Antara Percaya Dan Tidak

Antara Percaya Dan Tidak
flashback 2


__ADS_3

Mungkin Anandhita belum bisa dengan cepat melupakan Firhan masih ada saja kenangannya bersama Firhan selalu terbayang , namun semenjak kehadiran Luthfi semuanya mulai berangsur membaik disaat Anandhita merasa bersedih karena teringat kembali akan Firhan .


Ketika ingin membeli martabak .


Luthfi mengajak Anandhita pergi membeli martabak sehabis pulang kuliah


" Dhita , kita mampir ke warung martabak manis dulu ya".


" Oke". jawaban Anandhita singkat karena ini adalah tempatnya dan Firhan sering membeli martabak.


" Dhita , kamu mau rasa apa "? Luthfi mengajak Ditha turun .


" terserah kamu aja ". Wajah Anandhita seketika menjadi murung.


" Biasanya mbak Ditha suka rasa coklat keju mas ". ujar pedagang martabak itu.


Akhirnya Luthfi mulai menyadari mungkin ini adalah tempat langganan Anandhita dan Firhan membeli martabak mungkin itu alasannya Ditha bersedih.


" Dhita ,maafin gue ya , udah mengingatkan Lo dengan Firhan lagi". Luthfi menatap Anandhita


" dulu , gue sering banget makan martabak disini , Firhan suka rasa coklat kacang aku sangat suka rasa keju pisang , penjual martabaknya membuat dua toping itu dalam satu martabak ". Anandhita menceritakan semuanya dengan mata berkaca-kaca.


Luthfi tidak ingin melihat Anandhita berlarut dalam kesedihannya , seketika Luthfi langsung menghibur Ditha dengan celotehan lucunya.


" Ini supaya Lo nggak sedih lagi gue mau suapin martabak rasa keju pisang ini". Luthfi menyuapi martabak itu .


" Gue bisa makan sendiri ". Anandhita mengambil martabak itu dari tangan Luthfi


" Hari ini gue mau nyuapin Lo ,gue mau ngehibur Lo biar nggak sedih lagi ". Jawab Luthfi menatap Anandhita dengan tatapan tajam.


" terimakasih atas semua perhatian Lo sama gue , Tapi Lo nggak usah harus berpura-pura perhatian sama gue cuman karena pesan dari Firhan". Anandhita meninggalkan Luthfi.


Anandhita kembali ke makam Firhan menceritakan semua yang terjadi kepadanya.


" Assalammualaikum Bang Firhan , udah lama banget aku nggak ngedatangin makam kamu , Bang Firhan mungkin kamu udah bahagia banget disana ya ". Anandhita memeluk makam Firhan .


Tiba tiba saja hujan turun begitu derasnya Luthfi yang sudah lama melihat Anandhita dari kejauhan menghampirinya dan memberikan payung agar Anandhita tidak kehujanan.

__ADS_1


" Dhita cepetan naik mobil ntar kamu sakit". Lutfi menarik tangan Anandhita.


" Bang Firhan kenapa kenangan itu seperti terulang kembali tapi bukan denganmu lagi". Anandhita berkata di dalam hatinya.


"Dhita kamu kenapa ngelamun ". Luthfi melambaikan tangannya ke wajah Anandhita.


" Nggak kok ". jawabannya singkat


Sesampainya di rumah .


Lutfi mengantarkan Anandhita sampai di depan rumahnya , ketika yang membuka pintu Luthfi terkejut kenapa pria yang mengantarkan Anandhita tadi membukakan pintu.


" Assalammualaikum". Luthfi mengetuk pintu.


" Wa'alaikumussalam , Ditha kamu pulang sama siapa basah kuyup ". Revaldo membukakan pintu


" Ini namanya Luthfi bang teman kuliah aku ". Jawab Anandhita yang segera masuk ke kamarnya .


" Oh, jadi ini Abang Anandhita ". Luthfi berkata di dalam hatinya.


Kejadian dalam mimpi .


" Hei Dhita, udah lama banget ya kita nggak ketemu ". Firhan hadir dalam mimpi Anandhita.


" Bang Firhan aku rindu sama kamu , kamu kenapa secepat ini tinggalin aku ". Anandhita menangis di dalam mimpinya .


" Anandhita ,aku mohon kamu harus ngelupain aku ya , jangan sedih lagi kalau kamu sedih terus nanti aku juga ngerasa sedih". Firhan memegang pipi Anandhita.


" Bang Firhan kamu kenapa berbicara seperti itu"?. Anandhita memeluk erat Firhan di dalam mimpinya itu .


tiba tiba Firhan menghilang dan Anandhita terbangun dari tidurnya,


" huf ,ternyata aku lagi mimpi". Anandhita duduk dan menenangkan hatinya .


Anandhita kembali menuliskan kejadian di mimpi itu di sebuah buku hariannya.


__ADS_1


" Bang Firhan terimakasih walaupun kamu tidak ada di dekatku saat ini tapi kamu tetap hadir di mimpiku ". Anandhita tersenyum.


Semenjak saat itu Anandhita sudah kembali ceria seperti dulu raut wajah sedih telah hilang di wajahnya senyum ceria kembali hadir .


Mungkin merelakan seseorang yang kita cintai untuk meninggalkan kita selamanya sulit tapi itu sudah menjadi sebuah takdir karena di setiap pertemuan pasti ada perpisahan .


di sisi lain Luthfi berusaha untuk mendapatkan hati Anandhita walaupun Anandhita masih menutup pintu hatinya untuk pria lain.


Cinta yang tak mungkin kembali adalah kesakitan abadi, yang mungkin butuh waktu lama untuk penyembuhan. Sebagaimana rindu yang tak kunjung temu meski bagaimanapun caranya hanya akan melukis duka."Perpisahaan seringkali mengajarkan kita betapa berharganya seseorang setelah dia tiada."Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik."


Waktu akan terus berlalu meski duniamu tak mengizinkan itu, tapi Tuhan punya rencananya sendiri. Jangan terlalu meratapi sebuah kata pisah karena sebabnya akan ada sapaan yang datang dan akan lebih indah."


Queena Anandhita Putri


**TAMAT ...


Terimakasih telah menjadi pembaca setia novel pertamaku ini Antara Percaya dan Tidak**.


semoga kalian menyukai karyaku ini , untuk sambungan ceritanya aku akan membuat novel terbaru jadi semoga kalian tetap setia membaca novelku ya , terimakasih .


**coba kalian komen siapa tokoh favorit kalian di novel ini komen dibawah ya 👇.


Anandhita \= keras kepala, jutek tapi penyayang.


Firhan \= perhatian,tegas ,cool


Luthfi \= konyol, kekanak-kanakan, tapi menghibur orang disekitarnya


Tania \= mempunyai ambisi tinggi, posesif


Fira \= suka cemburu dan manja


thank you for reading


salam hangat penulis


sendu dini 🥀❤️🌷**

__ADS_1


__ADS_2