ANTARA DIA, AKU DAN DIRIMU

ANTARA DIA, AKU DAN DIRIMU
BERDIAM TAK ADA YANG MENGERTI


__ADS_3

Keira pulang dengan mobil merahnya dengan melajukan mobilnya sedang sambil terus menekuk wajahnya, belum


lagi keaadaan macet yang membikin moodnya tambah tak karuan, karena ini memang jam pulang kerja. sesampainya dirumah dia melihat ibunya sengan di meja makan menata kue, mungkin akan perjamuan makan dengan teman-temanya


“ Moms, bagi kuenya dikit aja kelihatanya enak. “ ucap Keira.


“ Iya sayang, tumben kamu pulang cepat, kamu sehat kan ?” tegur Nyonya Soraya seraya menempelkan tangan ke


kepala Keira. Dia tahu anaknya yang satu ini jarang sekali pulang sebelum jam pulang kerja seperti saat ini bahkan lebih sering lembur.


“ Alhamadulillah Kaira sehat Moms, Keira hanya kangen sama Moms aja.” Celoteh Keira sambil memeluk dari


belakang Nyonya Soraya.


“ Hanya sedang males saja sama Kak Keanan Moms,”


“ Kenapa sayang kalian selalu saja bertengkar, tapi kalau berpisah rindu, ada masalah apalagi dengan Kakakmu,? “ Ucap Nyonya soraya sambil mengelus rambut Keira.


“ Kakak selalu saja mengenalkan temannya untuk jadi calon suami Keira.”


“ Kalau memanga tidak mau kamu bilang saja dengan kakakmu, pasti dia juga paham Kei.” Jelas Nyonya Santoso.


Termasuk hari ini acara arisan yang di adakan Nyoya Santoso sebenernya hanya tipuan semata dengan tujuan


mengenalkannya pada temen-temenya, agar bisa menjodohkan dengan salah satu putranya. Karena sampai sekarang Keira belum pernah sekalipun mengenalkan teman laki-laki padanya. Keira terkenal kuper dan kutu buku sejak dulu, bahkan pernah dibully saat SMP. Tapi Keira hiraukan bullyan tersebut, menurutnya yang


membully itu orang-orang tidak penting.


“ Maaf Nyonya mengganggu tamu-tamu sudah dating.” Seru Pak Satpam


“ Suruh mereka ke taman belakang ya pak, nanti saya ke sana “ Nyoya Soraya


“ Ayo Kei temenin mana jamu temen-temen mama.” Pinta Nyonya Soraya pada Keira dengan senyum manis.’

__ADS_1


“ Tidak Ah Moms Keira mau istirahat saja di kamar sambil baca.” Keira pun berlalu.


“ sebentar saja sayang hanya menyapa” teriak nyonya soraya melihat puntrinya berlalu menaiki anak tangga


menuju kamarnya, Hanya lambain tangnya saja menjadi jawaban. Nyonya Soraya sudah bisa menebak


Keira pasti akan menolaknya. Beliau hanya bisa menghela nafas Panjang, dia paham betul dengan sifat anak-anaknya.


Di kamar keira berkutat dengan laptopnya, meski izin pulang cepat tapi dia masih memantau pekerjaannya dari


rumah, sedari tadi juga banyak klien yang menghubunginya baik via telpon maupun imel. Itu lah Keira yang selalu menyibukan diri dengan dunianya. Bukan karena dia anti sosial Cuma dia menggap semua waktunya berharga yang dia habiskan dengan berkutat dengan kegiatannya.


Trt …. Trt….trt…


Handpone Keira berdering dilihatnya nama KAKAKu sayang… ada telpon dari Keanan kakanya. Sedikit enggan mengangkatnya tapi dia juga takut kalau kakanya menelpon karena urusan pekerjaan.


“ Hallo, “ dengan suara yang malas


Dimana sekarang?” Keanan yang terus meberondong banyak pertanyaan pada adiknya karena khawatir.


“ Aku baik-baik saja ka, jangan khawatir. Ini aku handle kerjaan dari rumah.” Jawabnya ketos.


“ kalau baik-baik saja kenapa kamu bilang tidak enak badan .” ucap kenan kesal


“ karena bukan badan yang sakit tapi hati ku dan harga diriku yang sakit karena ulah kakak.” Keira menjawab


meninggikan suaranya dan menutup telphonenya.


Dia pun  merebahkan tubuhnya di Kasur sambil menatap langit-langit kamarnya.


Apakah aku keterlauan…?


Apakahaku tidak normal jika aku enggan didekati oleh laki-laki?...

__ADS_1


aku punya alasan melakukan ini?


Kenapa tidak pernah ada yang tanya kenapa aku sperti ini.


Mereka hanya sibuk mengkritik sikapku dengan semua yang ada dipikirnya tentang hidup nomal dan semua perilaku mereka yang kadang munafik itu…


Tok…tok…tok…


Bunyi ketukan pintu membuyarkan lamunanya.


“ Keira…sayang sedang apa…Boleh Mommy masuk ?” tedenar suara Nyonya Soraya dari balik pintu.


“ Ya Moms… ?” Keira bangkit dari tidurnya dan beranjak dari tidurnya.


“ ada apa moms?”


“ Kei ada Nak Jack didepan mencarimu katanya urusan pekerjaan, temuilah?” ucap lembut sang mama seraya


mengusap rambut Keira.


“ Keira malas mah, pasti itu hanya alasan saja!” ucap keira ketus.


“ Tidak baik seperti itu nak apapun tujuanya bersikap sopan pada tumu itu kewajiabn tuan rumah Kei, Mommy


selalu mengajarkan itu pada anak-anak Mommy."


“Tapi Moms.” jawab keira memelas.


“ Sudahlah temuilah sebentar “.desak Nyonya Soraya.


“ Ok Moms Keira Mandi dulu dan shalat baru menemuinya kalau dia mau menuggu.” Senyum jahil tersungging


berharap Jack bosan menunggunya dan pergi.

__ADS_1


__ADS_2