Antara Aku, Kamu & Dia

Antara Aku, Kamu & Dia
Episode 14


__ADS_3

Sesampainya di rumah, Nathan pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya karena badannya sangat lengket dan tadi dia belum mengganti seragam nya saat di rumah, pada saat dia mau ganti ponselnya pun berdering jadi tidak mengganti seragam nya.


beberapa menit kemudian Nathan keluar dari kamar mandi nya dan mengeringkan rambutnya sambil berjalan.


setelah itu ia merebahkan tubuhnya dan ia pun terlelap.


Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 21.00 saatnya Kania pun beres - beres dan pulang dan Nathan pun juga terbangun dari tidurnya dan berjalan menuju ruang tamu.


Nathan melihat Kania dari arah kamar pembantu dan menuju ke ruang tamu dan Nathan langsung menanyakan kepada nya.


" Mau kemana kamu? " tanya Nathan


" Mau pulang " ucap Kania santai


" Biar aku antar dan akan membicarakan soal tadi yang ada di rumah sakit " ucap Nathan pergi ke kamar untuk mengambil jaketnya


" Soal apa? Tidak usah aku bisa sendiri " ucap Kania dan langkah Nathan pun terhenti dan ia pun berbalik badan


" Apa kau aku pecat. hah? ucap Nathan menunjuk ke arah Kania, dan Kania pun terkejut dengan omongan nya Nathan dan membelalakkan matanya


" Kalau aku di pecat, siapa yang akan memenuhi kebutuhan hidup keluarga ku sehari - hari? ucap Kania dengan mengenang air mata


" Terserah kamu, kamu mau aku antar apa aku akan pecat kamu? tanya Nathan tegas

__ADS_1


" Baiklah aku ikut dengan mu " ucap Kania tertunduk


" kalau begitu kamu tunggu di sini biar aku ambil jaket dulu " ucap Nathan melangkah ke atas


✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿


Sesampainya di garasi mobil, Nathan pun langsung mengeluarkan mobilnya dan Kania pun masuk.


saat di perjalanan, keheningan malam hari ini pun terjadi dan Nathan pun memulai percakapan terlebih dahulu.


" Tadi pas mama ngomong soal menantu maksudnya apa? " tanya Nathan dengan pandangan lurus ke depan fokus ke jalanan


" Aku tidak tahu" Jawab Kania santai


" Jangan bohong kamu " ucap Nathan dengan masih tetap terjaga dengan pandangan lurus ke depan


" Aku nggak bohong, aku sama nyonya kan perempuan, makanya naluri perempuan itu sangat kuat di banding laki - laki " ucap Kania


Nathan pun terdiam sejenak dan memikirkan dengan ucapan Kania tadi seolah olah ad yang dipikirkan


sampailah di rumah Kania, Kania turun dari mobil dan di susul oleh Nathan yang juga turun dari mobil mewah milik nya itu


" Bagaimana dengan sepedaku? " tanya Kania

__ADS_1


" Biar satpam yang akan antar sepeda mu besok " ucap Nathan dingin


" Baiklah, tapi jangan kesiangan aku besok juga sekolah " ucap Kania


" kalau gitu aku pulang dulu" ucap Nathan sambil beranjak membuka pintu mobil dan Kania pun langsung masuk ke dalam.


" Assalamualaikum " ucap Kania


" wa'alaikumsalam " ucap Bapak dan Ibu


" Kok bapak sama ibu belum tidur? " tanya Kania sambil menyalimi tangan Bapak dan Ibu


" Bapak sama ibu cuma nunggu kamu pulang " ucap Ibu


" Oh iya pak, apa bapak sudah dapat pekerjaan? " ucap Kania menatap Bapak


" Alhamdulillah sudah nak. tapi pekerjaan nya tidak membuah hasil yang lebih " ucap bapak menatap Kania


" Nggak apa - apa kok pak, yang penting bapak sudah dapat pekerjaan " ucap kania tersenyum


" Kalau begitu aku ke kamar dulu ya mau mandi, soalnya badan lengket sekali dan setelah itu aku langsung tidur " ucap Kania dan ke dua orang tua nya pun mengangguk


Sesampainya di kamar, Kania pun langsung menuju kamar mandi dan beberapa menit kemudian Kania keluar dari kamar mandi nya dan merebahkan tubuhnya di atas kasur.

__ADS_1


__ADS_2