
di ruang pesta terlihat sepi dan sedikit berantakan , Aurel yang sedang berjalan dilantai atas tanpa sengaja bertemu Angga yang sedang membawa sebotol minuman alkohol .
" Angga apa kau melihat Kirana ? " tanya Aurel
" aku tau dia ada dimana ! ayo ikut aku " kata Angga menuju ke sebelah ruang kamarnya .
di dalam kamar
" dia ada dikamar mandi ku ! mungkin dia pingsan didalam " kata Angga berbohong memasang jebakan .
Kirana masuk kedalam kamar mandi , dan mencari Kirana , sedangkan Angga mengunci pintu kamarnya dan berjalan masuk ke kamar mandi dengan Aurel .
" Angga kata kan !!! dimana kakak ku ! jangan berbohong padaku !!! " kata Aurel melihat ekspresi wajah Angga yang tertawa .
" apa kau ingin tau ?!! " kata Angga berjalan maju mendekati Aurel
" sayang aku akan melepaskan Kirana . jika kau mau menemani ku malam ini " sambung Angga membelai wajah Aurel.
" apa kau sedang mabuk !!! menjauh lah dari ku !!! kau seorang pria hina ! menjijikan !! " bentak Aurel mendorong Angga yang ingin menyentuhnya .
Aurel mencoba keluar dari kamar mandi , saat itu Angga menarik tangan Aurel dan menjatuhkannya di bak mandi . Aurel tampaknya memberontak , tidak bisa terima perlakuan kasar Angga .
" bagaimana jika kita mandi bersama ? pasti menyenangkan ! " kata Angga mencoba membuka baju Aurel secara paksa .
" aku akan melaporkanmu ke polisi !! Angga !! " kata Aurel marah sambil meneteskan air mata emosional , menjauhi Angga . berjalan menuju pintu kamar mandi .
" aku tidak takut !!! aku anak sulung dari menteri negara . aku bisa lakukan apapun yang aku mau !!! " kata Angga
__ADS_1
" sayang ! kau harus menuruti perintah ku ! jika kau mau melihat kakakmu , hidup !! . jika kau melawanku kau akan kehilangan nyawa Kirana untuk selamanya " sambung Angga tersenyum sinis melihat Kirana berjalan berhenti di depan pintu.
" kenapa !! kau mempermainkan kehidupan ku dan kakakku !!! hik...hik... " kata Aurel didepan pintu kamar mandi menangis dengan baju depan yang sedikit sobek.
" apa salah ku kepadamu ? kenapa kau mempertaruhkan nyawa Kirana !! aku hanya ingin bertemu kakakku ! " sambung Aurel menangis menatap Angga
" sayang jangan menangis dan melawanku malam ini !!! jika kau ingin kakakmu hidup ! " kata Angga membuka bajunya dan berjalan mendekati Aurel yang berdiri didinding pintu kamar mandi .
" kenapa kau mempermainkan nyawa kakakku !!! kau jahat !!! " kata Aurel dengan mata berkaca-kaca.
" kau orang hina !! aku membenci mu !!! kau menjijikan !!!! " sambung Aurel
" sayang ! jangan membuatku marah atau aku akan langsung menelfon seorang pembantu ku untuk melenyapkan Kirana malam ini . dan besok kau akan melihat mayat Kirana . jika kau ingin dia selamat kau harus melayaniku sampai aku puas malam ini " kata Angga memojokkan Aurel Kedinding .
dan Angga memperlihatkan sebuah Vidio call kepada Aurel. terlihat Kirana yang pingsan duduk di dalam kolam renang dengan keadaan kaki dan tangan yang terikat disebuah kursi. dan air semakin naik keatas kolam renang .membuat Aurel terkejut melihat kakaknya yang dalam bahaya .
" dia akan tenggelam di dalam kolam renang lalu meninggal . karena kau tidak menuruti keinginan ku !! " kata Angga melirik kearah Aurel
" aku tidak ingin kehilangan saudaraku .
jika aku harus mengorbankan tubuhku ! aku akan merelakannya untuk menyelamatkan nyawa Kirana . maaf kan aku ayah ibu " batin Aurel meneteskan air mata tanpa berkata .
" sayang ! ayo kita mulai " kata Angga mengangkat tubuh Aurel dari kamar mandi dan meletakkannya diatas ranjang .
Angga mencium bibir Aurel dan menindihnya , aurel hanya bisa pasrah tanpa ada perlawanan . saat Angga ingin menyobek baju dress milik Aurel tiba-tiba saja lampu kamar mati !
" BRAKKKK !!! " suara pintu kamar di dobrak .
keadaan gelap membuat seseorang masuk menarik tangan Angga dan langsung memukul wajah Angga .
" cepat lari !! Aurel !! kakak mu sudah selamat ! dia ada didalam taksi depan rumah " perintah seorang laki-laki misterius itu
" berani sekali kau mengganggu ku !! apa kau cari mati !!! " kata Angga marah
mereka bertengkar hebat saat suasana gelap , saling memukul .
__ADS_1
Aurel " seorang laki-laki itu menyelamatkan kehidupan ku dan kakak ku . aku berlari dalam kegelapan menuruni tangga dengan cepat , keluar dari rumah keluarga Adi jaya yang gelap gulita . berlari menemukan taksi dan akhirnya bertemu dengan Kirana yang masih pingsan dibius . "
" kakak !! hik...hik..hik..." kata Aurel memeluk Kirana dengan penuh air mata .
" pak pergi ke jalan raya maluk no54 " perintah Aurel
" baik nona " kata supir taksi mengantarkan mereka pulang dengan selamat
sampai dirumah
terlihat sepi karena kedua orang tua mereka ada diluar kota .
Aurel membawa Kirana masuk kedalam rumah . dan membaringkannya di atas ranjang , kemudian menelfon dokter untuk memeriksa Kirana .setelah dokter datang dan memeriksa kakaknya ,
dokter berkata " dia di bius seseorang , dia akan sadar 5 menit kemudian . dan berikan obat ini untuk mengurangi sakitnya " .
" baiklah . terimakasih dok " kata Aurel saat dokter pergi ..
Aurel pergi ke kamar mandi membersihkan dirinya dan pikirannya dari ingatan malam ini.
" siapa laki-laki misterius itu ! jika aku mengetahuinya siapa dia . aku akan berterimakasih kepadanya dan menyerahkan seumur hidup ku bersamanya . menjadikan dia suami ku " kata Aurel berendam didalam bak mandi .
setelah selesai mandi dan ganti baju Aurel duduk menunggu Kirana sadar dari pingsannya , tanpa terasa Aurel yang sedang duduk disamping Kirana tertidur.
di rumah Adi jaya
seorang laki-laki misterius itu kabur dari rumah Angga , saat lampu kembali hidup dan keadaan terang benderang.
" brengsek !!! dimana dia ? !! " kata Angga kesal mencari seorang misterius itu. yang telah menggagalkan rencananya.
" berani sekali kau menipuku !!! " sambung Angga kesal mencari seseorang dan membanting kursi diruang tamu dan memukul kaca meja menjadi pecah , darah mengalir dari tangan Angga ....
__ADS_1