
" Kelompok mafia itu bernama butterflies, mereka adalah salah satu kelompok mafia wanita yang membenci jassons smith dia membencinya karena mereka dulu memiliki jalin hubungan yang kuat tetapi hubungan itu hancur karena tuan jassons telah memecatnya " Jelas Clara saat melihat Dave yang akan bertanya.
" Aku tahu rencana mereka karena pada saat itu pemimpin mafia itu membeli bom asap beracun itu kepada boy benarkah boy? " Tanya Clara.
" Bagaimana kau tahu itu? " Tanya boy bingung karena seingatnya hanya dia yang tahu tentang penjualan bom asap beracun itu.
" Tentu aku tahu karena pada saat pembelian itu dia langsung menafih bom asap itu di hotel nya dan aku melihat itu dari CCTV yang aku retas disana " Jawab Clara santay.
" Pada saat bom asap itu kita akan mengambil barang barang itu dan masukkan barang itu ke peti yang sudah kita bakar. " Ujar Clara sambil melihat kearah teman temannya.
" Ya maksudmu bagaimana mana Clara apakah barang barang itu tidak akan terbakar? " Tanya Dave dan lalu mendapatkan pukulan tepat dikepalanya oleh Mario dan yang lain hanya bisa menepuk nepuk dadanya saja melihat temannya ini memiliki kekurangan otak.
" Aku binggung dengan mu kau ini pandai meretas tetapi kenapa kau tidak pandai hanya dengan begini saja? " Tanya boy.
" Begini jika berlian merah bertemu dengan kayu langka itu maka jika ketika melihat dengan mata biasa tampa menggunakan kaca mata yang dibuat khusus untuk melihat ada nya api, maka yang melihat itu akan melihat ada api besar sampai ke atap langit langit " Jawab Mario.
" Ohh " Ujar Dave sambil membentuk mulutnya seperti O.
__ADS_1
" Lalu tugas mu Dave mencari jalan keluar yang tidak ada orang nya , dan kami akan mengikuti arahan mu "
" Selesai bagaimana apakah setuju? " Tanya clara.
" Rencana yang bagus, aku setuju " Jawab mario.
" Aku juga setuju " Jawab serempak boy dan Dave.
Flashback Of
Clara terlihat sudah memulai rencananya dengan membeli berlian merah dan memberikan nya kepada Mario dan Mario pun menerima nya dan Dave sudah melihat suasana disana yang sangat ramai.
" Hai cantik " Ucap barno mengulurlan tangan nya dan mangsa Clara mulai terpancing dan sudah masuk ke perangkapnya.
" Hai juga tuan " Ucapnya menerima uluran tangan barno mangsanya.
" Bagaimana kalau kita booking kamar? Nona " Ucap barno sambil mengelus tangan yang masih didalam genggamannya.
__ADS_1
" Cih udah tua gak tau diri mau nyari yang muda " Batin Clara.
" Iyaah untuk apa? " Jawab Clara pura pura polos.
" Kita akan bermain disana, kau akan menyukainya manis " Jawab brani sambil mengelus pipi Clara.
" Ohh ya tuan, aku mau " Ujar Clara sambil menarik tangan brano ke kamar yang disediakan disana.
Saat mereka sudah didepan pintu hotel boy mulai mengikuti Clara dan brano sesuai rencana.
Clara lalu merobekkan gaun yang dikenakannya dan lalu berteriak.
" Om jangan om, aku gak mau hikss " Ucap Clara sambil menangis keras dan membuat orang yang disana melihat kearahnya dan tiba tiba boy datang
Dan menarik kerah baju brano dan membawanya ke tengah tengah ruang dan memukul brano membabi buta dan Clara yang sudah menangis dan berantakan.
" Hikss boy dia ingin melecehkan ku boy " Ujar Clara sambil memberi lirikan ke Mario untuk menjalankan tugasnya.
__ADS_1
Orang orang sudah mulai Mengerumuni nya dan memisahkan pertengkaran antara boy dan bodyguard brano.