
Hari pun menjelang pagi, matahari yang masuk ke sela sela jendela membangunkan semua orang untuk kembali melakukan aktivitas nya kembali.
Nathan pun keluar dari kamarnya yang sudah rapi dengan baju sekolah nya dan di susul oleh Kania untuk turun ke bawah, namun Kania tidak memakai seragam karena dia tidak punya atau pun di bawa.
" Selamat pagi " ucap Nathan
" Selamat pagi nak " ucap Jordan, Dewi, Reni, dan Reno bersamaan
" Selamat pagi pak, Bu, om, Tante " ucap Kania
" Pagi juga nak " ucap Jordan, Dewi, Reno, dan Reni bersamaan
" Kania, kamu belum siap - siap nak? " tanya Dewi
" Iya ibu, soalnya tidak ada seragam perempuan di sini " ucap Kania
" Tidak perlu khawatir nak, tadi mbok Darmi sudah membeli seragam sekolah untuk mu. Biar saya yang akan mengambilnya " ucap Reni dan langsung bergegas pergi menuju kamar pembantu
Beberapa menit kemudian, Reni datang membawa satu set seragam sekolah dan langsung ia berikan kepada Kania.
" Ini sayang, dan cepat lah mandi, nanti kamu bisa bareng sama Nathan " ucap Reni ini
" Baiklah Tante " ucap Kania dan mengambil seragamnya
Kania langsung naik tangga dan pergi ke kamar mandi. setelah selesai mandi, Kania langsung turun ke bawah menuju meja makan.
__ADS_1
Mereka pun makan dengan tenang dan tidak ada suara sedikitpun. setelah mereka selesai sarapan, Dewi dan juga Jordan pamit pulang. setelah itu di susul oleh Kania juga Nathan yang berangkat sekolah
" Kalau begitu kami pulang, soalnya aku juga mau bekerja " ucap Jordan
" Aku juga ma, aku mau sekolah dulu " ucap Nathan
" Baiklah, papa juga akan pergi ke kantor setelah ini " ucap Reno
" Kami pergi dulu " ucap Nathan
" Assalamualaikum " ucap Nathan mencium punggung tangan mama nya juga papa nya, dan juga di susul oleh Kania
Nathan dan Kania juga menyalimi ke dua orang tua Kania satu per satu.
(Skip)
Sesampainya di sekolah, Nathan langsung memakirkan mobil nya setelah itu mereka turun. ada pasang mata di antara mereka, juga ada yang mencibir nya, ada juga yang hanya melihatnya, dan ada yang setuju dengan mereka.
" Kenapa mereka barengan? " cibir salah satu siswi berbisik kepada temannya
" Aku tidak tahu " ucap siswi satunya lagi berbisik
" Kalau begitu kita beritahu Clara dan temannya "
" Baiklah "
__ADS_1
" Wahh, mereka sangat cocok sekali " ucap salah satu siswi berbisik
" iya, mereka memang cocok " ucap siswi satu nya lagi berbisik
Setelah ke dua siswi itu menemukan Clara dan temannya, mereka langsung memberitahukan kepada nya.
" Hai Clara " ucap salah satu siswi
" Hai, ada apa? tumben manggil? " ucap Clara
" Ada yang mau aku omongin " ucap salah satu siswi
" Ngomongin apa? " tanya Clara penasaran
" Tadi pagi aku ketemu sama Kania dan Nathan di parkiran, mereka berangkat ke sekolah bareng. satu mobil lagi " ucap salah satu siswi
" Beneran kamu? kamu tidak bohong kan? " tanya Clara kaget
" Aku tidak bohong, kalau gitu kami pergi dulu " ucap salah satu siswi
" Baiklah, kalian boleh pergi " ucap Chika
" Awas saja Kania, kalau sampai ketemu aku bakal memberi lo pelajaran yang setimpal " gumam Clara dalam hati demi sertaku dengan senyum menyeringai
Clara pun pergi dan di susul oleh ke dua temannya yang ada di belakang nya menuju kelasnya, untuk merencanakan sesuatu untuk memberi pelajaran kepada Kania.
__ADS_1
(Skip)