
sepuluh hari berlalu semua orang yang berambut putih sudah mati di penggal oleh raja
dan para warga melalukan demo pada kerajaan. demo yang pertama karna mereka tidak di bayar karna sudah menangkap orang yang raja cari dan demo kedua karna semua orang tua menyalahkan raja karna sudah membunuh semua anak mereka
sedangkan di tempat evil
"di sini sangat tenang benar bukan azzam dan azazil?"
"kya kya"
waktu evil diam di tepi tebing ada hiu yang melompat dari laut dan yang ingin memakan evil
"sepertinya kita akan makan daging ikan"
"kya kya"
evil mengeluarkan pedang dari tanganya dan menebas hiu yang ingin memakannya
setelah evil membunuh hiu itu dia memasak daging hiu itu dan memakannya bersama azzam dan azazil
setelah makan evil melihat ke tepi tebing dan evil melihat sesuatu di sana. evil langsung melompat dan berenang untuk mencari tahu apa itu
setelah evil melihat dia melihat ada seorang manusia yang berkaki ikan. evil mendekati manusia ikan itu tapi dia kabur
karna dia kabur evil langsung naik lagi ke tebing dan ke esokan harinya dia melihat manusia ikan itu lagi dan evil memberikan makan
satu minggu berlalu evil selalu memberi manusia ikan itu makanan dan sekarang manusia ikan tidak takut lagi pada evil
mahluk itu memberikan isyarat kepada evil untuk turun ke laut
evil lompat dari tebing dan menemui manusia ikan itu
"ada apa? apa kau tidak takut lagi dengan ku?"
manusia ikan itu mengantuk kepada evil
"terima kasih karna kau sudah baik padaku"
"iya sama-sama kalau begitu aku naik lagi ya"
evil berniat naik kembali ke atas tapi manusia ikan itu menahan tangan evil
__ADS_1
"t-tolong bawa aku naik ke atas"
"eh bukanya ikan tidak bisa di darat?"
"tolong"
evil menghelang napas dan membawa manusia ikan itu kembali ke atas dan memberinya makan
"jadi jenis ras mu apa?"
"kalau tidak salah duyung"
"kenapa kau ragu-ragu?"
"karna aku tidak mengingatnya dengan jelas"
"jadi kau hilang ingatan?. lalu apa kau lupa dengan nama mu sendiri?"
"kalau tidak salah miya"
"ok jadi nama mu miya kalau begitu kau boleh memanggil ku evil atau kakak juga boleh"
"tidak. tidak bukan ayah. kakak atau evil ok"
"ayah"
mereka berdebat soal panggilan miya pada evil hingga akhirnya evil mengalah dan memperbolehkan miya untuk memanggil evil ayah
azzam dan azazil mendekati miya dan evil
"kya kya"
"apa kalian juga mau memangilku ayah juga?"
"kya kya"
"iya iya boleh" sambil menghelang napas
satu minggu berlalu sekarang evil ingin menuju kerajaan kembali untuk mengecek ke adaan konan dan sesampainya di kerajaan evil melihat konan yang sedang berlatih bersama laura dan dia melihat orang yang asing
evil memperhatikan mereka yang sedang berlatih di atas kerajaan. waktu evil melihat mereka berlatih ada orang yang mencoba membunuh mereka mengunakan panah. evil ingin membunuh orang itu tapi dia mengurungkan niatnya untuk membantu konan dan ingin melihat apa konan menyadari ada orang yang mencoba membunuhnya
__ADS_1
orang itu menembakan anak panah ke arah laura. anak panah itu melesat ke arah laura dan konan secara spontan menebas anak panah itu menjadi dua dan orang itu kaget dan langsung kabur
"nona apa kau tidak apa-apa?"
"ya aku tidak apa-apa untung saja ada kau"
"kalau begitu saya ijin permisi dulu"
konan pergi dari tempat latihan dan tiba-tiba berada di tempat evil
"kau semakin kuat konan"
"tidak aku tidak sekuat kakak yang bisa membunuh naga kerajaan dengan seorang diri"
evil menghilang lagi dan pergi dari atas kerajaan dia pergi ke sebuah gang di dekat kerajaan
"kenapa dia bila membelah dua anak panah ku"
"karna dia adalah adiku"
evil keluar dari ke gelapan dan mendekati orang itu
"siapa kau?"
"siapa aku? itu tidak penting"
evil berjalan melewati orang itu. setelah evil keluar dari gang tiba-tiba orang itu mati meledak. setelah orang itu meledak ada sesuatu yang keluar dari tubuhnya dan mendekat pada evil
"967.534.197"
evil langsung pergi dan ke esokan harinya semua orang kaget melihat darah dari orang itu dan melaporkanya kepada raja
"apa!! ada pembunuhan di kerajaan ini?"
raya menyuruh seorang pelamar yang paling di kerajaan yang dulu pernah melamar siapa orang yang sudah membunuh naga tapi dia tidak mengetahui siapa yang membunuh naga itu. saat pelamar itu melamar siapa orang yang melakukan pembunuhan itu secara tiba-tiba pelamar itu mati
semua orang terdiam melihat pelamar itu mati secara tiba-tiba dan semua penjaga mulai melindungi raja kalau nanti ada penyerangan lagi
tapi beberapa menit berlalu tidak terjadi apa-apa
bersambung....
__ADS_1