
Seorang pria tampan bertubuh tegap nan atletis dengan penampilan keren jas abu-abu, duduk dengan gelisan di
ruang tamu setelah menungu selama hampir 1 jam namum sang empunya rumah belum juga menunjukan batang hidungnya.
“ Nak Jack maaf apa Keira belum
turun.?” Tanya nyonya Soraya setelah mengantar teman-teman arisanya pulang
“ Belum tante. Mungkin Keira belum selesai tante.” Senyum manisnya membuat Nyonya Soraya merasa tidak enak
dengan sikap putrinya yang di rasa sudah keterlauan.
“ Dasar anak nakal .” gerutu Nyonya Soraya sambil berlalu ke lantai 2 rumahnya untuk memaggil Keira,
Namun langkanhya terhenti setelah meihat Keira keluar dari kamarnya mengenakan celana selutut dengan banyak saku dan koas oblong.“ Keira…” teriak nyoya Soraya sambil mengelengkan kepala. Dicubitnya pinggang anaknya
“ Kamu keterlauan sayang kasian dia menunggu selama ini.”
“Moms Keira hanya menyuruhnya menunggu tidak melakukan apapun, Keira juga menyelasaikan tugas pekerjaan yang akan dia minta.” Sambil mencium lembut pipi Mamanya. Nyonya Santoso hanya bisa
mengegeng-geleng melihat kelakuan anaknya.
__ADS_1
Jack berajak dari duduknya setelah medengar langkah yang sangat dia kenal menuruni tangga, senyumnya
tersunging walau sang sosok itu tidak memberikan balasan hanya terlihat datar bahkan cuek, tapi tidak membuat dia menyerah denganya. Sosok special yang dia kenal sejak kecil.
“ Maaf Kak Jack lama menunggu pasti mau ambil inikan?, Keira menyesaikanya dulu. Sudah diperbaharui sesuai
hasil meeting tadi.” Keira menyodorkan map yang dia pengang. Dia memang gadis cerdas bahkan revisi yang biasa orang lakuakan butuh seharian bahkan beberapa hari dia bisa menyelsaikanyan dalam hitungan jam saja. Itulah yang membuat dia menjadi staf yang sangat diandalkan divisinya.
“ tidak Kei, itu hanya sebuah alasan saja agar kau mau menemuiku, jika sikapmu seperti ini aku bisa lega
berarti kau baik-baik saja.” Celoteh Jack dengan senyumnya yang mebuat para wanita terbuai tapi tidak dengan Keira.
ada disini dan pekerjaan yang kau mau aku sudah selesaikan jadi dia tidak usah lembur.”
Ketus keira. Jack tetap dengan senyumnya “ aku tidak mencari keanan aku hanya ingin menemuimu kei memastikan kau baik-baik saja, tadi Ketika meeting aku tidak melihatmu aku tanya managermu katanya kamu ijin karena sakit.”
“ aku hanya kurang enak badan, dan juga kenapa meeting mendekati jam pulang kerja ,aku curiga jangan kalian
sengaja ingin menbuat kami lembur ya “ masih dengan nada yang ketus
“ tidak kei itu bukan permintaan perusahaan kami tapi Keanen yang minta karena dia tidak bisa meeting besok ,”
__ADS_1
Jack dengan sabar menanggapi Keira yang selalu bersikap seperti itu setelah
mengetahuin Jack menyukainya dan mengutarakanya tahun lalu.
Terdengar suara mobil masuk ke pekarangan rumah itu,
“ itu kak keanen pulang, aku permisi ke atas sentar lagi waktu shalat.”Keira pun beranjak dari duduknya, Jack hanya bisa tersenyum melihat tingkah orang yang sangat dicintainya berlalu begitu saja dan selalu mengabaikanya.
“ Hai Jack disini ternyata, aku menghubungimu sedari tadi tapi tak bisa,” seru keanan yang baru saja memasuki
pintu rumahnya. Jack merogoh saku celananya mengambil handphonenya.
“ ternyata baterainya habis kean.” Jawabnya sambil mengaruk kepalanya
“ oh ya soal hasil meeting besok revisinya ya, aku minta Keira membuatkan yang baru”.
“ ini aku sudah mendapatkannya ternyata kau punya karyawan teladan bahkan menyelsaikan perkerjaan sebelum
bosnya meminta” jack menyodorkan map yang diberi keira padanya tadi.
“ ok, oh ya jack jangan pulang ikutlah kami berjamaah dulu lalu makan malam, siahkan bersihkan badanmu dikamar tamu ada baju takwa disana dan handuk peraatan mandi pun ada, aku juga mau mandi dulu sebentar lagi adzan magrib, aku keatas dulu”.Keanan pun berlari kecil menaiki tangga dan Jack menunju kamar tamu, Jack sebenarnya ragu untuk tetap tinggal tapi dia nya berharap dapat bertemu keira lagi, karena sesungguhnya dia tidak pernah melakukan ibadah apupun.
__ADS_1