
Beberapa menit kemudian dokter pun keluar dari ruang penanganan. Dan Papa Nathan pun tiba saat mbok Darmi badan pak satpam berdiri untuk menanyakan kabar istrinya.
" Gimana dengan istri saya dok? " tanya papa Nathan pada dokter dengan nafas terengah-engah
" Istri anda tidak apa-apa, cuma terpeleset. untung segera di bawa ke rumah sakit kalau tidak akan fatal akibatnya " kata dokter
" Terimakasih dokter " Ucap Papa Nathan
" Sama - sama " jawab dokter
" Apakah saya boleh menjenguk istri saya dok? " tanya papa Nathan
" Ohhh tentu, silahkan " jawab dokter sambil mempersilahkan papa Nathan masuk
" Kalau begitupun saya pergi " ucap dokter
" Silahkan dok " ucap mbok Darmi dan pak satpam
Papa Nathan, mbok Darmi, dan pak satpam pun masuk ke dalam dan melihat keadaan istrinya. apa Nathan pun terlihat sangat khawatir dengan keadaan istrinya dan langsung menanyakan kabar.
" Sayang, apa kamu baik - baik saja? di bagian mana yang sakit? atau pusing? " tanya papa Nathan
" Tidak apa-apa, jangan khawatir hanya kepeleset di kamar mandi " ucap mama Nathan dengan tersenyum agar menenangkan suaminya itu yang memiliki banyak pertanyaan
◍◍◍◍◍◍◍◍◍◍◍◍◍◍◍◍◍◍◍◍
__ADS_1
Di Sekolah...
Semua siswa pun keluar dari kelasnya masing-masing pergi ke kantin untuk mengenyangkan perut nya yang keroncongan itu yang di suarai oleh cacing - cacing perut.
Mereka pun mulai memesan makanan nya masing-masing dan langsung langsung memakan nya sebelum masuk ke dalam kelas, setelah makan mereka menambah dengan bercanda ria dan makan cemilan kecil sebagai tambahan makanan penutup mereka.
30 menit kemudian bel pun berbunyi dan semua murid mulai berjalan menuju lorong sekolah untuk menuju kelasnya masing - masing.
Saat di kelas semuanya sudah ada di sana dan mulai membuka buku untuk mulai pelajaran.
" Kania, kamu katanya bekerja di rumahnya kak Nathan kan? " tanya Serly kepada Kania
" Emangnya kenapa? " jawab Kania datar
" Dia itu orangnya jutek, pendiam kalau di rumah, orangnya dingin pula. kesel jadi nya aku huh " ucap Kania memalingkan wajahnya menatap jendela sekolah
" Kemarin pas aku lagi bersih di kamarnya aku nemuin foto dia sama mantan kekasih nya dia, terus aku setelah selesai membersihkan nya lalu aku bertanya kepada dia " imbuh kania lagi
" Terus dia bilang apa " ucap Serly
" Dia marah - marah saat aku bertanya kepada dia dan menyentuh barang - barangnya. ke dua orang tuanya pun sampai turun dari kamarnya dan melihat " ucap Kania
" Aku sih udah di peringatin oleh dia buat nggak nyentuh barang - barangnya " imbuh Kania
" Dan siapa perempuan yang bersama Nathan '' tanya Serly
__ADS_1
" Aku nggak tahu lah, dia aja marah - marah dan nggak mau jawab " jawab Kania
Guru pun masuk untuk mulai pelajaran dan membahas tentang Fisika.
30 kemudian waktu pun berlalu sekarang saatnya semua murid keluar dari kelasnya masing - masing ada yang melewati lorong sekolah juga ada yang masih ada di sana, dan ada menuju ke kantin sebentar
" Kania kita pergi ke mall dulu yuk, shopping dulu. kita kan nggak pernah bersenang senang bertiga " ucap indah sambil mereka berjalan menuju parkiran
" Iya gitu. kita kan nggak pernah jalan bareng " ucap Serly
" Maaf ya Serly, Indah aku nggak bisa soalnya aku kerja. maaf ya sekali lagi, nanti kalau aku ada waktu senggang kita pergi jalan - jalan deh AKU JANJI " ucap Kania dengan penuh keyakinan
" Beneran ya? " ucap Serly dan Indah serempak
" Iya " ucap Kania dengan senyuman
" Kalian aja berdua yang jalan - jalan " ucap Kania lagi
" Beneran nih aku dan indah aja yang pergi? kan nggak seru kalau. cuma berdua terus " ucap Serly sedih
" Ho'oh " imbuh Indah dengan wajah sedih
" Nggak apa - apa. tenang saja " ucap Kania
Kania pun berpisah dengan mereka di parkiran dan Kania naik sepeda ontelnya dan Serly dan Indah naik mobil sport nya masing dan sudah tidak terlihat suara mobilnya
__ADS_1