
setelah mendengar perkataan Firhan , Ditha pun menjadi yakin dan percaya diri untuk membuat puisi yang diminta Firhan.
" Ok nanti Aku tulis puisi untuk sahabat kamu , tapi selesai aku ulangan y "!. ujar Dhita .
"Ok Aku tunggu"! ujar Firhan
kringg kringg
bel masuk pun berbunyi Dhita dan Fira berlari terburu buru menuju kelas.
"Ayo Dhit buruan ntar kita telat ujian nya ". ujar Fira sambil menarik narik tangan Dhita.
"tenang aja Fir, ngapain tergesa gesa sih kan ntar lg sampai". ujar Dhita sambil berjalan tenang.
Tak lama kemudian mereka telah sampai di kelas.
ujian pun berlangsung dengan tenang dan tertib tak ada terdengar suara satu orang murid pun, para guru berkeliling kelas untuk mengawasi siswa saat ujian.
1 jam kemudian ujian pun selesai , para siswa mengumpulkan lembaran ujiannya di depan kelas.
Setelah ujian selesai ,tak lama kemudian bel pulang berbunyi Dhita dan Fira pun pulang bersama . sambil berjalan menuju pulang Dhita dan Fira pun berbincang bincang mengenai ujian tadi.
"Dhit, ujian tadi cukup sulit y. kalau menurut kamu gimana"?.ujar Fira
" hah ,apa Fir"? ujar Dhita yang sedang melamun.
"kamu kenapa sih Anandhita? , ngelamun mulu". ujar Fira sambil melambaikan tangan ke depan muka Anandhita.
" nggak ada ". ujar Dhita
Sesampainya di rumah Anandhita pun mengganti seragam sekolahnya , setelah itu dia pun makan siang.
Dhita pun mencoba menulis puisi yang diminta Firhan, sambil berkata ,
" Firhan nama sahabat kamu tadi siapa sihh ".
ujar Dhita bertanya.
" Namanya Tania , dia best friend gue". ujar Firhan.
__ADS_1
"Terus kenapa sekarang kamu mau bikin puisi untuk dia". ujar Dhita penasaran.
" ya.. karena sebentar lagi aku akan pindah sekolah ". ujar Firhan.
" kalau aku boleh tahu kamu pindah kemana"? ujar Dhita.
" kepo banget sih". ujar Firhan dan tidak memberitahukan kemana dia pindah sekolah
" puisi ini kapan mau dikasih untuk Tania"? ujar Dhita.
" kalau 3 hari lagi bisa nggak, soalnya aku minggu besok mungkin udah pindah ke sekolah baru". ujar Firhan.
" ok ". ujar Dhita
setelah itu Dhita pun mulai membuat puisi untuk Tania.
Dhita pun sedikit pusing memikirkan puisi yang cocok untuk Tania tersebut karena dia tidak tahu bagaimana sosok Tania.
setelah 3 hari berlalu akhirnya puisi itu selesai.
" rhan " panggilan Dhita kepada Firhan.
" suka suka aku dong". ujar Dhita
" puisi aku udah siap nggak". ujar Firhan bertanya.
" jgn ngegas dong udah ditolong buatin puisi eeh malah ngegas" . ujar Dhita kesal
"maaf , tapi udah selesai kan"! ujar Firhan kembali bertanya.
" udah Rhan" . ujar Dhita kembali memanggil Firhan dengan singkatan namanya.
setelah itu Ditha pun dipanggil ibunya
" Dhita"! ujar Ibu memanggil dhita
"eeh udah dulu ya Ibu panggil". ujar Dhita sambil menuju ke arah ibunya.
"Ada apa bu"?
__ADS_1
" tolong beli kecap dan gula ke warung ya"!
ujar Ibu sambil memberikan uang.
" ok ibu". ujar Dhita sambil mengambil uang yg diberikan ibunya.
Dhita pun lewat di depan rumah Fira , dan dia pun memanggil Dhita dan memberikan informasi kepada nya.
" hita, kamu tahu nggak senin besok ada anak baru loh di sekolah kita, pindahan dari Jakarta". ujar Fira menghampiri Dhita yg berbelanja di warung.
" nggak emangnya kenapa kok kamu kayak seneng bgt gitu sih Fir" kelas berapa ujar '?Dhita bertanya.
"kakak kelas kita katanya sih ganteng dhit, kayak orang Korea githu"!
ujar Fira dengan semangat.
" o gitu y, kalau githu aku pulang dulu ya , ntar ibu ku lama nunggu kecap sama gula ". ujar Dhita menghiraukan perkataann Fira dan berjalan meninggalkannya.
" o y udah , tapi nanti kita sambung ceritanya di handphone nanti malam y". ujar Fira dari kejauhan
" Insya Allah ya Fir. ujar Dhita.
bersambung..
apakah anak baru di sekolah Dhita itu Firhan
tunggu kelanjutannya...
jgn lupa
vote
like 👍
thank you😀😀
biar author nya semangat buat episode baru ☺️☺️
hai gaes aku mau buat episode baru nih..
__ADS_1
biar aku semangat buat noveltoon suport dan baca terus ya novel toon aku... thank you gaes...