
ketika hendak menuju kelas , dari kejauhan tampak Firhan turun dari mobil bersama Tania , langkah Ditha pun terhenti dan melihat mereka dengan tatapan tajam , begitupun Firhan yang memperhatikan Ditha dan berlari meninggalkan Tania ..
Firhan : " Ditha , kamu kenapa kayak ngehindarin aku ". ( Firhan mengenggam tangan Ditha)
Ditha : ( Ditha hanya diam dan melanjutkan berjalan menuju kelasnya)
"Ta, nggak boleh kayak gitu , kasian Bang Firhan ". ( Fira, menghentikan langkah Ditha )
" Biarin aja , kamu aja yang susulin sana ,aku mau masuk kelas dulu ". ( Jawab Ditha dengan nada ketus )
" Bang , kayaknya Ditha suka sama Lo ". ( Fira menghampiri Firhan )
" Nggak mungkin Ditha suka sama aku ". ( Firhan bertanya dalam batinnya )
Ditha yang mendengar suara hati Firhan terkejut ketika mengetahui jika Firhan juga menyukai dirinya ". Ketika bel masuk berbunyi Ditha tak menyadari jika Firhan duduk di sebelahnya dengan menggunakan jaket hitam dan menutup wajahnya dengan masker , Ditha yang masih belum juga menyadari jika orang yang duduk disampingnya adalah Firhan ,dibuat terkejut ketika melihat surat yang ada di atas mejanya yang berisi kata kata puitis .
Ditha : "kamu melihat siapa yang meletakkan surat di atas meja ku tadi ,"? ( Ditha bertanya kepada orang yang berada di sebelahnya )
pria itu hanya menggelengkan kepalanya , sehingga membuat Ditha menjadi kesal dan membuka masker pria tersebut .
" Kamu siapa sih , bisu ? nggak ngejawab pertanyaan orang". ( ujar Ditha dengan nada ketus)
Pria itu kembali menggelengkan kepalanya yang tentu saja membuat Ditha semakin kesal.... langsung saja dia membuka masker orang yang berada di sampingnya ,dan ternyata adalah Firhan , Ditha menarik tangan Firhan ke luar kelas yang tentu saja membuat semua mata tertuju kepada mereka .
" Bang Firhan , ngapain pake nyamar emangnya kamu nggak belajar , keluar sana". ( Ditha menarik Firhan ke luar kelas )
" Kalau aku nggak mau gimana ".( Firhan masih bertahan duduk di bangku dengan wajah usilnya )
Ditha masih saja menarik tangan tangan Firhan, dan akhirnya terjatuh dipundak Firhan . yang membuat semua mata melihatnya
" Woy , ngapain tu ". ( ujar Fano salah satu teman di kelas Ditha )
Spontan saja Ditha mendorong Firhan ke belakang , dan mukanya memerah karena malu menjadi pusat perhatian , Ditha menangis dan berlari menuju halaman untuk menenangkan diri .
" Maafin aku ,Dith jangan nangis lagi dong ". ( Firhan menghapus air mata Ditha )
Firhan menghibur Ditha dengan membelikan ice cream rasa coklat kesukaan Ditha dan mengeluarkan kata kata puitis andalannya .
" Dhita , kata orang ice cream bisa menenangkan hati dan pikiran , ice cream ini kalah manis sama kamu "( Firhan memberikan ice cream yang ada di tangannya )
__ADS_1
"kata orang ice cream bisa bikin sakit gigi, receh banget gombalnya ". ( Ditha meletakkan ice cream itu di atas kursi dan kembali masuk ke kelas )
" Susah banget minta maaf sama Ditha ". ( Firhan bergumam di mulutnya)
" Dhit Lo kenapa marah banget sama Bang Firhan , kasihan Dhit dia nungguin maaf Lo terus di jendela ". ( Fira menasihati sahabatnya)
( Dhita terdiam sejenak dan berpikir untuk memaafkan Firhan )
" Bang , gue udah maafin Lo , balik sana ke kelas ntar kena marah sama guru ". ( Ditha menghampiri Firhan dari jendela
" Serius , udah maafin ". ( Firhan menempelkan wajahnya di jendela)
" uudahhh ". ( Dhita berteriak kecil dan mengerutkan keningnya )
Firhan memutuskan untuk kembali ke kelas dan meletakkan ice cream yang dibelinya tadi di atas jendela ".
" Kalau Lo nggak mau ngambil ice cream gue , gue nggak mau balik ke kelas".( Firhan berteriak keras ).
Sepulang sekolah...
Ketika waktu pulang telah tiba hujan turun begitu derasnya tak ada satupun angkutan umum yang lewat , di tengah hujan deras itu Firhan mengajak Ditha untuk pulang dengan mobil miliknya , tapi Ditha memiliki watak yang keras kepala dan menolak bantuan Firhan , Firhan dengan setia mengiringi Ditha di tengah hujan deras hingga langkahnya terhenti karena terkejut ketika mendengar suara petir dan menangis ketakutan
" Nggak usah nanti mobil kamu basah ". ( Ditha memeluk tasnya dengan badan yang sudah basah kuyup)
dengan sigap Firhan menyelimuti Ditha dengan jaket miliknya , Ditha tidak dapat mengelak lagi , wajahnya pucat karena menggigil kedinginan.
" Kalau kamu tadi nggak keras kepala mungkin nggak akan basah kayak gini ". Firhan memberi handuk yang terletak di atas mobilnya kepada Ditha.
"Terimakasih, maaf mobil Bang Firhan jadi basah karena aku ".
Karena melihat Ditha yang semakin menggigil kedinginan Firhan memutskan untuk berhenti di mall dan membelikan Ditha baju ganti agar tidak kedinginan .
" Bang, kenapa kita berhenti di mall "? . Ditha kebingungan.
" baju kamu basah kalau sampai pulang kamu memakai baju yang basah nanti demam ". Firhan menarik tangan Ditha.
" t- tapi , aku nggak bawa uang bang Firhan ". ucap Ditha terbata bata.
" kamu tenang aja aku yang traktir ". Firhan langsung membawa Ditha masuk ke dalam mall dan memilihkan baju yang cocok untuk Ditha .
__ADS_1
Setelah beberapa saat selesai memilih baju. Firhan membawa Ditha makan di cafe langganannya .
" Ditha , kita makan dulu di cafe ini yuk". Firhan kembali menggenggam tangan Ditha.
"Aku masih kenyang, sekarang udah jam 4 sore nanti ibuku cemas karena aku belum pulang Bang ". Ditha melepaskan genggaman Firhan.
" Kalau gitu aku pulang pakai taksi aja ya ".
Tanpa berpikir panjang Firhan langsung memesan dua buah burger dan teh panas lalu pergi mengejar Ditha .
" Di luar hujannya masih lebat ". Firhan berada disamping Ditha yang memeluk tasnya .
Firhan langsung menuju parkiran untuk mengambil mobil dan menunju ke arah Ditha.
" Bang Firhan , baju kamu jadi basah karena nempuh hujan tadi ". Ditha memberikan handuk kepada Firhan.
" kamu perhatian banget denganku Ditha ". Firhan tertawa kecil .
" ih GeEr banget kamu ". Ditha melempar handuk itu ke wajah Firhan .
setelah beberapa lama mengendarai mobil tiba Β² terdengar bunyi perut yang membuat Ditha tertawa tak hentinya.
" bunyi apaan tadi ya , keras banget bunyinya". Ditha menyindir Firhan.
" gue laper itu alasannya gue ngajak Lo makan tadi ". Firhan dengan wajah kesal.
sambil mengendarai mobil Firhan memakan burger yang dibelinya tadi dan membuat dia tidak fokus mengendarai mobil .
" Bang Firhan hatiΒ² dong , kamu jd nggak fokus bawa mobilnya , biar aku pegangin burgernya". Ujar Ditha dan menyuapi Firhan .
" Makasih ". jantung Firhan berdegup kencang seketika.
Setelah beberapa saat kemudian Ditha sampai di rumah .
bersambung
guys.. besok lagi ya aku lanjut novel ini terimakasih sudah menjadi pembaca setia , aku harap makin banyak yang support novelku ini , supaya aku lebih semangat untuk update episode terbaru ,
jangan lupa buat like , comment , and vote novelku ini see you ππππππ
__ADS_1