
Saat semua nya melihat keadaan Kania yang basah kuyup dan sudah tak berdaya. mereka langsung menanyakan nya dan siapa yang telah melakukan ini semua.
" Kamu kenapa Kania? " tanya Nathan panik
" Jangan dekati aku. hiks hiks " ucap Kania pelan, karena seluruh tenaganya terkuras habis buat menangis
" Kamu pergi " imbuh Kania
" Kania kamu kenapa " ucap Serly memeluk tubuh Kania
" Aku mohon siapa yang ngelakuin ini semua " ucap Serly dan Kania tak bergeming sama sekali
" Aku ingin keluar " ucap Kania dan berdiri
" Baiklah, hati - hati " ucap Serly
Saat Kania berdiri dan berjalan 2 langkah, ia pun terjatuh. namun untung tidak ke lantai, tubuh Kania di topang oleh tangan kekar Nathan.
Karena kepalanya pusing dan sangat berat, pandangan menjadi sangat kabur dan tidak bisa melihat apa-apa saat mau jalan, untung ada yang menopang tubuh Kania.
" Ahhh " ucap Kania yang tidak memiliki keseimbangan ya
" Kamu tidak apa-apa Kania? " ucap Serly cemas
" Ak-aku tidak apa-apa " ucap Kania parau dan pingsan
Semuanya pun menjadi panik, Nathan langsung membopong tubuh Kania keluar, setelah itu dia langsung menuju UKS untuk Kania istirahat.
Tak berapa lama, Kania sudah bangun dan masih merasakan kepalanya terasa sakit dan tubuhnya sedikit basah karena habis di siram oleh Clara dan temannya.
" Aku di mana? " tanya Kania yang setengah sadar
" Kamu di ruang UKS " ucap Nathan masih menggenggam tangan Kania, Kania yang menyadarinya pun langsung melepaskan genggamannya
" Kenapa kau di sini? " ucap Kania
__ADS_1
" Aku hanya ingin menemanimu " ucap Nathan
" Kau boleh pergi sekarang, dan terimakasih kau sudah menolongku dan membawa ku kesini " ucap Kania dingin dan setelah itu dia kembali merebahkan tubuhnya
" Aku ingin sekali menjaga mu " ucap Nathan
" Tidak, aku bilang kamu pergi dengan ke dua teman mu itu, dan aku juga sudah dijaga oleh Serly dan Indah " ucap Kania dengan tatapan sedikit menakutkan
" Baiklah kalau itu mau mu " ucap Nathan sedih
Mereka pun meninggalkan ruang UKS dengan diikuti oleh ke dua temannya
" Doni, Farel " ajak Nathan temannya pergi
" Baiklah " ucap Doni dan Farel bersamaan
(Skip)
Pada saat Nathan berjalan melewati kelas Kania, tiba-tiba ia melihat Clara dan teman-temannya di kelas yang membicarakan tentang memberi pelajaran kepada kania, dan ia pun berhenti untuk mendengarkannya.
" Hahahaha puas aku, karena sudah ngerjain Kania habis-habisan. Awas aja kalau dia masih deketin Nathan, gue akan ngelakuin lebih parah lagi dari itu " ucap Clara tertawa
Nathan pun langsung marah dan masuk tanpa permisi.
Bunga pun takut saat melihat Nathan dengan ekspresi marah dan dingin
" Lo kenapa bunga? muka kek gitu " tanya Chika
" Itu " ucap Bunga gugup
" Apa sih gak jelas banget " tanya Clara
" Itu yang ada di belakang Lo " ucap Bunga ketakutan karena melihat wajah Nathan yang menakutkan itu
Chika dan Clara pun berbalik badan setelah di tunjuk oleh Bunga. Mereka pun terkejut dengan kehadiran Nathan dan temannya dengan muka menakutkan itu.
__ADS_1
Clara pun pura - pura tidak tahu dan bersikap baik kepada Nathan.
" Ehh ada Nathan " ucap Clara
" Ada apa ke sini, mau nyariin aku " ucap Clara dengan ucapan yang menggoda dan Nathan hanya diam
" Lo apain Kania? " ucap Nathan tegas
" Gue nggak ngapa-ngapain Kania " ucap Clara yang masih tetap tenang
" Lo apain Kania haa " ucap Nathan semakin tegas dan menarik kerah Clara
" Lepasin, sakit tau " ucap Clara sambil melepaskan tangannya Nathan dari kerah bajunya, namun sia-sia karena tangan nya Nathan sangat kuat dan semakin menarik kerah baju Clara
" Kalau kau tidak mau ngomong, gue akan semakin narik baju Lo dan gue tidak akan segan-segan robek baju Lo " ucap Nathan sangat marah
Semua yang ada di kelas pun terkejut dengan perkataan Nathan, teman Nathan pun juga terkejut akan hal itu
" Baiklah aku akan ngomong, tapi lepasin dulu tangan mu dari bajuku " ucap Clara
Nathan pun melepaskan tangannya dari bajunya Clara dengan kuat.
" Cepet ngomong " ucap Nathan yang tidak sabaran
" Iya, emang aku yang sudah ngerjain Kania. biar dia tau rasa kalau aku suka sama kamu " ucap Clara kepedean
" Apa Lo bilang, suka sama gue? " ucap Nathan menyeringai
" Aku tuh cinta sama kamu, aku akan nglakuin apa pun untuk bisa bersamamu. Kalau kamu menyetubuhi aku pun aku rela " ucap Clara
" Tapi aku gak butuh semua itu, apa aku mau dengan wanita yang tidak punya hati kaya kamu " ucap Nathan
" Kalau kau sampai nglakuin ke Kania lagi, Lo tidak akan lolos dari gue " imbuh Nathan sebagai peringatan
Nathan pun pergi dan temannya mengikuti dari belakang. Clara pun dipermalukan satu kelas karena berbuat tidak baik kepada Kania.
__ADS_1
Cerita nya ruwet dan bertele-tele😭maafkan aku ya teman-teman, soalnya aku ga fokus😭.
Jangan pelit-pelit untuk jempol nya dan komen terus😭biar author nya fokus lagi dan membuat yang lebih bagus dari ini😭.