhirnya ketemu tapi ada masalah lain"
"apa itu?"
"kita tidak ada air untuk melemahkan tanah ini dan mengali semua tahannya"
"masih ada danau bukan?"
"benar tapi bagaimana cara mengambil airnya?"
"iya juga"
"begini saja kau kembali ke kerjaan dan membeli ember dan cankul"
"apa kau akan baik-baik saja kalau aku tinggal?"
"aku ini bukan wanita lemah ya jadi kau pergi saja beli ember dan cangkulnya aku akan baik-baik saja di sini"
"apa kau yakin?"
"iya yakin"
"ya sudah aku akan kembali secepatnya"
azzam terbang kembali ke kerajaan dan naik ke atas dinding kerajaan dan turun ke daratan. azzam menyamar menjadi dark elf lain dan pergi membeli cangkul dan ember
"Terima kasih telah berbelanja di toko kami"
"sama-sama"
azzam berjalan keluar dari toko dan melihat toko buah-buahan dan makan
__ADS_1
"apa aku beli makanan dan buah-buahan ya siapa tau nanti dia lapar"
azzam mampir sebentar ke dua toko itu dan membeli makanan dan buah untuk dua hari ke depan
"ok waktunya pergi"
azzam pergi ke belakang istana dan mengeluarkan sayapnya
"aku harus bergegas kembali takut terjadi apa-apa kepada isabel"
azzam kembali ke tempat tadi sesampainya dia ke dekat danau dan dari ke jauhan ada dua orang laki-laki. azzam bergegas ke sana dan azzam melihat isabel yang sudah pingsan dan akan di perkosa oleh ke dua orang itu
"hey cepat kita lakukan sebelum ada orang yang melihat ini"
"kenapa harus buru-buru lagi pula kita harus menikmati ini"
tiba-tiba salah satu dari orang itu kakinya terkena anak panah es yang di tembakan oleh azzam
"apa!! siapa itu"
"arkkk sialan kakinya sakit"
"orang yang akan mati tidak perlu tau"
"apa?. kau terlalu percaya diri nak"
orang itu berlari sambil membawa pisau ke arah azzam
"kau ingin bertarung jarak dekat?. ok aku akan melakukannya"
orang itu semakin dekat ke azzam
"matilah kau bocah"
azzam menahan pisau itu dengan telapak tangannya dan darah keluar dari telapak tangan azzam dan menetes ke tanah
"hahaha bersiaplah bocah"
tiba-tiba tanah yang terkena tetesan darah azzam berubah menjadi golem tanah yang cukup besar
"ma-mahluk apa itu!!!"
orang itu mencabut pisaunya dari telapak tangan azzam dan berlari meninggalkan temannya
"hey hey tunggu aku"
"kejar dia dan tangkap hidup-hidup kalau dia sampai lepas atau mati kau yang akan mati"
"baik saya tidak akan mengecewakan anda"
golem itu kembali ke bentuk tanah
"sekarang aku memiliki urusan dengan mu"
"a-ampuni aku"
"tenang saja kau tidak akan sendiri lagi nanti"
sementara itu orang tadi yang masih berlari ke dalam hutan merasa kalau dia hanya berlari ke tempat yang sama lagi
"kenapa perasaan ku aku hanya berputar putar saja"
tiba-tiba ada suara yang berkata
"kau memang berputar-putar saja dari tadi"
"siapa itu!!?"
dan tidak lama kemudian golem tahan tadi muncul di belakang orang itu
"apa kau sudah puas berlari?"
__ADS_1
orang itu melihat ke belakang dan dia melihat golem tahan yang sudah berdiri tepat di belakangnya dia langsung berlari ke depan dan terus berlari sampai dia lelah dan beristirahat di bawah pohon dan bersandar
"apa kau masih belum puas?"
"!!!!??"
orang itu melihat ke samping. dia melihat golem tanah yang sedang bersandar di sampingnya. orang itu berdiri dan berlari lagi tapi belum berlari jauh orang itu sudah terjatuh karna kelelahan
"apa sudah lelah?"
"hahh.... hahhh... "
"lebih lelah berlari atau melakukannya beberapa kali?"
"hahh... lebih..... hahh.. lelah... berlari... hahhh"
"jadi itu jawaban mu?. ok selamat kau akan melakukannya beberapa kali"
"hahh?. apa maksud mu?"
golem tanah memenggan kaki orang itu dan mengusurnya sampai ke tempat azzam
"oh kau sudah sampai. bagus sekarang kau bukan matanya lebar-lebar dan jangan sampai dia berkedip kalau dia berkedip sekali saja mata mu yang akan hilang"
"baik"
golem itu mengecilkan tangannya dan memakan mata orang itu lebar-lebar. azzam meletakan tangannya di pohon
"bagus. terbentuk lah"
dan secara perlahan melepaskan tangannya dari pohon dan tiba-tiba sebuah pedang yang terbuat dari pohon sedikit demi sedikit terbentuk
"pedang ini cukup bagus tapi aku tidak ingin melihat dari bentuknya tapi dari.... "
azzam menebaskan pedangnya ke pohon dan hanya satu tebasan pohon itu langsung terbelah dan jatuh
"kekuatannya. ini bagus"
azzam mendekati orang yang kakinya terkena anak panah yang sudah tidak menggunakan celana dan ****** *****
"sekarang terbentuklah"
dari tanah terbentuk seorang wanita yang sangat menggoda dan membuat orang itu bersemangat. setelah orang itu bersemangat azzam memotong alatnya
"AAAAAAAA!!!!! SAKIT ITU SAKIT"
azzam mendekati orang yang satunya lagi dan menyuruh wanita tadi untuk membuka celana orang itu
"buka celananya"
"baik tuan"
wanita itu membuka celana orang itu dan sama seperti orang tadi orang ini sudah bersemangat dan azzam sudah siap dengan pedangnya tapi dia di tahan oleh wanita tadi
"tuan tunggu dulu biarkan saya yang mengurus ini"
"ok kalau kau mau untuk itu"
"baik Terima kasih taun saya akan membuat dia nikmat sekaligus menderita"
"bagus lakukan dan setelah selesai kirim mereka berdua ke benua itu"
"baik tuan"
"kalau begitu lakukan tugas selanjutnya"
"siap laksanakan"
azzam menyuruh golem tahan mengali daerah yang tadi azzam menemukan pintu sementara azzam mengendong isabel. setelah mengali dan masuk ke dalam pintu itu. azzam meletakkan isabel di sana dan keluar menemui dua orang tadi
"apa sudah selesai?"
__ADS_1
"sudah tuan"
bersambung.....