Apa Itu Cinta ?

Apa Itu Cinta ?
Episode 17


__ADS_3

"Dok apa yang terjadi dengan kakakku?!!" tanya Bagas marah menatap dokter yang baru saja masuk ..??


"Dok tolong periksa Angga lagi..?!" perintah Kirana dengan wajah khawatir


"Tolong kalian semua keluar, saya akan mencoba yang terbaik untuk pasien." kata pak dokter dengan tegas


 


Membuat semua orang menunggu di luar ruang ICU, Kirana sangat khawatir dan rasa bersalah menghantui pikiran nya. Sedangkan Aurel dan Jerry mencoba menenangkan Kirana yang dari tadi berjalan mondar\-mandir menunggu dokter ...


 


"Jika nyawa ataupun reputasi Angga terancam. aku pastikan akan menghukum mu, tanpa ampun!!"


kata Bagas memasang wajah serius dan mengancam Kirana yang terlihat sangat khawatir


"A..A..Aku akan menerima semua konsekuensi nya ..."kata Kirana merasa bersalah melihat pandangan mata Bagas yang marah


"Kenapa kau hanya menghukum Kirana saja, mungkin ini semua rencana licik Angga!! pasti dia yang menyuruh tiga preman itu untuk berpura-pura memukulinya dan mendorongnya supaya mendapat apapun yang dia mau!!!"


kata Aurel membalas ancaman Bagas dengan pintar dan terdengar masuk akal


"Selama ini tujuan Angga hanya untuk balas dendam?!!"sambung Aurel membela Kirana


"Tutup mulut Mu!! berani sekali kau membalikkan keadaan!! apa kau buta!! lihat siapa yang korban dan siapa yang tersangka!!" kata Varell merasa geram,yang tadinya duduk sekarang berdiri didepan Aurel


"kau gadis buta yang bodoh!! Aku Varell Adi Jaya akan pastikan kalian dua bersaudara akan membayar mahal atas semua yang sudah terjadi kepada Angga"sambung Varell dengan nada kasar membentak Aurel yang berdiri melindungi Kirana yang terlihat sedih.

__ADS_1


"Cukup! kau pengecut!!! yang hanya bisa menindas perempuan dan menyombong harta, status keluarga!!" kata Jerry berdiri melindungi Aurel dan Kirana, mendorong Varell dengan tatapan sinis


"kau hanya orang asing?! jika kau ikut campur, aku pastikan ayahku ...akan membuatmu menyesal!!" kata Varell tidak terima perlakuan kasar Jerry


"kau hanya bisa mengancam orang lain!! dan sembunyi dibelakang status keluarga mu...kau sangat menyediakan!!" kata Kirana merasa lelah dengan semua yang terjadi


"Diam...!!! ini rumah sakit, bukan pasar?! tutup mulut kalian!" kata Bagas memecah pertengkaran dengan nada kesal.


Membuat Bagas mengepalkan tangannya, *kau berani melawanku?! dan membuatku terjebak dalam hubungan pertemanan yang palsu...!! Aurel Deventer aku berjanji akan membuat hidupmu dan semua keluarga mu menderita!!* batin Bagas memasang wajah kesal.


Batin Kirana *mungkin yang dikatakan Aurel benar, tapi ..? kenapa aku peduli kepada Angga? apa aku jatuh cinta? tidak mungkin!!?rencana ku yang sebenarnya hanya ingin membuat Angga bertekuk lutut dan mengendalikan nya dalam cinta palsu yang ku buat...*


 


Akhirnya pak dokter keluar dari ruang ICU RS Fatmawati, membuat semua orang menunggu penjelasan tentang kondisi Angga.


 


"Apa...?!!!" kata Kirana yang terkejut merasa semakin bersalah


"Jika kau tidak bisa menyembuhkannya? aku pastikan akan menuntut Anda dipengadilan. itu hal yang mudah untuk ayahku yang menjabat sebagai ketua menteri." kata Bagas mengancam pak dokter, dengan berpura-pura membersihkan kerah baju kemeja putih milik pak dokter itu, yang terlihat sedikit ketakutan mendengar ancaman Bagas


"Lakukan apapun yang bisa menyembuhkan amnesia kak Angga dok!!.."perintah Varell merasa sedih


"tapi..jika ingin sembuh harus mendapat penanganan khusus. setiap satu Minggu sekali bawa dia kembali ke RS Fatmawati, saya harus mengunjungi pasien lainnya!" kata Pak dokter berjalan menjauh, supaya tidak menimbulkan masalah baru.


 

__ADS_1


Bagas, Varell, Kirana, Aurel, dan Jerry masuk kedalam ICU, menatap Angga yang sedang berbaring di ranjang yang terlihat sudah sadar dengan tatapan mata bingung???


 


"Angga apa kau masih ingat dengan ku??" tanya Kirana dengan sedikit khawatir


"Kak?! mulai sekarang kau tidak perlu mengingatnya dan menjauhlah dari wanita itu." kata Varell dengan sinis


"Siapa kau? Siapa kalian semua? ke..ke..kenapa? kenapa aku tidak ingat apapun!!"kata Angga bingung


"Kita adalah saudara kandung. Sedangkan mereka.."kata Bagas terputus karena Jerry tiba-tiba memotong pembicaraannya


"kita adalah teman sekampus denganmu! perkenalkan aku orang baru datang ke Jakarta Jerry Blackberry, ini Aurel dan Kirana teman sekelas Loh..." kata Jerry sengaja memotong pembicaraan Bagas dan bermaksud untuk menyembunyikan semua masalah yang sudah terjadi,


"Angga? bolehkah...aku..aku .. berbicara berdua saja denganmu?!" tanya Kirana dengan mata berkaca-kaca dan penuh harapan


 


Varell pun berbicara berbisik\-bisik di telinga Angga, tentang Kirana. Membuat Angga memasang wajah kesal dan cuek memandang Kirana


 


"Apa hak mu?!!.. Bahkan kau tidak perlu lagi berpura-pura bersalah!! pergi dari sini!!" kata Angga membuat hati Kirana sakit, seperti tertusuk pisau tajam yang sakit tanpa berdarah.


"Kirana ayo kita pergi!! jangan membuang waktu disini untuk orang bodoh, yang tidak bisa menghargai dirimu" kata Aurel menggandeng tangan Kirana


"Tapi...tapi??..Aku.."kata Kirana menatap Angga dengan perasaan sedih dan kasihan.

__ADS_1


__ADS_2