ANTARA DIA, AKU DAN DIRIMU

ANTARA DIA, AKU DAN DIRIMU
HANYA BUTUH KESUNGUHAN HATI


__ADS_3

Jack melajuka mobilnya setelah pulang kerja tapi bukan ke arah


rumahnya melainkan ke temapat lain. Masih dengan kegaluan hatinya tentang


kejadian kemaren malam dia teguhkan hatinya, bahwa dia akan mulai memperbaiki


dirinya bukan dengan alasan apapun, tapi semata karena dia ingin menjadi


pribadi yang lebih baik. Sampai di depan gerbang rumah itu Jack masih ragu sebenarnya


bukan karena ragu untuk tujuanya tapi ragu karena malu, ya sekarang ini dia di


depan rumah sahabatnya Keanan. tiba ada bunyi klakson mobil mengagetkannya,


mobil itu berhenti tepat disampignya. Sang empunya menurunkan kaca jendela


mobil dan menyapa Jack.


“ Nak Jack sedang apa disini? Mau mampir ke rumah ko tidak


masuk kan bisa menunggu didalam. Keira entah sudah pulang apa belum.” Nyonya


soraya megoyangkan tanganya memita Jack untuk mengikuti mobilnya masuk ke


gerbang rumahnya. Melihat majikanya pulang satpam bergegas mebukakan gerbang.


“ Pak Sobri apa Mbak Keira sudah pulang?” tanya Nyonya Soraya


pada satpam.


“ Belum Nyonya.” Jawab Pak Sobri.


“ Ok. “ Nyonya Soraya pun masuk kedalam rumah.


Jack turun dari mobil dengan Langkah ragu, tapi dilihatnya


sosok teduh tersenyum padanya, sosok yang selalu dirindukunnya ada pada wanita


itu, sosok seorang ibu yang telah lama meninggalkannya


Nyonya soraya berdiri sambil terseyum menunggu jack


menghampirinya, dan merangkul pundaknya.


“ ada apa dengan anak mommy yang ganteng ini, kayaknya lesu


sekali, baru ditinggal keanan sehari sudah rindu. Kalian ini seperti sepasang


kekasih saja. Mommy jadi curiga.?” Nyonya soraya mengerutkan dahinya.


“ ah tidak tante jack baik-baik saja.” Balas jack dengan


senyum simpul.


“ Ayolah Jack jangan panggil tante, pangil mommy saja. Buat saya


kamu sudah seperti anak sendiri?” Nyonya Soraya dengan wajah sendunya.


“ tapi tante?” Jack ragu dan sungkan, tapi Nyonya menatap


dengan tajam pada Jack.


“ Baiklah Moms. Terimaksih sudah menganggap Jack jadi anak


Mommy?” seyum Jack terkembang sempurna ada rasa haru bercampur bahagian disana.


“ Apa ada masalah dengan Keira?” Nyonya Soraya masih


mencecar Jack dengan pertanyaan menyelidik.


“ Tidak ko moms hari ini justru jack bahagia karena akhirnya


Keira mau berbicara lagi dengan Jack setelah sekian lama,” ucap Jack.


“ Duduk dulu nak Jack mommy ke atas dulu belum shalat asar


soalnya, tidak apa-apa ya mommy tinggal, kamu sudah shalat belum?” ucap Nyonya


Soraya.


“ Belum moms, ya sudah Jack ke mushala dulu ya,” balas Jack.


Nyonya soraya pun menunjukan jarinya tanda ok, sambil


berlalu ke kamarnya untuk membersihkan diri dan shalat. Sebelumnya menyuruh Bi  Nah menyiapkan minuman dan camilan untuk


tamunya.

__ADS_1


Jack ke mushala dilihatnya Pak Maman sudah selesai wudhu akan


melaksanakan shalat juga.


“ Pak Maman boleh saya ikut shalat” jack bertanya


“ Boleh tuan silahkan ambil whudu, saya tunggu didalam.” Pak


Maman pun berlalu ke dalam mushala, Jack bergegas ambil air whudu, kemudian


mereka shalat berjamah.


Selesai shalat Pak Maman belum beranjak mulutnya masih


khusuk untuk berzikir, Jack menunggu karena memang ingin mengobrol sebenar


dengan beliau. Menyadari Jack masih duduk situ Pak Maman memberanikan diri


untuk menyapa.


“ Kenapa tuan, apa ada perlu dengan saya?” tanya Pak Maman


ragu.


“ Iya pak, apakah bapak berkenan mengajari saya shalat yang


benar karena jujur saya tidak mengerti, dan saya benar-benar ingin belajar,


tapi kalau bapak tidak keberatan.” Ucap Jack sambil menunduk.


“ Dengan senang hati saya akan mengajari tuan, dengan satu


syarat tuan punya niat yang sunguh-sungguh dari hati untuk memperbaiki diri,


bukan dengan tujuan lain.” Pak Maman menegaskan tujuan Jack karena paham dengan


sikap tuannya yang satu ini yang sedang mendekati anak majikan perempuanya


takutnya dia belajar hanya untuk memikat hati anak majikanya itu.


“ Saya benar-benar bersunguh-sungguh pak benar-benar dari


hati, saya akan belajar.” Jack berujar seraya menangkupkan tangan memohon pada


pak maman,


mungkin tuan bisa berbicara dengan Nyonya untuk meminta ijin.” Pak Maman


beranjak dari duduknya dan menepuk pundak Jack.


“ Jack sini nak.?” Terilihat dari kejauhan nyonya soraya


memanggil dan melabaikan tangan, Jack pun beranjak menghampiri dengan senyum


menatap wajah yang selalu dapat meneduhkan hatinya.


“ Moms sudah selesai.” Tanya jack.


“ Duduhlah, mommy tahu pasti kamu ada masalah datang kesini


saat Keanan tidak ada, dan Keira pun belum pulang. Ada apa nak ceritalah sama


mommy.?” Nyonya soraya mengusap punggung Jack.


“ Mommy Jack ingin  belajar lebih mengenal Tuhan yang selama ini telah meberi banyak hal


indah untuk Jack tapi saya tidak menyadarinya sekian lama bahkan sudah


melupakanya?” Jack menjawab dengan menunduk karena malu.


Nyonya soraya tersenyum. “ alhamdulillah, apa kamu mau


belajar dengan Pak Maman?”ucapnya. Jack menatap nyonya soraya sambil mengangguk.


“ Belajarlah nak, beliau orang yang telaten dan sabar dalam membimbing,


anak-anak mommy semua beliau yang membimbing. Hanya satu pinta mommy


bersunguh-sunguhlah, insyaallah akan dimudahkan.”


“ iya moms, Jack akan bersunguh-sunguh.” Jawab Jack dengan


yakin.


“ Moms Keira sudah lewat jam pulang kantor belum pulang.”


Tanya Jack sambil mengarahkan pandangan ke lantai atas dimana kamar Keira

__ADS_1


berada.


“ Belum nak, ya kamu tau sendiri jika dia sudah berkutat


dengan pekerjaan maka dia akan menyelesaikannya hari itu juga, apalagi sekarang


doble kerjaanya juga kerjaan kakaknya, padahal kerjaannya juga bisa dihandle


orang lain di teamnya tapi pasti dia tidak mau.” Jawab nyonya soraya seraya


cemberut.


“ Bisnis momy bagaimana? Apa lancar?” tanya Jack.


“ Sejauh ini lancar Jack, alhamdulillah WO mommy lagi


kebanjiran job, tidak hanya nikan saja sekarang tapi juga acara-acara lain team


marketing mommy tawarkan, dan alhamdulillah responnya baik.” Nyonya soraya


mempunyai sebuah WO yang memang sudah sangat terkenal bahkan orang-orang


pentingpun banyak mengunakan jasanya.


“ Nanti kalau kamu menikah pake WO mommy ya, dikasih


special, bahkan kalau nanti sama Keira lebih special lagi.” Goda nyonya soraya,


karena sudah bukan rahasia lagi hampir semua penghuni rumah ini tahu Jack suka


pada Keira.


Jack hanya tersenyum,” Tapi moms apa Jack pantas untuk


keira, Jack merasa sangat jauh dari kriteria yang pantas untuk Keira moms.”


Jack menunduk


“ Hei, kenapa tidak pantas, selama masih mau memperbaikinya,


itu lebih baik, perjuangkan dengan dengan sunguh-sunguh, pantaskan dirimu dulu,


baru bisa merasa pantas untuk orang lain, karena jika memantaskan diri hanya


untuk orang lain, maka tidak akan pernah bisa.” Ucap nyonya soraya.


Jack hanya bisa tertegun dengan ucapan nyonya soraya, lagi-lagi


Jack merasa keluarga ini sunguh luar biasa dalam pola pikir, dari dulu Jack


hanya memandang dari sisi luar saja. Sebuah keluarga boleh dibilang lumayan


berada tapi tetep memegang prinsip dengan teguh, bahkan tidak pernah bersikap


arogan dan merendahkan orang lain.


“ Moms boleh Jack mulai belajar besok selepas pualang kerja


kemari, karena Pak Maman biasa selepas magrib moms.” Tanya jack


“ ok tidak apa nak, hari ini pun boleh.” Nyonya soraya


tersenyum.


“ Hari ini jack belum mempersiapkan semuanya moms, sekalian


jack mau pamit moms.” Jack pun beranjak dari duduknya.


“ Tidak makan malam disini lagi, sekalian temenin mommy dan


juga tunggu Keira pulang?” ujar Nyonya Soraya.


“ Sebelumnya Jack minta maaf karena Jack masih ada perlu


moms, terimaksih atas tawaranya moms.” Ucap Jack.


“ Ok hati-hati dijalan ya, jangan ngebut.” Nyonya soraya


mengantar jack sampai ke mobilnya. Jack mencium pungung tangan nyonya Soraya


sebelum masuk mobil.


“ Jack jalan dulu ya moms, assalamu’allaikum.” Jack pun


melajukan mobilnya tujuanya adalah sebuah swalan untuk membeli beberapa buku untuk


dibacanya sebelum besok belajar dengan Pak Maman.

__ADS_1


__ADS_2