
di rumah keluarga Adi jaya
terlihat Angga yang sedang marah besar , hanya ada kebencian dan balas dendam .
" dari mana kau ! " tanya Angga sambil mengobati tangannya dengan perban , melihat Bagas masuk bersama varell
" ka.. kami da.. dari rumah Natasya " kata Bagas berbohong
" benarkah ? " tanya Angga curiga
" tentu saja benar ! aku pasti mengantarkan pacar ku pulang dengan selamat ." jawab varell tersenyum
" oke aku percaya ! coba ceritakan kenapa wajahmu babak belur ? siapa yang memukul mu ? " tanya Angga curiga menatap Bagas
" apa Bagas terlibat dalam orang misterius itu ! yang menggagalkan rencana ku ". batin Angga semakin jauh berpikir .
" tadi ada segerombolan preman ! aku turun untuk memberi mereka pelajaran . supaya tidak menggangu Natasya dan varell " penjelasan Bagas tepat rencana .
" kenapa tangan Lo !! " tanya varell
" ini semua karena dua saudara licik itu !! " jawab Angga kesal dan langsung pergi keluar bertanya di telfon dengan seseorang
pagi hari . di kampus universitas favorit.
saat Aurel pergi berjalan tiba- tiba saja ada sebuah mobil melaju ke arah Aurel dari belakang ,dengan sengaja ingin menabraknya.
" Aurel awas !!! lihat belakang !" teriak Kirana dari parkiran mobil melihat kearah Aurel .
" aaa...aaa !!! " teriak Aurel melihat mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi , membuat tubuh Aurel gemetar tidak bisa menghindar .
disisi lain Bagas yang melihat Aurel dalam bahaya , segera berlari secepat mungkin menarik Aurel menghindar dari mobil
" BRUKKK ....!!! " suara keras terlihat Aurel jatuh dipelukan Bagas terjatuh disamping jalan. dengan keadaan tangan kanan Bagas yang berdarah .
" Aurel lo gak papa kan ? " tanya Bagas cemas
" Bagas Lo berdarah ?? ayo kita ke UKS !! " kata Aurel panik melihat Bagas
" kalian berdua untung aja selamat !! sialan tuh mobil !!! gue bantu kalian ke UKS " kata Kirana berlari panik menghampiri Aurel dan Bagas ditepi jalan .
" gue gak papa kok ! " jawab Bagas melihat ekspresi wajah Aurel
__ADS_1
sampai di UKS
Aurel membantu mengobati luka ditanya Bagas dengan lembut ,membuat keadaan menjadi hening sejenak .
" aku akan cari orang yang sengaja ingin menabrak adik ku !! tidak akan aku maaf kan !! " kata Kirana dengan kesal pergi meninggalkan UKS
" kakak !! .. " panggil Aurel melihat Kirana pergi entah kemana .
" aku tidak mengerti ! apa yang terjadi , belakangan ini banyak kejadian buruk " sambung Aurel
" aku akan selalu melindungi mu . kau tidak perlu takut " kata Bagas menatap wajah Aurel .
" maaf kan aku ! aku selalu membuatmu dalam bahaya " kata Aurel dengan mata berkaca-kaca saat menatap Bagas .
" kau adalah temanku ! aku tidak akan membiarkan kau terluka sedikitpun . " kata Bagas menggenggam tangan Aurel dengan mesra .
" aku sangat beruntung punya teman terbaik sepertimu . aku harus mencari kakakku terlebih dulu, sebelum dia cari masalah baru " kata Aurel melepaskan tangan Bagas , tersenyum dan berjalan pergi meninggalkan Bagas di UKS
Disisi lain Kirana mencari semua tempat parkir , tidak terlihat mobil silver black itu ditempat parkiran yang begitu luas .
" bagaimana mungkin !! jelas terlihat mobil itu masuk ke kampus universitas ini . tapi sekarang dimana mobil itu !! " tanya Kirana
" aku masih ingat nomor mobilnya dan warna silver black . tapi ini sepertinya ini rencana yang sempurna ! tidak meninggalkan jejak " jawab Kirana kesal
" Hay kalian lagi apa disini ? " tanya varel datang bersama Angga .
" kalian tidak pergi ke UKS ? atau kalian gak peduli sama saudara kalian yang tadi pagi hampir ketabrak mobil !! " jawab Kirana mengalihkan perhatian .
" semua itu gara-gara adik Lo , pembawa sial !!! " kata Angga menggelarkan hati Kirana yang tidak terima
" Hay Lo !!! gk tau malu ? sebelum bicara ngaca dulu !!! udah Lo yang salah gk mau minta maaf ,malah balik nuduh adik gue lagi !! " jawab Kirana dengan kasar menarik baju kerah Angga dengan berani .
sedangkan Aurel hanya bisa diam. setelah kejadian malam itu , membuatnya trauma kepada tatapan mata Angga yang penuh kebencian . Aurel berjalan ingin pergi dari perdebatan panas , tapi saat itu Angga memegang tangan Aurel . membuat Aurel berhenti berjalan , kemudian menatap Angga . ingatan malam itu saat Angga menculik Kirana untuk mengancam Aurel dan ingin memperkosa Aurel masih menggangu pikirannya dan
" PLAAKKK ....!!! " suara keras tangan Aurel menampar wajah Angga dengan berani , membuat Kirana dan varell terkejut melihat reaksi Aurel yang sedang kesal .
" dasar tidak tau diri !!! " teriak Angga ingin membalas , untuk memukul Aurel kembali . saat mengangkat tangan kanannya , Kirana memegang tangan Angga mencoba menahan amarah Angga .
" itu pelajaran untuk mu ! jangan berani-beraninya kau memukul adik ku . kau pantas mendapat kanya Angga Adi jaya !!! " kata Kirana menghadang tangan Angga dengan nada tinggi .
__ADS_1
Kirana mengandeng tangan Aurel dan pergi meninggalkan Angga yang terlihat sangat marah dan terhina .
" kak kau kalah dengan perempuan ? ha..ha.ha ha " kata varell tertawa melihat Angga
" diam kau !!! " bentak Angga
" rencana malam itu gagal , rencana hari ini tidak bisa menabrak Aurel malah Bagas yang tertabrak ! aku harus memikirkan rencana secepatnya . sebelum dua bersaudara itu menginjak harga diri ku !!! " batin Angga sangat kesal dan marah menatap kepergian Kirana dan Aurel dari jauh .
di kantin kampus
Kirana dan Aurel duduk memesan makanan dan minuman , meredakan emosi .
" aku bangga kepadamu hari ini ! kau berani memukul wajahnya yang menjijikan itu " pujian dari Kirana tersenyum puas
" oh iya waktu malam pesta happy birthday Angga . waktu itu gue dijebak di gudang ! setelah itu Angga datang lalu membiusku !! setelah itu aku sadar di rumah . sebenarnya apa yang terjadi ??? " tanya Kirana
" wa...waktu itu aku berjalan mencari mu , melihat pesta sudah sepi . tapi aku dijebak Angga ! dia... hik..hik..." jawab Aurel meneteskan air mata tidak bisa mengatakan kenyataan pahit
" tenanglah ! ceritakan semua kepadaku . aku akan melindungimu " kata Kirana memeluk Aurel yang sedang menangis emosional
" dia mengancam ku . menunjukan sebuah Vidio dimana kau berada didalam kolam renang dalam keadaan kaki dan tangan terikat diatas kursi , dan air semakin naik keatas kolam renang saat kau pingsan . dia mengancam untuk membunuhmu ! dia juga memaksa ku untuk melayaninya , memuaskan hasratnya untuk menukar nyawamu . untuk kehidupan mu . tapi sebelum keinginannya untuk memperkosa ku tercapai , ada seorang misterius yang mematikan listrik membuat keadaan gelap dan berkelahi dengan Angga , dia bilang kau ada didalam taksi yang telah dia pesan dan membiarkanku pergi dari Angga " penjelasan Aurel dengan air mata yang tidak bisa berhenti .
" kau pasti sangat tertekan ! aku tidak akan memaafkan Angga yang berani sekali dia bermain permainan kotor untuk menjebak kita " . kata Kirana dengan marah menenangkan hati dan pikiran Aurel yang sedang trauma
" kak aku tidak ingin mengenalnya lagi ! " kata Aurel dengan mata berkaca-kaca .
" aku akan melindungimu ! dia tidak akan berani mengganggu mu lagi !! " kata Kirana
" aku punya rencana ! tapi ini sangat beresiko . jika rencana ini berhasil mungkin hanya 3% , aku tidak punya pilihan !! aku tidak ingin adikku bertanggung jawab atas segala perbuatanku ! meskipun nanti aku akan dibenci oleh Aurel . " batin Kirana merencanakan sesuatu yang besar.
" Aurel sudah cukup kau menangis dan menderita ! kita harus masuk kelas . aku janji akan membalas Angga untuk mu " kata Kirana penuh janji dan tegas
"terimakasih kak ! aku menyayangimu " kata Aurel menghapus air mata dan berjalan pergi mengandeng tangan Kirana
_ _ _ _ _
skip waktu pulang , Kirana hanya diam didalam perjalanan pulang . sampai dirumah Kirana bertingkah aneh di depan mata Aurel
__ADS_1
" ada apa dengannya ? kenapa dia yang biasanya cerewet ,sekarang jadi pendiam " kata Aurel melihat wajah Kirana yang sedang melamun di lantai atas .