Antara Percaya Dan Tidak

Antara Percaya Dan Tidak
cemburu


__ADS_3

Keesokan paginya Firhan bangun terlambat karena tidur sudah larut malam , suhu badannya tinggi karena begadang semalaman , Ditha merasa heran kenapa Firhan tidak menjemputnya . Anandhita merasa khawatir dan pergi mengunjungi Firhan ke rumahnya.


" Astaga , udah jam 7 aku telat nih pergi sekolah". ( Firhan terbangun dan melihat ke arah jam di dinding kamarnya)


Ketika Firhan hendak menuju ke kamar mandi dia merasakan pusing dan menggigil , tak sengaja ia pun menjatuhkan vas bunga yang ada di atas meja.


" Aduh kenapa pusing banget sih ,dingin banget". ( Firhan yang beranjak dari tempat tidurnya )


Bruak , vas bunga terjatuh dari atas meja karena tak sengaja tersenggol oleh tangan Firhan . Mendengar suara itu , Marisa , Mamanya Firhan menuju ke kamarnya untuk memastikan kondisi anaknya.


" Han, kamu kenapa "? ( Mama berlari menuju ke kamar Firhan dan langsung membuka pintu kamar)


" Vas bunga pecah ma, aku dingin banget... ". ( Jawab Firhan mukanya pucat dan lesu)


" Kamu demam Han , Istirahat saja ,Mama ambilkan selimut sama obat penurun demam dulu". ( Mamanya memegang kening Firhan)


" Aduh , aku kan udah janji pergi ke sekolah bareng Ditha ".


Ditha


________


Ditha telah siap menggunakan seragam sekolah dan menunggu di depan pintu, tapi Firhan tak kunjung datang , Akhirnya Ditha memutuskan pergi bersama Abangnya, dan bertanya mengapa Firhan tak menjemputnya hari ini.


"Bang Firhan kok belum sampai di sekolah ya"? ( batinnya berkata ,namun Firhan tidak terlalu mendengarkannya karena sedang tertidur)


" Dek, kamu belum berangkat sekolah ? udah jam 7.00 loh". ( Valdo yang sudah memakai jaket dan bersiap untuk mengantarkan adeknya)


" Belum Bang, lagi nunggu Bang Firhan". ( Jawab Ditha yang sedang duduk di teras sambil memegang handphone)


" Abang telepon Bang Rezi dulu ya , nanyain Firhan , kasihan kamu menunggu tanpa kepastian". ( Ledek Abangnya dan mengacak acak jilbab Ditha)


" ish , punya Abang gini banget usilnya". ( Ditha dengan wajah menggerutu )


Bang Firhan akhirnya memutuskan menelpon Bang Rezi untuk menanyakan Firhan , Rezi pun menjawab kalau adeknya sedang demam dan tidak dapat mengantarkan Ditha ..


" Assalammualaikum Brother, maaf nganggu, gue mau nanya Firhan jadi jemput Ditha nggak,"? ( Tanya Valdo ).


" Sorry bro, Firhan demam tinggi mungkin nggak bisa anter Ditha ". ( Jawab Rezi menjelaskan kepada Valdo)


" O, maaf bro, semoga cepat sembuh sampein ke Firhan", Assalammualaikum". ( Valdo mengakhiri telepon)


Ditha yang mendengar Abangnya mengatakan cepat sembuh, merasa khawatir dengan kondisi Firhan , Ditha akhirnya berangkat bersama Abangnya , sesampainya di sekolah dia meras kesepian karena biasanya Firhan temannya di sekolah sejak bertengkar dengan Fira.


" Bang , Bang Firhan sakit ya "? ( Ditha mengkhawatirkan keadaan Firhan)


" Iya , Firhan demam nanti pulang sekolah kita ke rumah Firhan ya ".( Valdi yang sudah menaiki motornya berwarna merah)


" Nanti pulang sekolah aku buatin bubur dulu buat Bang Firhan Bang ". ( Jawab Ditha yang sudah menaiki motornya)


" Ciee ,udah perhatian nih sama Bang Firhan". (Valdo kembali mengacak jilbab Ditha)


" Apaan sih Bang, Ini ucapan terimakasih aku karena Bang Firhan selama ini udah baik sama aku, jangan pikir aneh deh". ( Ditha dengan muka merah karena perasaannya tidak dapat dibohongi kepada Firhan)


" Temenan rasa pacar ya ". ( Valdo kembali meledek Ditha).


" Hahaha nggak lucu, ngebut dong bawa motornya aku udah telat nih". ( Ditha menepuk pundak Valdo)


Sesampainya di sekolah , Ditha merasa kesepian karena tidak ada Firhan yang selalu mengunjungi dia ke kelas .


Ditha hanya duduk sendiri di taman sekolah sambil membaca novel negeri 5 Menara favoritnya , namun rasa sepi tak kunjung hilang dia tak bisa menutupi perasaannya terhadap Firhan , Ketika berjalan menuju ke kelas Reinald melihat Ditha dan duduk di sebelahnya , Reinald mulai merasa kalau dia menyukai Ditha .


Setelah jam istirahat....


"Hmm , kenapa aku gabutz banget sih, sepi banget nggak ada Bang Firhan",(Ditha mengerutkan keningnya dan berkata dalam hatinya)


"Hah, Apa dia Ditha yang sama ya".(Firhan yang tanpa sadar juga berkata dalam hatinya)


"mampus gue keceplosan"(Ditha menutup mulutnya dengan kedua tangan), gue baca novel dulu deh di taman ". ( Ditha berusaha menghilangkan kegabutan dirinya)


Ditha memang memegang novel di tangannya tapi , pikirannya selalu saja memikirkan Firhan. Reinald yang melihat Ditha seperti orang kebingungan duduk di sebelahnya dan mengajaknya bicara.


" Hei Dhit, lagi apa sih ngelamun mulu dari tadi". ( Reinald menjentikkan jarinya ke depan wajah Ditha)


" nggak ngelamun kok , lagi baca novel ". ( Ditha menunjukkan novelnya ke arah Reinald )

__ADS_1


" Dhit , nanti pulang sekolah sama aku aja ya ". ( Reinald dengan senyum termanisnya )


" Maaf Rei, aku pulang sama Bang Valdo aja , sekalian mau jenguk bang Firhan ". ( Jawab Ditha dan melanjutkan membaca novelnya )


" Emangnya dia kenapa "? , kok kamu jenguk dia ". ( Reinald yang sudah mulai merasa cemburu kepada Firhan)


" Dia lagi demam , jadi aku mau ke rumah dia pas pulang sekolah ". ( Ditha kemudian meninggalkan Reinald)


" Oooo ,ish kenapa pergi sih, perhatian banget sama Firhan ". ( Reinald merasa kesal )


Bel pulang berbunyi , Ditha telah menunggu abangnya di depan gerbang sekolah , sambil menunggu Abangnya Ditha membeli bahan bahan untuk membuat sup di supermarket yang berada di depan sekolahnya , Seorang wanita yang berlari terburu buru tak sengaja menabrak Ditha dan menjatuhkan seluruh belanja Ditha , namun wanita itu dengan sangat tidak sopan tidak meminta maaf apalagi membantu membersihkan belanjaan Ditha.


" Aku beli bahan bahan untuk buat sup dulu deh ke supermarket". ( Ditha berjalan menuju supermarket)


ketika sudah membeli semua bahan bahan seorang perempuan seusia Ditha tak sengaja menabrak dirinya yang sedang berjalan .


bruk...


" Aduh iih jatuh semua ". ( Ditha mengambil sayurnya yang jatuh ke lantai)


"Lo ,kalau jalan pake mata , iu kan kotor semua jadinya baju gue ". ( Seorang wanita yang menggunakan kacamata hitam sambil membersihkan sayuran di bajunya )


" Bukannya minta maaf , dia yang nabrak eeh malah dia yang marah, dasar cewek aneh ". ( gumam Ditha yang tak menghiraukan perempuan itu dan pergi keluar supermarket setelah selesai berbelanja)


Setelah berada di luar supermarket Ditha menghampiri abangnya yang berada di depan gerbang sekolah .


" Bang ,udah lama ya nungguin aku". ( Ditha menghampiri abangnya yang menunggu di depan gerbang sekolah)


" kamu dari mana ta , belanja sebanyak itu". ( Tanya Valdo dengan kaget)


" Aku tadi belanja bahan bahan untuk bikin sup di supermarket depan, cepetan bang". ( Ditha langsung naik ke atas motor abangnya)


" udah nggak sabar ya ketemu Firhan". ( Valdo kembali meledek adeknya)


Sesampainya di rumah Ditha langsung menuju ke dapur dan memasak sup untuk Firhan.


" Assalammualaikum ". ( Ditha masuk ke dalam rumahnya dan langsung menuju dapur)


" Wa'alaikumussalam ,udah pulang kamu Ta". ( jawab ibunya dari dalam kamar)


" Dhita ,tumben banget kamu masak "? ( Ibu menuju ke dapur dan merasa heran)


" Buat Firhan Bu , biasa lagi bucin". ( teriak Valdo dari ruang tamu)


" Ish ,, apaansih Bang , buat Bang Firhan Bu dia lagi demam , selama ini kan dia udah banyak bantu aku". ( Jawab Ditha kepada ibunya)


" Ibu bantu ya , biar sup ayamnya tambah enak pake resep dari Ibu". ( Bu Safira membantu Ditha membuat sup untuk Firhan)


Setelah beberapa saat akhirnya Ditha telah selesai memasak bubur dan sup ayam untuk Firhan , dia langsung bersiap siap untuk pergi ke rumah Firhan .


Setelah beberapa saat ...


" Bu , jilbab ku udah rapi belum , cocok nggak baju sama celananya ". ( Ditha yang sedang bercermin di depan kaca)


" Udah rapi, anak ibu cantik banget ". ( Jawab ibunya sambil mencubit pipi anaknya)


" Cepetan Dhita , ntar sup ayamnya dingin nggak enak ". ( Valdo yang sudah berada diatas motor)


" Aku pergi dulu Bu, Assalammualaikum ". ( Ditha berpamitan dengan Ibunya)


" Wa'alaikumussalam ,hati hati di jalan , Valdo jangan ngebut ". ( Ibunya mengingatkan Anaknya)


Sesampainya di rumah Firhan , Valdo tidak ikut masuk menemani Ditha karena ada tes wawancara kerja , namun ketika Ditha ingin masuk ke dalam rumah dia merasa kaget karena kembali bertemu dengan perempuan yang menabraknya di Supermarket tadi , ternyata dia adalah Tania teman dekat Firhan ketika di Jakarta dan orang yang dibuatkan puisi oleh Firhan ...


" Assalammualaikum , Permisi ". ( Ditha mengetuk pintu rumah Firhan )


" Wa'alaikumussalam , siapa ya ". ( Tante Marisa membuka pintu)


"Ditha Tante , temannya Bang Firhan ". ( Jawab Ditha dengan malu malu)


" ooh , Ditha anak Mbak Safira , masuk Dhit , tambah cantik aja kamu ". (ujar Marisa memeluk Ditha )


" Bang Firhan mana Tante , udah sembuh Tan ?, Tadi aku buatin sup ayam". ( Tanya Ditha dan memberikan bubur dan sup ayam buatannya)


" Nggak usah repot-repot Ditha , Firhannya udah sembuh lagi taman belakang sama temannya". ( Jawab Tante Marisa dan menunjukkan halaman belakang rumahnya)

__ADS_1


" Bang Firhan , maaf aku menganggu ya, ini ada bubur dan sup ayam buatanku .( Ditha yang menyembunyikan perasaannya ketika melihat Firhan sedang di suapi makan oleh perempuan)


" Lo , cewek di Supermarket tadi kan ? , ngapain disini , kamu kenal dia Han?( Tanya Tania dengan nada tinggi)


" Iya Mbak , namaku Ditha teman satu sekolah sama Bang Firhan". ( Jawab Ditha dengan nada suara lemah)


" Kalian udah pernah ketemu ? ( Tanya Firhan)


" udah Han , dia jalan nggak lihat lihat". ( Jawab Tania menceritakan kejadian tadi)


" Ya udah Bang, kayaknya aku ngenganggu kalian , semoga cepat sembuh ya ". ( Ditha memberikan sup ayam buatannya dan langsung pulang)


" Dhita , jangan pulang dulu gabung disini dulu ". ( Firhan memegang tangan Ditha)


" Iiih kenapa diajak gabung sih Rhan ". ( Tania mengerutkan keningnya)


Ditha akhirnya duduk di depan Firhan , sebenarnya Firhan tidak nyaman dengan keberadaan Tania namun dia juga tak tahu cara menghindarinya .


" Dhit , gue mau cobain bubur sama sup ayam buatan kamu ". ( Firhan menatap Ditha dan seketika membuat jantungnya berdegup kencang)


" oke bang, ini bubur sama ayamnya , maaf kalau kurang enak bubur dan sup ayam buatanku".( Ditha memberikan semangkok bubur dan sup ayam ke tangan Firhan)


Firhan berpura pura sakit agar di suapi oleh Ditha , namun Tania langsung merebut kembali dan menyuapi Firhan.


" Aduh kenapa aku nggak bisa nyuap buburnya ya ". ( Firhan berpura-pura sakit)


" biar aku suapin Han ". ( Tania yang langsung menyuapi Firhan dan membuat Ditha cemburu)


"Duh, kenapa aku nggak suka ya , ngelihat Bang Firhan sama Tania ". ( Batin Ditha berkata )


Firhan yang bisa mendengar suara hati Ditha hanya tersenyum sendiri dan membuat Ditha makin cemburu.


" Bang , aku pulang dulu ya , udah sore ". ( Ditha menyandang tasnya dengan muka murung)


" Dhita".... ( Teriak Firhan dari dalam)


" Apa lagi Bang , aku mau pulang dulu ". ( Ditha yang tidak bisa lagi menahan rasa cemburunya)


"Tempat bubur sama sup ayam kamu belum diambil". ( Firhan memberikan rantang makan yang dibawa Ditha)


" Oooh maaf Bang, Makasih ". ( Ditha berpamitan dan langsung pulang )


" Han , Ditha kenapa cepat banget pulangnya ?" ( Tanya Marisa yang melihat sikap aneh Ditha)


Firhan....


" Tan , kamu pulang deh ke penginapan mu ,udah malam ". ( Firhan menyuruh Ditha pulang)


" Aku masih kangen sama kamu Han ". ( Tania memeluk erat Firhan)


" Ihh Apaansih , Mas Rezi anterin Tania ke penginapannya gue mau istirahat ngantuk". ( Firhan melepaskan pelukan Tania dan langsung mengunci pintu kamarnya)


" Pulang dulu Tan, biar gue anterin kayaknya Firhan masih capek". ( Rezi sebenarnya mencintai Tania tapi, Tania tidak pernah memahaminya)


" gue bisa pulang sendiri, nggak usah Lo anterin". ( Tania dengan nada ketus )


" Udah jam 12 nggak baik pulang malam hari sendirian". ( Bang Rezi yang sudah mengeluarkan mobilnya)


*Keesokan paginya.....


Sesampainya di sekolah Fira menghampiri Ditha dan meminta maaf atas sikapnya selama ini , mereka berdua kembali berteman akrab .


" Dhita" ( Fira menghampirinya )


" Ada apa Fir? , tumben banget kamu sapa aku lagi". ( Ditha bingung dengan sikap aneh Fira)


" Maafin aku ya , selama ini aku egois dan cemburu sama kamu ". ( Fira memeluk Ditha dan menangis)


"udah aku maafin kok Fir, sekarang kita sahabat lagi ya, jangan ngambek lagi dong". ( Ditha juga memeluk Fira dan menangis )


" Kamu memang baik Dhit, nggak salah kalau banyak yang suka sama kamu*".


Bersambung ....


Mohon maaf guys akhir akhir ini aku jarang nge update episode terbaru , soalnya habis UAS SEMESTER GANJIL ,Jadi pliss ya jangan lupa like, vote and comment novel Antara percaya dan tidak agar author makin semangat nih ...

__ADS_1


see you and happy reading 👋👋👋🌹🌹


__ADS_2