
Setelah di bolehkan pulang oleh bos nya, Jordan pun langsung pulang dan menemui istrinya dan setelah itu mencari Kania bersama-sama.
Tak butuh waktu lama untuk pulang, karena Jordan membawa motor dengan kecepatan tinggi.
Tok tok tok...
" Assalamualaikum " ucap Jordan
" wa'alaikumsalam " ucap Dewi dan langsung membuka pintu
Mereka pun berdua masuk.
" Giman ma sekarang, apa udah ada kabar mengenai Kania? " tanya jordan
" Belum " ucap dewi
" Kalau gitu kita tanya aja temen nya Kania di sekolah " ucap Jordan
" Tapi kita tidak punya nomor telepon nya " ucap Dewi menangis karena mengkhawatirkan keadaan Kania
" Kalau Nathan ada? " tanya Jordan, Dewi pun menggelengkan kepalanya karena tidak punya kontak nya
" Baiklah, kalau begitu kita ke rumah nya Nathan dan tanya kepada dia, apakah Kania bersama nya atau teman nya " ucap Jordan
" Baiklah, kalau gitu aku siap-siap terlebih dahulu " ucap Dewi dan langsung pergi ke kamar nya
Tak butuh waktu lama untuk bersiap, Dewi pun keluar dengan suaminya dan mengambil sepeda motor nya dan mengendarai ke rumah nya Nathan untuk menanyakan soal Kania.
Tak butuh waktu lama, Mereka sudah sampai di depan gerbang rumah Nathan, dan langsung di buka oleh pak satpam.
" Silahkan masuk pak, Bu. " Ucap pak satpam
" Baiklah, terimakasih " ucap Dewi
Jordan dan Dewi sampai di ruang tamu, dan di sambut oleh mbok Darmi pelayan di rumah itu.
" Silahkan duduk dulu, saya akan panggilkan nyonya dan membawakan minuman serta cemilan nya. " ucap mbok Darmi ramah
" Baiklah " ucap Jordan
__ADS_1
Setelah mereka berbicara mbok Darmi meninggalkan mereka dan memanggil nyonya yang di lantai atas setelah itu menyiapkan hidangan.
Tok tok tok...
" Masuk " jawab Reni
" Ada orang tuanya non Kania di ruang tamu nyonya, ingin bertemu dengan Anda " ucap mbok Darmi
" Baiklah " ucap Reni
Mbok Darmi pun keluar dan langsung menuju dapur untuk menyiapkan makanan ringan dan beberapa minuman.
Reni pun turun menemui teman lama itu dan langsung duduk di kursi yang berhadapan dengan Jordan dan Dewi.
" Ada apa kalian kesini? tumben sekali " tanya Reni
" Sebenarnya kami kesini ingin menanyakan keberadaan nak Nathan " ucap Jordan
" Baiklah, aku akan memanggil nya " ucap Reni dan langsung menuju kamar Nathan
Setibanya di depan pintu kamar Nathan, Reni pun mengetuk nya.
Tok tok tok...
" Ini mama nak, tolong buka sebentar " ucap Reni
" Baiklah " ucap Nathan dan beranjak dari tempat tidur nya dan langsung berjalan membuka pintu nya
Pintu kamar pun terbuka, dan Reni langsung masuk.
" Ada orang tua Kania di ruang tamu, ingin bertemu dengan mu " ucap Reni
" Ada apa ma? " tanya Nathan
" Mama juga tidak tahu, sekarang turunlah dan temui mereka " ucap Reni
" Baiklah " Ucap Nathan
Nathan pun pergi dan diikuti oleh mama nya yang ada di belakang nya setelah itu menutup pintu kamar Nathan.
__ADS_1
Mereka pun tiba di ruang tamu.
" Ada om, Tante. " ucap Nathan
" Kami mau nanya soal Kania " ucap Jordan
" Emangnya ada apa dengan Kania om? tanya Nathan
" Dia belum pulang sekolah sampai sekarang, dan kami kesini mau menanyakan keberadaan Kania kepada mu nak " ucap Jordan
" Apa mereka bersama Serly dan Indah? " gumam Nathan
" Apa nak Nathan tadi pergi bersama Kania atau teman-teman nya? " ucap Dewi membubarkan lamunan Nathan
" Ehhh, emmm. aku juga tidak tahu, kalau gitu biar aku yang telepon temannya Kania " ucap Nathan
" Baiklah, silahkan " ucap Jordan
Nathan pun pergi ke kamar nya untuk mengambil Handphone nya yang tertinggal dan langsung menghubungi Serly.
" Halo, Serly. apa kamu sedang bersama Kania sekarang? " tanya Nathan yang diseberang telepon itu
" Aku tidak bersama Kania tadi saat pulang sekolah " ucap Serly
" Emmm, baiklah. kalau begitu aku tutup teleponnya " ucap Nathan dan langsung mematikan panggilannya
" Kenapa sih orang ini, ada-ada saja " ucap Serly kesal
Nathan pun langsung menghubungi Indah, teman Kania yang satu nya lagi.
" Halo, ada apa than? " tanya indah yang ada diseberang telepon itu
" Apa Kania bersama mu sekarang? " tanya Nathan secara to the poin
" Nggak, emang nya kenapa " ucap indah
" Nggak ada apa-apa, kalau gitu aku tutup teleponnya " ucap Nathan dan langsung mematikan sambungan nya
" ish, apaan sih. nelpon cuma gitu doang " ucap Indah kesal
__ADS_1
Nathan pun keluar dari kamar nya dan menuruni anak tangga dan menyusul Mama nya dan ke dua orang tua Kania.