Antara Aku, Kamu & Dia

Antara Aku, Kamu & Dia
Episode 19


__ADS_3

" Apa yang terjadi dengan kamu Kania " tanya mama


Nathan kepada Kania, dan lagi - lagi Kania hanya diam dan melamun


" Kania, kania " ucap mama Nathan sambil melambaikan tangannya ke arah mukanya Kania


" Ahh, ada apa nyonya? mau saya suapin lagi? " ucap Kania kaget


" kamu kenapa melamun gitu pas tuan nyebut teman lamanya? " tanya mama Nathan kepada Kania


" Apakah Kania kenal dengan orang itu atau tetangganya gitu? " imbuh mama Nathan


" Sa saya ti tidak kenal nyonya " ucap kania gugup


" Kalau begitu saya pamit keluar nyonya, tuan, dan juga mas Nathan " ucap Kania dengan berjalan keluar kamar


Dan Kania pun langsung cepat - cepat pergi keluar dan menuju dapur dengan nafas terengah-engah, padahal hanya lari beberapa senti saja, tapi sudah ngos-ngosan.


" Apakah karena ucapan tuan tadi yang membuat saya jadi begini " gumam Kania dalam hati dengan masih mengatur detak jantungnya agar lebih normal lagi

__ADS_1


" Apa benar Bapak adalah teman lama tuan dan nyonya? Ah tidak mungkin, hanya namanya saja yang sama. tapi kenapa sama persis dengan nama ke dua orang tuaku? " Gumam Kania


" Nanti aku tanya aja sama ibu dan bapak ketika ada di rumah " ucap Kania langsung pergi membersihkan taman belakang


Kania pun pergi ke dapur untuk menyiapkan makan malam nanti setelah membersihkan taman belakang.


Kania langsung membantu mbok Darmi di dapur yang belum mbok Darmi kerjakan. karena ada Kania disitu, jadi kerjaan di dapur cepat selesai.


Akhirnya makan malam pun tiba, semuanya sudah disiapkan mbok Darmi dan Kania, setelah semuanya selesai, semua keluarga pun turun untuk makan malam dengan tenang dan tidak ada yang berbicara.


" Kania, kamu boleh makan di sini, dan aku akan memberitahukan sesuatu " ucap mama Nathan


" Ta tapi nyonya, say tidak pantas untuk di sini " ucap Kania menunduk ke bawah


" Baiklah tuan " ucap Kania sambil duduk dan mengambil nasi serta lauk pauk nya.


Mereka pun makan dengan tenang dan tidak ada suara sedikitpun dari mulut mereka, hanya saja suara sendok dan garpu yang saling bersentuhan.


Makan malam pun sudah selesai, tapi mereka tetap di meja makan karena mama Nathan mau ngomong sama Kania di depan suaminya dan anaknya itu.

__ADS_1


" Kania, apakah benar kamu anaknya Jordan Rahardian dan Dewi Rahardian? " tanya mama Nathan kepada Kania


" Se se sebenarnya " ucap Kania tapi sudah di potong oleh papa Nathan


" Jawab aja Kania, jangan gugup " ucap papa Nathan, dan Nathan hanya mendengarkan mereka berbicara


" Iya Kania, jawab aja " ucap mama Nathan


" I i iya nyonya, tuan. saya anaknya Jordan Rahardian dan Dewi Rahardian " ucap Kania menunduk dan sangat gugup saat itu


" Apakah kamu benar anaknya teman lama kita? tanya mama Nathan tak percaya atas jawabannya Kania


" Iya nyonya " ucap Kania dan tiba mama Nathan pun beranjak dari tempat duduknya dan merangkul tubuh Kania


Hari pun sudah larut malam, jam pun sudah menunjukkan pukul 21:00 WIB. Kania pun pamit pulang setelah mama nya Nathan melepaskan pelukannya.


" Kalau begitu Kania pamit pulang nyonya " ucap Kania kepada mama Nathan yang ada di ruang tamu dan juga ada papa Nathan dan Nathan


" Baiklah, hati - hati di jalan " ucap mama Nathan

__ADS_1


Kania pun langsung mencium punggung tangan papa Nathan dan mama Nathan setelah itu juga melambaikan tangannya kepada Nathan, tapi Nathan tidak melambaikan tangannya dan tidak bergeming sedikitpun.


Kania hanya menyunggingkan senyum terpaksa nya dan berbalik ke arah pintu dengan wajah yang cemberut.


__ADS_2