Anita Itu Milikku!

Anita Itu Milikku!
Episode - 13.


__ADS_3

Episode Sebelumnya..


Nat.. cepat sembuh ya?"


Natasha yang melihat ke arah Desi hanya mengangguk kecil. "Iya, baiklah. Btw.. kamu kenapa Des? Kok kayaknya sedih gitu? Kamu ada masalah ya?"


Desi hanya tersenyum saat temannya itu balik bertanya kepadanya. "Kelihatan banget ya Nat?"


"Kenapa, ceritakan saja semuanya kepada kita. Kita juga akan mendengarkannya kok," sahut Lia setelah gadis itu diam beberapa menit.


"Iya, ceritakan saja semuanya Des." ucap Natasha menimpali.


Desi menyunggingkan senyumannya, lalu melirik ke arah Aldi yang menatapnya dengan tatapan yang takut. Gadis itu kembali tersenyum tapi senyuman kali ini menyiratkan bahwa gadis menahan luka.


"Aku gak apa-apa guys." balas Desi.


"Yakin, nggak apa-apa?"


Desi mengangguk. "Iya."


Sedang Aldi yang melihat wajah Desi hanya mengepalkan tangannya. Laki-laki itu sebenarnya tidak tega melihat Desi harus menahan semua lukanya sendirian.

__ADS_1


...****...


"Nat.. kalau gitu aku pamit pulang dulu. Kamu semoga cepat sembuh ya," pamit Desi pada temannya yang sedang duduk di ranjangnya itu.


Natasha pun menganggukkan kepalanya. "Iya, kamu hati-hati di jalan Des."


"Iya.. baiklah, semuanya kalau gitu aku pulang dulu ya." ucap Desi kepada ketiga orang yang ada di sana. Desi pulang lebih dulu karena ia ada les private hari ini. Jadi gadis itu memilih kembali lebih awal tanpa Lia.


Lia lebih memilih tinggal di rumah Natasha lebih lama lagi. Karena gadis itu bosan jika hanya di rumah saja, jadi.. ia memilih untuk tetap tinggal di sana.


"Biar aku yang antarkan pulang." ucap Aldi saat Desi hendak membuka pintu kamar temannya.


Desi dan kedua temannya yang lain. Langsung mengalihkan pandangannya ke arah laki-laki itu. Dengan Natasha dan Lia yang sudah memasang wajah mengernyit.


Aldi menatap keduanya secara bergantian, langsung menghampiri kekasihnya itu. "Sayang, aku cuma kasian sama Desi. Karena tadi dia datang ke sini kan berdua sama Lia. Tapi, Lia nya kan masih mau menemanimu. Jadi.. Desi pulangnya harus sendiri. Jadi .. biarkan aku mengantarkannya pulang."


"Tidak usah!" ucap Desi dengan cepat. Sehingga membuat ketiga orang yang lainnya menoleh ke arahnya.


"Nggak usah Al. Aku bisa pulang sendiri kok! Lagian kan dekat." sambung Desi lagi.


"Dekat katamu? Cih! Yang benar saja! Kita kalau kesini butuh waktu dua puluh menit Des. Bagaimana bisa kamu mengatakan bahwa itu hanya dekat?" ucap Lia dengan cepat juga. Membuat Desi yang berdiri di depan pintu hanya diam karena gadis itu tidak tau harus menjawab apa. Karena apa yang dikatakan oleh Lia benar.

__ADS_1


"Benar juga apa yang dikatakan sama Lia. Desi.. sebaiknya kamu pulangnya dianterin sama Aldi saja ya. Ini juga sudah malam, kan. Takutnya taksi online juga sudah nggak ada." sahut Natasha menimpali ucapan Lia.


"Ta-tapi, kan-"


"Udah! Kamu pulangnya sama Aldi! Dia juga akan pulang, jadi.. sekalian aja." ucap Natasha lagi.


Desi hanya diam dan melirik ke arah Aldi yang berada di samping temannya dengan memandanginya begitu lekat. Laki-laki itu juga mengisyaratkan untuk gadis itu setuju dengan menampilkan raut wajah memohon.


Desi pun tidak dapat berbuat apa-apa. Jadi, ia menganggukkan kepalanya. "Yaudah, kalau begitu."


Aldi yang menampilkan senyumannya saat gadis itu akhirnya mau untuk di antarkan pulang olehnya. Dan juga telah mendapatkan persetujuan dari kekasihnya Natasha.


Aldi dan Desi pun keluar dari kamar Natasha dan menutup pintu kamar tersebut. Lalu melangkahkan kakinya menuju ke arah mobil laki-laki itu. Dengan Desi yang pergi dulu ke depan.


.


.


.


...Terimakasih buat kalian semua atas sempatnya sudah mampir ke novel aku yang amburadul ini. Maaf, Jika novel ini masih gak jelas ya! Mohon Dimaafkan, karena saya juga masih pemula untuk belajar membuat novel. Meskipun novelku sangatlah membosankan! Sekali lagi mohon dimaafkan ya....

__ADS_1


...Untuk itu jangan lupa untuk tinggalkan like ya, bagi yang berbaik hati. Sekali lagi terimakasih banyak sudah mampir. 🙏...


__ADS_2