
sampai di kantin kampus
Angga dan Bagas sedang sibuk merepotkan Karina dan Aurel , sedangan disisi lain varell bercanda dengan Natasya dan Tasya .
" hey mana makanan gue !! " tanya Angga
" hey kalian cepat bawa kesini " kata Bagas
" iya " jawab Kirana cemberut
" dasar ! lama banget sih " ketus Angga memarahi Kirana
" gue pergi ke kamar mandi dulu ya ! " kata Aurel berlari pergi dari kantin
" dasar Aurel Lo , pinter banget cari alasan " batin Kirana
" berani-beraninya dia kabur !" kata Bagas melihat Aurel pergi
" gue harus ambil dompet di kelas dulu . " alasan Bagas , supaya bisa mengikuti Aurel pergi.
" ok . gue jangan lama-lama " kata Angga kepada Bagas
" Lo gk makan ?" tanya Angga melihat Kirana
" bukan urusan lo. !! gk usah sok peduli "
ketus Kirana kesal , membawa semangkuk bakso dan memilih tempat duduk yang lain .
" kenapa Lo . duduk disana " tanya Angga melihat Kirana sedang makan dimeja kanan .
" gk usah diperdulikan . anggap aja gk kenal " kata Kirana mengabaikan Angga .
disisi lain Aurel yang sedang berjalan-jalan di kampus tanpa sengaja melihat perpustakaan , Aurel itu seperti kutu buku . suka membaca dan menambah ilmu , sifatnya beda dengan Kirana kakaknya yang suka bela diri , balapan motor , dan malas belajar .
" wah indah nya !" kata Aurel masuk kedalam perpustakaan yang rapi , bersih , dan banyak berbagai buku .
" sedang apa dia , disini !! " kata Bagas melihat Aurel masuk kedalam perpustakaan .
" Aku ingin baca semua buku yang ada disini " kata Aurel tersenyum bahagia
__ADS_1
" wow ada buku edisi baru tahun ini ! " kata Aurel meraih keatas rak buku , buku nya ada diatas dan Aurel terus berusaha untuk mengambilnya " Huh tinggi banget !" kata Aurel mengomel .
kemudian ada seseorang laki-laki mengambil buku yang ingin diambil Aurel , dan memberikan buku itu ketangan Aurel .
" Lo. kok ada disini !!" tanya Aurel terkejut melihat Bagas memberikan buku itu dengan baik.
" kenapa Lo gk suka !! " kata ketus Bagas pergi meninggalkan Aurel.
" woy Lo kok pergi sih ! gue kan belum bilang terimakasih " teriak Aurel
" dasar gk jelas !! " kata Aurel melihat tingkah Bagas yang pergi entah kemana .
Aurel mengembalikan buku dalam rak buku , tiba- tiba saja rak buku bergerak-gerak, saat Aurel sedang melihat ponsel nya . dengan cepat Bagas yang menghindari Aurel , melihat Aurel dalam bahaya dan berlari melindungi Aurel .
" BRUKKK ...!!!!! " suara rak buku itu jatuh mengenai punggung dan kepala Bagas , didepan Aurel .
Aurel pun terkejut melihat ekspresi Bagas yang tertimpa rak buku itu , untuk melindunginya .
" ba Bagas s " kata Aurel menatap Bagas , tak percaya dengan apa yang telah terjadi . Aurel mencoba membantu Bagas yang sedang kesakitan , kepalanya juga terlihat berdarah akibat tertimpa banyak buku dan rak kayu .
" tolong !!! siapa pun tolong kami disini " teriak Aurel mencari bantuan dan akhirnya banyak murid yang membantu membereskan masalah . Aurel membawa Bagas pergi ke UKS , Aurel mengobati luka di kepala Bagas dengan baik . Bagas pun menatap mata Aurel yang meninggalkan air mata .
" dasar cowok bodoh ! kenapa kau mengorbankan dirimu untuk ku !! kau membuat ku khawatir " jawab Aurel mengusap air mata emosional
" hey Aurel aku menyelamatkanmu tadi itu , hanya ingin balas Budi , karena kau mau merawatku kemarin saat kakak mu itu memukuli ku " jawab Bagas dengan acuh tak acuh.
" dan Lo itu terlalu bodoh!!. Lo pikir gue suka sama Lo dan rela berkorban demi Lo !!! " kata sombong Bagas memalingkan wajah
" dasar brengsek !!! " kata Aurel memalingkan wajah
" kenapa gue harus nangis untuk dia , bodoh banget sih gue !! " batin Aurel
" gue nyesel banget udah kenal sama cowok licik ini " kata Aurel pergi meninggalkan Bagas yang masih di UKS . dan tanpa sengaja bertemu di pintu dengan Angga , varell dan Kirana .
" jelasin ke gue apa maksud Lo !!! udah buat adik gue celaka " kata Angga menghalangi langkah kaki Aurel
" dan Lo itu bilang mau ke kamar mandi kan 15 menit yang lalu . kenapa Lo bisa ketemu Bagas di perpustakaan dan apa yang Lo lakuin ke Bagas " bentak varell
" itu .. se se sebenarnya " kata Aurel gugup.
__ADS_1
" udah deh kalian gk usah menyalahin adik gue ! pasti ini semua rencana licik Bagas yang mau menjebak Aurel " kata Kirana
membela Aurel yang tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi .
" hey Lo cewek preman ! gue gk tanya sama Lo !!! " kata Angga menatap Kirana dengan sinis
" katakan apa maksud Lo !! udah buat Bagas celaka parah kayak gitu " kata Angga menarik tangan Aurel dengan kasar , mencoba menyakiti Aurel .
" ma maaf maaf gue gk sengaja " kata Aurel kesakitan saat Angga mencengkram kuat tangan Aurel .
" kak lepasin dia !!! dia gk salah " kata Bagas melihat wajah Aurel yang sedang menahan rasa sakit
" kenapa Lo belain dia ? " tanya Angga melepaskan tangan Aurel .
" dasar Lo cowok gk punya perasaan ! gue pukul Lo ! sini kalo berani !!! " kata Kirana marah melihat tangan Aurel memar membiru karena perlakuan kasar Angga .
" kak jangan pukul mereka . aku gk mau kakak kena masalah ! ayo kita pergi " penjelasan Aurel dengan mata berkaca-kaca.
" awas ya Lo Angga !! urusan kita belum selesai " kata Kirana menatap Angga dan pergi bersama Aurel meninggalkan UKS .
" Lo gimana sih malah belain Aurel " kata varell menatap kakaknya .
" udah lupain aja !! gue gk papa kok " kata Bagas .
" jangan bilang kalau Lo ! suka sama Aurel " kata Angga menebak perasaan Bagas .
" ha ha haaa ha... ha " kata bagas tertawa mendengar ucapan Angga
" asal Lo tau !! gue gk tertarik sama Aurel . Lo ngerti !!! " sambung Bagas
" bagus kalau begitu ! " kata Angga
" hey bro Lo istirahat aja di UKS . gk usah masuk kelas " kata varell melihat kondisi Bagas
" gue pergi dulu " kata Angga pergi bersama varell , meninggalkan Bagas yang sedang berbaring di UKS .
Bell.... berbunyi tanda masuk kelas . dan semua murid sedang mendapatkan tugas dari guru .
__ADS_1