
sambungan kemarin ...
happy reading guys🌹
bel pulang sekolah pun berbunyi Ditha yang sedang berjalan menuju ke arah tempat parkir di hadang oleh sekelompok pria yang tak lain adalah kakak kelasnya.
hei, mau ke mana ? ( ujar sekelompok pria tersebut)
mau pulang bang permisi ( ujar Ditha sambil segera melajukan motornya )
Ditha yang masih ketakutan dengan hal yang terjadi tadi sampai tidak fokus mengendarai motornya sehingga menabrak trotoar jalan dan terjatuh ke arah jalan . Ternyata Firhan juga melewati jalan tersebut dan melihat Ditha yang sedang merintih kesakitan di bahu jalan.
Ditha , kamu kenapa ? , kaki kamu darahnya banyak banget !..( ujar Firhan yang dengan sigap menghampiri Ditha dan membalut luka di kaki Ditha dengan sapu tangannya)
jatuh dari motor , aku bisa sendiri nggak usah dibantu ". ( ujar Ditha yang masih memaksakan dirinya untuk berdiri dengan kakinya yang sakit)
Dith, kamu jangan maksain diri kamu .. aku bawa kamu ke klinik takutnya ada infeksi". ( ujar Firhan sambil menggendong Ditha ke dalam mobilnya )
"nggak usah sok baik sama aku". ( ujar Ditha yang masih saja marah dengan Firhan)
Firhan hanya diam dan tidak menghiraukan perkataan Ditha sedikitpun . Sesampainya di klinik Firhan kembali menggendong Ditha menuju ke IGD . Dengan setia Firhan menunggu Ditha yang sedang di periksa oleh dokter .
"iih nggak usah digendong , aku jadi malu dilihat orang banyak (ujar Ditha dengan nada kesal dan alis ke atas)
"nggak usah malu , kursi rodanya juga nggak ada kan , tutup saja matamu ( ujar Firhan yang berlari sambil menggendong Ditha menuju IGD klinik)
"Dok , tolongin teman saya tadi dia jatuh dari motor , kakinya berdarah banyak banget ( ujar Firhan dengan nada cemas dan khawatir akan Ditha)
ya iyalah lah berdarah kena trotoar jalan ( jawab Ditha yang mentertawakan Firhan yang sedang cemas)
Setelah beberapa menit memeriksa Ditha . Dokter pun ke luar dari ruang IGD dan menjelaskan kepada Firhan kalau lukanya itu cuma luka ringan . Dan memperbolehkan Firhan masuk melihat Ditha.
Dok, gimana keadaan teman saya ? ,ada infeksi nggak? ( ujar Firhan yang merasa cemas)
nggak ada infeksi, lukanya juga cuma luka ringan. ( ujar Dokter sambil meninggalkan Firhan)
Dith, masih perih ya ? ( ujar Firhan tak sengaja memegang balutan luka di kaki Ditha)
aduh, sakiiit my King, ups ( ujar Ditha yang keceplosan memanggil Firhan dengan nama tersebut.
Firhan ,yang mendengar hal tersebut semakin yakin bahwa dia adalah Ditha teman telepatinya, sebenarnya dia ingin membicarakan hal ini dengan Ditha tapi, Firhan merasa waktunya tidak tepat jika dia membicarakan hal tersebut dengan Ditha..
Tak terasa hari pun sudah sore , Firhan mengantar Ditha sampai ke depan rumahnya.
"Astaga , udah jam 4 sore , pasti Ibuku khawatir nih aku belum pulang ( ujar Ditha sambil turun dari dari ruang pemeriksaan)
"biar aku antar Dhit"( ujar Firhan yang memapah Ditha berjalan )
"hmm ,, terimakasih y bang udah nolongin aku maaf udah ngerepotin ( ujar Ditha yang masih saja gengsi berterima kasih kepada Firhan)
"Santai aja, nggak ngerepotin kok , malahan aku senang bisa nolongin kamu"( ujar Firhan sambil mengendarai mobilnya)
"Bang rumah aku di Jl Harapan Kasih ya , dekat dari sini ( ujar Ditha)
__ADS_1
sesampainya di rumah Ditha , Firhan dengan hati hati memapah Ditha berjalan ke dalam rumahnya
"Assalammualaikum, permisi" ( Firhan mengetuk pintu rumah Ditha)
"Wa' alaikumussalam , sebentar ( ujar Ibu "Ditha sambil bergegas membuka pintu)
Ditha , kamu kenapa nak , terus ini siapa ?
( ujar Ibunya dengan nada cemas sambil memapah anaknya berjalan)
"jatuh dari motor Bu ,,, ini Bang Firhan yang udah nolongin aku tadi"( ujar Ditha menjelaskan kepada Ibunya)
"ooh, makasih ya Firhan udah nolongin Ditha, Ditha ini anaknya ceroboh banget ,suka nggak fokus" ( ujar Ibunya mengejek Ditha)
"Sama sama Buk , kalau gitu aku permisi dulu ya buk ( ujar Firhan sambil bersalaman dengan Ibu Ditha )
Bang , sekali lagi makasih ya ( ujar Ditha sambil mengantar Firhan ke depan pintu
rumah)
cepat sembuh ya, besok kamu bareng aku aja ke sekolah ( ujar Firhan sambil memegang pundak Ditha)
Aamiin , kayaknya besok aku nggak sekolah bang .( ujar Ditha sambil malu-malu)
oh iya boleh minta nomor HP kamu nggak ?
(ujar Firhan)
boleh , aku catat dulu ya ( ujar Ditha sambil memberikan secarik kertas yang berisi nomor HP nya ,)
Setelah Firhan pulang dari rumahnya, Ditha merasa sangat senang dan memeluk bantal sambil tersenyum sembringah, Ibunda Ditha pun mengetuk pintu kamar anaknya ,,,
"Ditha , kamu lagi apa di kamar ? Ayo keluar makan malam dulu ( ibu membuka pintu kamar Ditha dan menghampirinya)
"iya Bu , aku sholat Maghrib dulu ( jawab Ditha sambil bergegas untuk sholat )
Setelah sholat Ditha pun pergi ke luar kamar dan menuju meja makan , ketika hendak ke luar kamar hp Ditha pun berdering ada nomor yang tidak di kenal menghubunginya
ini nomor siapa ya ? nggak ada namanya lagi ( ujar Ditha kebingungan sambil mengangkat teleponnya)
*Assalammualaikum , ini siapa ya , terus ada keperluan apa?
Wa'alaikumussalam , kamu belum save nomor aku ya ? ( jawab Firhan sambil tertawa)
ooh , nomor kamu ya iyalah belum aku save kamu nggak berikan nomor kamu ke aku ( jawab Ditha dengan nada tinggi)
kaki kamu gimana masih sakit nggak ? ( ujar Firhan dengan suara cemas)
masih sakit sih , tapi udah ada angsuran ( ujar Ditha dengan suara lemah )
besok kamu sekolah kan? aku jemput ya ! ( Ujar Firhan dengan semangat)
iya , taapi ( ujar Ditha yang ingin menolak bantuan dari Firhan karena masih takut Fira cemburu kepadanya )
__ADS_1
ya udah aku tunggu jam 6. 45 WIB di depan rumah mu( jawab Firhan yang langsung mematikan ponselnya)
Aduuuh Firhan aku mau tolak bantuannya eeh malah dimatiin ( gumam Ditha di dalam hatinya)
Ternyata suara hatinya itu terdengar oleh Firhan teman telepatinya
hey , my queen lagi apa kok kayaknya lagi kesal ? ( ujar Firhan di dalam hatinya)
oh iya kamu bisa dengar suara hati ku ya, jadi besok itu aku mau dijemput sama temanku Firhan , tapi aku juga takut sahabatku Fira cemburu denganku ( ujar Ditha berkata dalam hatinya)
tenang aja Fira nggak akan marah kok , nanti kamu minta Firhan untuk jelasin semuanya kepada Fira ( ujar Firhan menangkan Ditha*)
Tapi aku masih takut My King nanti persahabatan aku dengan Fira makin hancur ( ujar Ditha di dalam hatinya).
Ditha yang masih di kamar dihampiri oleh Abangnya yang bernama Valdo yang baru saja pulang dari Jakarta setelah menyelesaikan kuliah S1 nya di UI , Ditha yang tak mengetahui abangnya akan pulang sangat terkejut dan memeluk abangnya dengan erat sambil melepas rindu karena sudah 3,5 tahun tidak bertemu
Assalammualaikum , kamu lagi ngapain dek di kamar aja( Bang Valdo mengetuk pintu kamar Ditha yang terkunci)
Wa' alaikumussalam , siapa ya ?, aku lagi tidur".( Jawab Ditha yang segera membuka pintu kamarnya)
"Gimana mau sukses , kalau kerjanya cuma malas dan di kamar aja sambil main HP(Bang Valdo yang meledek Ditha)
"Bang Valdo"! , kamu kenapa nggak beritahu Aku kalau Pulang ke Padang hari ini "?( jawab Ditha dan memeluk erat abangnya)
" Kamu nggak baca chat ku ya?", "pasti kamu telponan sama pacarmu terus sampai chat abang sendiri di hiraukan saja".( ujar Bang Valdo yang kembali meledek Ditha)
" Apaan sih bang , baru pulang udah ngajak berantem". ( Ditha menaikkan Alisnya sambil berlari menuju meja makan).
Ditha dan keluarganya makan malam bersama , Bang Valdo membelikan banyak sekali oleh oleh untuk Ditha. Namun ketika makan malam Ditha tersedak karena Ibunya menceritakan kepada Bang Valdo dan Ayahnya tentang Firhan yang sudah menolong dirinya tadi .
" Valdo, tadi adik kamu ini jatuh dari motor tapi untung saja ada temannya Firhan yang menolongnya ,anaknya baik ,sopan,ramah.( ujar Ibu yang memuji Firhan)
" serius bu"?, sekarang kaki kamu masih sakit Hita"?( Valdo kaget )
" Udah ada angsuran ".( jawab Ditha singkat dan melanjutkan kembali makan malamnya)
" Kamu itu dari kecil emang ceroboh ya , jatuh dari sepeda , Waktu kecil suka nabrak pintu". ( Valdo tertawa menceritakan masa kecil Ditha)
" ( Ditha hanya terdiam dan menyubit tangan abangnya)
" Aduh sakiiit", yang tolong adek tadi siapa pacar kamu ya? ( Valdo mengarahkan siku nya ke tangan Ditha yang sedang makan)
" hufkhufk , aduh ada minum nggak".( Ditha tersedak sampai menyamburkan makanan yang ada di mulutnya )
" Ini minum kamu , dasar ceroboh . "Aku cuma nanya itu aja eh malah kaget"( ujar Valdo sambil menepuk punggung adeknya)
"Aku makan di kamar aja , Bang Valdo ganggu aku mulu".( Ditha membawa sepiring nasi. dan air minumnya ke kamar dan mengunci pintu kamarnya)
" Valdo , jangan ganggu Ditha mulu, kasihan adek kamu".( Ayah menasehati Valdo ).
" Baik yah , kalau gitu aku pergi ke luar sebentar ya Ayah Ibu,mau ketemu teman".( ujar Valdo yang sudah bersiap memasang jaket, dan menuju garasi untuk memakai motor Ditha)
" Dhita, pinjam motor ya, aku mau ketemu teman sebentar".( teriak Valdo dari luar sambil menghidupkan motornya)
__ADS_1
" Pakai aja bang , tapi awas lecet, dan jangan pulang larut malam". ( jawab Ditha mengingat akan Abangnya)