
Diangkatnya gagang telpon dimejanya, terdengar nada bersamubung.
“ Hallo, selamat pagi bisa berbicara dengan Mr. surya.” Keira menunggu tak beberapa lama terdengar suara disebrang sana.
“ Hello. Mrs. keira ada yang bisa saya bantu.”
“ Mr. Surya soal pelaksaan pembuatan iklan hari ini modelnya tidak bisa hadir hari ini, bisakah kita rescadule ulang.” Keira mencoba bernegosiasi, atau kalau tidak pakai model lain banyak yang lebih bagus, kami berjanji hasilnya tidak mengecewakan. Mr. surya tahu kan reputasi perusahan periklanan kami,” keira coba tetep tenang menghadapi klient satu ini bukan tampa alasan Keira tahu Mr. Surya adalah salah satu klient yang suka padanya tapi tidak ditanggapi.
“ Maaf, Mrs. keira ini sudah kesepakatan bahwa hari ini pembuatanya dan ini sudah dateline, dalam kontrak juga sudah tertera dengan jelas tentang semunya, kalau tidak bisa melaksanakanya kalian harus membayar finalty.” Jawab Surya dengan senyum licik.
“ Tapi saya bisa mempertimbangkannya dengan satu syarat, jika Mrs. keira menyetujuinya.?”
“ Maaf maksud Mr. Surya bagaimana, saya masih kurang paham, syarat apa yang Mr. surya maksud?” Keira memicingkan alisnya mendengar dengan seksama maksud dari klent yang satu ini.
“ Jika Mrs. Keira bersedia makan malam dengan saya, dan tentunya tahu lah Mrs. Keira kita sama-sama dewasa.”
Surya dengan seyum liciknya mencoba bernegosasi, kerena memang sejak dulu dia ingin sekali mengajak Keira makan malam.
“ Maaf Mr. surya anda berurusan dengan orang yang salah kali ini. Saya bukan tipe orang yang menghalalkan segala cara untuk bisnis, dan saya juga bukan orang picik, ok perusahaan kami akan membayar semua finalty sesuai kontrak, tapi jika ada yang salah dengan kontrak ini saya tidak ada toleransi apapun. Ingat satu hal lagi ini adalah kali terakhir kerja sama perusahaan kita. Selamat siang?” keira langsung menutup telponnya. Diambilnya Handphone dimeja.
“ hallo moms, bisa bantu Keira,?” Keira menelpon Nyonya Soraya
“ Kenapa sayang, apa yang bisa mommy bantu, tumben sekali anak mommy yang satu ini butuh bantuan mommy?” goda nyonya Soraya.
“ Moms, apa Pak Maman tidak sibuk hari ini, Keira butuh bantuan untuk ke suatu tempat dan mematai orang tersebut?” ucap keira.
“ tidak hari ini mommy tidak ada keluar kantor, ok nanti mommy Bilang Pak Maman, everything ok girl?” Nyonya
Soraya mulai khawatir.
“ it’s ok moms, nanti kei kirim foto orangnya dan alamtnya ke mommy, tolong ya moms, jika ada sesuatu yang mau ditanyakan, pak maman bisa langsung chat keira saja.” Jelas keira
“ ok… be careful honey.” Jawab Nyonya Soraya.
“ ok Moms.” Keira pun menutup telephonya.
“ Sinta katakan pada semua divisi untuk semuaya, saya akan pergi sebentar?” ucap Keira sambil melakah kan kakinya keluar ruangan, menuju parkiran.
“ baik bu?” jawab Sinta, dia memperhatikan Keira tahu bahwa bosnya sedang dalam mode tidak bersahabat, walau
boleh dibilang memang tidak pernah bersahabat, hanya kali ini benar-benar menyeramkan, terlihat hawa dingin disekitarnya.
Keira melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi kali ini ditujunya salah satu Gedung pencakar langit yang
lumayan terkenal di tengah kota, sesampainya disana di memarkirkan mobilnya, ditengoknya kaca sepion untuk merapikan dirinya, Keira keluar mobil dengan langkah pasti menuju meja resepsionis.
“ maaf mba bisa bertemu dengan Pak Edward, saya keira dari Kean Advertising ingin bertemu dengan beliu?” ucap Keira pada resepsionis.
“ Maaf bu apa sudah ada janji?” tanya sang resepsionis
__ADS_1
“ belum tapi tadi saya sudah berkabar dengan beliu?” jelas Keira tegas, karena tadi dijalan Keira meminta Sinta untuk mebuatkan janji untuk bertemu.
“ sebentar bu saya konfirmasi terlebih dahulu.” Sang resepsionoispun menelpon untuk mengkonfirmasi kedatangan
keira.
“ mohon maaf bu Pak Edward sedang tidak bisa ditemui, beliu sedang ada meeting penting?” jawab resepsionis setelah menutup telponnya.
“ ok. Saya akan tunggu disini, sampai meeting Pak Edward selesai.” Keira berjalan ke sofa yang ada dilobby untuk menunggu sambil melihat ada notiv di handphonenya. Ternyata dari Pak Maman ada beberapa foto dan video. Ada senyum licik terkembang di bibir Keira, kemudian menelfon ke Sinta.
“ Sinta kirim ke saya nomer handphone, pak Edward dan artis abal-abal itu, dan juga Mr. surya sekarang.” beberapa saat kemudian notiv pun diterima.
“ hallo Pak Edward ini Keira benar tidak mau bertemu dengan saya sekarang atau mau bertemu dengan saya dipengadilan, atas tuduhan oneprestasi dan penipuan. Silahkan chek pesan dari saya, saya tunggu di kantor Kean Advetising sekarang bawa juga artis anda sekarang, saya tunggu secepatnya.” Tanpa menunggu jawaban Keira sudah menutup teleponny. Hanya satu yang ditembak tapi 3 burung mati semua. Keira beranjak dari duduknya dan menuju mobilnya untuk kembali ke kantornya. Dengan kecepatan tinggi dia kembali ke kantornya.
“ Sinta siapkan ruang meeting sekarang, siapkan proyektor juga, kita ada pertunjukan menarik kali ini.” Ujar keira sambil mengerlingkan matanya.
Siapa yang main-main denga Keira Azhahra Santoso akan tahu akibatnya.
“ siap bu.” Jawab sinta sambil beranjak dari duduknya.
Tak beberapa lama sesuai perkiraan keira telponya berdering
Drt…drt….drt…
“ hallo, Mr. surya ada apa? Apa masih ada yang perlu dibicaran sekarang, atau kita akan bertemu dipengadilan.” Jawab keira
“ saya rasa saya sudah berbicara banyak sebelumnya bahkan anda memberikan pilihan yang menjijikan. Untuk saya semua sudah sesuai dengan yang ada pilih, dan saya akan pegang setiap kata-kata saya, sudah saya katakana jangan pernah main-main dengan saya. Terimaksih Mr. surya atas kerja samanya selama ini mohon maaf untuk akhir kerja sama yang kurang mengenkan, sampai bertemu dipengadilan. Saya rasa bukan masalah dengan anda untuk memilih pengacara yang handal. Tapi entahlah apa masih ada yang mau mendampingi orang licik sperti anda terlebih lagi track record onda yang sangat buruk. Selamat siang mr. surya.” Jawab keira tegas.
Tok..tok…tok terdengar pintu diketuk
“ Masuk, ada pa sinta.” Ucap keira.
“ Pak Edaward dan Nono Clarisa sudah datang mereka menunggu diruang meeting.”
“ Pangil kepala divisi humas kita dan tim pengacara. Saya akan siapkan semua yang akan dibahas dimeeting kali ini. Semuanya yang saya minta sudah disiapkan.” Ucap keira sembari terus memandang ke arah laptopnya.
“ Sudah bu.” Jawab sinta
“ Good job. Sebentar lagi saya ke ruang meeting.” Keira tersenyum simik.
“ Selamat siang semuanya.” Keira memasuki ruang meeting ditatapnya dua orang yang sudah berwajah pucat.
“ Ok…. Sinta nyalakan proyektornya.” Keira duduk menghadap layer besar
“ Baik bu. “ Sinta mulai mengopraiksan alat tersebut, disana terpampang beberapa gambar seorang wanita dengan pakaian seksi keluar dari apartemen mewah dan bergandengan dengan seorang pria yang di yakini clarisa dengan kekasihnya berwajah ceria tidak terlihat sedang sakit yang mengakibatkan dia tidak bisa hadir ke lokasi syuting. Berikunya ada sebuah video berudasi lebih dari 20 menit. Membicarakan soal Kerjasama Clarisa dengan Mr. surya berapa perjanjian jika Clarisa membatalkan datang ke lokasi syuting dengan imbalan tidak sedikit dan beberapa
kontak kerja. Keira hanya bisa menatap tajam pada dua orang tersebut, Clarisa hanya bisa menunduk.
“ maaf sebelumnya Bu Keira untuk masalah ini saya benar-benar tidak mengetahuinya, ini pure kerjasama antara Clarisa dengan Pak Surya.” Jelas pak Edward karena memang dia tidak mengetahiu soal kerja sama ini.
__ADS_1
“ Soal Clarisa yang mangkir menang saya tahu dia yang bilang ke saya makanya saya lagsung membayar kompensasinya karena demi keprofisional kerja.” Jelasnya lagi
“ Ok. Nona Clarisa bisa anda jelaskan apa maksud semua ini?” keira beralih menatap Clarisa yang sedari tadi tertunduk.
“ Maaf Bu Keira saya tergiur tawaran Pak Surya untuk merugikan perusahaan ini.” Jawabnya pelan.
“ Apa Nona tahu konsekwensi dari semua ini, dan saya bukan orang yang bermurah hati untuk mentolelir sebuah
penipuan, walau ini bukan masalah besar buat saya tapi jika ini dibiarkan semua orang akan meremehkan perushaan ini seenaknya. Saya hanya akan mengambil jalur hukum untuk Tindakan ini karena ini sudah termasuk Tindakan pidana. Dan juga ini terakhir kalinya saya bekerja sama dengan anda nona.” Jelas Keira tegas.
“ Bu Keira saya mohon jagan laporkan saya ke polisi, saya janji mau menjadi saksi bu?” ucap clarisa memelas.
“ Maaf saya tidak bisa anda bermain-main dengan saya silahkan terimak konsekwensinya.” Tegas Keira.
“ saya rasa sudah tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, terimaksih?” Keira beranjak dari duduknya, dan memberikan map pada divisi humas dan tim pengacaranya.
“ atur semuanya saya tidak mau ada yang lolos kali ini. Biar tidak ada lagi yang main-main dengan saya.”
“ Baik bu.” Jawab mereka.
Pak Edward dan clarisa hanya bisa meruntuki nasibnya karena mereka tahu keira bukan orang yang mudah diluluhkan untuk merubah keputusannya.
“ Sinta untuk Mr. surya masukan dalam blacklist perusahaan jangan ada lagi kerja sama lagi dengan mereka. Jika
beliau menghubungi saya lagi alihkan langsung ke pengacara, saya sudah tidak mau berbicara lagi dengannya.” jelas Keira.
“ Baik bu.” Jawab Sinta
“ oh ya bagaimana pelaksaan proses pembuatan iklannya?” lanjut Keira.
“ Semuanya lancar bu.”
“ ok saya kesana. Hari ini tidak ada jadwal meeting apapun kan?” tanya Keira.
“ Tidak bu. Semua sedah beres semua dokumen yang ibu menta juga sudah selasai tinggal ibu chek semua sudah
ada dimeja ibu.”
“ Baiklah nanti selepas menijau lokasi syuting, saya periksa semua. Oh ya tidak usah menunggu saya Sin kamu
boleh pulang sesuai jam kerja tidak usah lembur.” Keira menepuk bahu Sinta.
“ Baik bu.” Sinta hanya tertegun sikap Keira kali ini berbeda dengan biasanya walau masih datar tapi tak sekaku
biasanya.
Apa karena ucapaku kemaren menyingungnya…..semoga tidak ada hal buruk setelah ini.
Sinta berkata dalama hati.
__ADS_1