
Istirahat pun tiba, semua murid keluar untuk pergi ke kantin untuk menyantap makanan karena perut sudah banyak yang keroncongan
semua murid berlarian ke kantin agar mendapat meja makan dan bisa langsung memesan makanan karena jam istirahat hanya 30 menit saja
"sudah istirahat nih kak, kakak mau disini apa keluar?."ucap Kania
"ya aku keluar lah, masa ngapain disini."ucap Nathan
"ya udah aku duluan, sekali lagi makasih banyak buat bantuannya."ucap Kania beranjak dari tempat tidur nya
"kok terimakasih terus sih? bikin bete aja"ucap Nathan dalam hati
"iyaaaa"ucap Nathan dengan nada rendah
Kania pun beranjak dari tempat tidur nya dan ingin keluar dari sini untuk menemui temannya.
tiba tiba Kania terjatuh dan Nathan pun refleks menangkap tubuh Kania, dan terjadilah saling tatap menatap.
Nathan pun tersadar akan Kania yang akan terjatuh kalau dia tidak menangkap nya secepatnya.dia pun langsung mendirikan tubuhnya
disisi lain, Serly dan juga Indah dari tadi mencari Kania kemana mana tapai tidak menemukan Kania dari sejak pertama mulai pelajaran
"Kania kemana sih, kok dari pagi pas pelajaran pertama sampai istirahat kok ga nongol ya?."ucap Indah bertanya kepada Serly dengan berjalan menuju lorong untuk pergi ke kantin
"Ga tau tuh anak, paling bangun kesiangan, atau nggak dia bekerja untuk membantu Ibu dan Bapaknya."ucap Serly
"mungkin kali ya."imbuh indah sambil memikirkan nya
__ADS_1
♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡
Di ruangan UKS...
Kania hanya terdiam karena tadi Nathan telah mencegah ia terjatuh, perasaan timbul dengan sendirinya, jantungnya berdegup sangat kencang, apakah Kania suka sama Nathan
begitu juga Nathan pun merasakannya ada getaran hati di dalam tubuhnya, jantungnya tak kalah dengan Kania, malah tambah sangat kencang di banding Kania
Nathan pun memecah keheningan diantara mereka, dengan mengucapkan kata
"a apa saya gendong kamu apa saya memapah kamu untuk kembali ke kelas?ucap Nathan gugup
"ga usah aku bisa sendiri, lagian aku tadi kaget saat mau turun kalo kaki aku yang sakit buat menyangga."ucap Kania berbohong kepada Nathan.
"sebenarnya sih pengen di bantuin, tapi kan gengsi lah masa di bantu terus."imbuh Kania dalam hati
"bener nih ga mau di bantuin?"ucap Nathan lagi
saat Nathan sudah di ambang pintu ruangan UKS, Kania lagi² kesakitan saat melangkah, dan Nathan langsung kembali ke dalam untuk menemui kania
"aku kan udah bilang, jangan rewel deh,sini aku bantuin."ucap Nathan sambil menggendong Kania
"kamu mau ngapain? turunin aku nggak?"ucap Kania sambil memukul dada bidang Nathan
"udah diem aja nanti jatuh, kalo kaki kamu bengkak gimana?ucap Nathan
Kania pun hanya diam tidak menggubrisnya sama sekali, layaknya seorang pasangan yang lagi bertengkar.
__ADS_1
Kania pun merasakan lagi detak jantungnya yang berdegup kencang, begitu juga dengan Nathan detak jantungnya berdetak lebih kencang dari sebelumnya
Nathan pun keluar dari ruangan itu, dan langsung membawa Kania ke dalam kelasnya, ada pasang mata yang melihatnya, ada yang hanya melihatnya, ada juga yang membicarakan mereka dengan berbisik-bisik, Nathan pun tidak menggubrisnya.
sampailah Nathan membawa Kania ke kelasnya, pada saat di ambang pintu, semua murid tertuju padanya.
ada yang bersorak², ada yang terdiam, dan ada yang berbisik-bisik
Clara pun menghampiri mereka dan mencaci maki Kania dengan tak henti-hentinya
"hai cewek miskin, kenapa kau selalu memanfaatkan kesempatan ini?"ucap Clara sambil menunjuk ke arah Kania
"apa kamu bilang? cewek miskin?ucap Kania tegas kepada Clara dengan menunjuk tangan nya
"iya aku cewek miskin, kenapa emangnya haaa?ucap Kania geram
"kamu tuh ga pantes buat Nathan yang tampan dan kaya, yang pantas itu aku bukan kamu ."ucap Clara sambil mendorong tubuh Kania hampir terjatuh, dan malah Nathan yang membantu nya agar tidak terjatuh
"kamu apa apaan sih Ra, jangan dorong Kania dong, kalau kamu nggak minta maaf sama Kania, aku nggak akan kenal sama kamu, ketemu sama kamu, apapun itu."ucap Nathan tegas kepada Clara
"aku kan cuman ingin membela kamu Nathan, aku sangat mencintai mu, pada saat aku pertama kali sekolah disini dan kamu kakak kelas ku dan aku adik kelasmu."ucap Clara sambil memegang tangan Nathan
"aku tuh nggak suka sama ku Clara, jangan paksa aku untuk mencintaimu."ucap Nathan tegas kepada Clara dengan membanting tangannya yang sedang di pegang oleh Clara
flashback off
Pada saat pertama kali Clara masuk sekolah, Clara bertemu dengan seorang laki-laki yaitu Nathan.
__ADS_1
Clara sangat tertegun padanya karena dia sangat tampan dan tidak cacat sekalipun di wajahnya maupun dari sisi lainnya.
pada saat itu lah Clara suka sama Nathan dan ingin sekali dekat dengan Nathan, tapi sayangnya Nathan orangnya dulu sangat dingin terhadap semua cewek.