
" Mario mulailah " Ujar Dave terdengar dari alat yang digunakan untuk komunikasi yang sangat kecil ditaruh di kacamata mereka.
Mario pun mulai melakukan rencana-Nya dengan mulus dan terlihat sudah mulai terlihat apinya.
" Hidupkan alarm dan matikan air sekarang Dave " Perintah Mario.
WIWWIWWIWWIW
terdengar suara alarm kebakaran hingga membuat semua orang disana melihat kearah Mario yang sudah menyamar sedang berusaha menyiramkan api yang besar dan melihat itu mereka langsung berhambur keluar dan terlihat mafia butterflies sudah sampai dan itu di luar rencana.
" Mario cepat ambil semua barang yang ada disana dengan menggunakan pakaian security itu mungkin kau tidak akan dibunuh mereka hanya ingin membunuh jassons dan anak buahnya"ucap Clara yang sambil mengumpulkan barang juga dan langsung menaruhnya di peti saat Mario sudah mendekati nya.
" Kalian cepat keluar dari arah dapur sebelah kanan karena jika lewat depan butterflies ternyata membunuh semua orang bukan hanya anak buahnya saja " Ujar Dave memberi arahan sambil melihat ke arah layar monitor.
" Baik " Mario mendorong peti itu dengan troli yang dibawa mereka dan Clara memegang pistol di belakang Mario.
" Kalian buka kulkas itu dan ambilkan coklat untukku aku haus " Ujar Dave.
" Jangan bercanda disaat yang genting Dave " Kesal mario yang panik saat melihat . Tetapi berbeda dengan Clara dia malah mengikuti apa yang dimau oleh Dave dan saat Clara Clara mengambil coklat tersebut seketika terdengar suara di samping kulkas dan saat mereka melihat ke sana terdapat sebuah pintu rahasia yang tinggi nya hanya berukuran 1 meter dan lebar 1 meter.
" Apakah ini pintu rahasia? " Tanya boy yang baru sampai kesana.
" Iya itu adalah pintu rahasia yang akan bisa mengeluarkan kalian dari sana, aku melihat salah satu pelayan keluar masuk kesana, tetapi aku hanya bisa membantu menunjukkan jalan hanya setengah dari jalan kalian karena di setengah jalan selanjutnya CCTV nya tidak bisa berfungsi disana sangat gelap hingga tidak bisa melihat apapun, dan kalian jangan menggunakan senter karena kemungkinan disana ada orang-orang jassons , cepatlah kalian masuk didepan sudah mulai bereaksi bom asap nya dan kalian harus menutup pintunya agar asap nya tidak masuk dan bawa coklat itu sampai ketemu jalan keluar " Ujar Dave
" Dave " Tekan boy yang kesal.
__ADS_1
" Sudah bawa saja itu, mungkin Dave memiliki rencana " Ujar Clara menengahi.
Setelah mendengar penjelasan dari Dave mereka mengikuti setiap perkataan Dave tapi pada saat sudah dipertengahan jalan peti yang mereka bawa tidak cukup di jalan itu karena semakin jauh mereka dari pintu masuk maka jalan itu akan semakin mengecil dan oksigen disana berkurang.
" Bagaimana ini Dave petinya tidak muat? Huh huh" Tanya Clara sambil bernafas terengah-engah.
" Bukankah kalian membawa tas? " Tanya Dave.
" Iya hanya aku yang membawa tas dan tad itu hanyalah yas biasa dan kecil huh huh " Ujar Clara sambil melihat tas yang ditaruhnya di atas peti itu.
" Kau buka tas itu disana aku sudah menaruh beberapa peralatan siapa tahu ada yang berguna " Jawab Dave yang mengingat bahwa dia menaruh banyak barang ditas ukuran kecil itu sekitar 50x50 cm itu.
Saat Clara sudah membuka tas itu dan mencari cari alat yang berguna didalam keadaan gelap dia menemukan sebuah tas lipat ransel yang cukup besar dan pasti akan muat dengan barang curian mereka lalu Clara dibantu Mario dan boy memasukkan semua barang barang itu kedalam sana dan tiba tiba Clara melukai tangannya sendiri dengan mengesekkan tangannya dengan pistol yang dia pegang hingga berdarah dan membuat sebuah tulisan diatas peti yang digunakan mereka untuk membawa barang tadi dan sudah tidak ada isinya kecuali sebuah permata putih yang ditinggalkan didalam peti itu.
Mereka berjalan diantara kegelapan dan tiba tiba terdengar suara tembakan yang mengarah ke mereka.
" Kalian berhenti " Ucap orang yang tiba tiba muncul dari arah depan jalan mereka.
Mereka bertiga lalu berlari kembali ke belakang dan bersembunyi di antara ke gelapan.
Tap Tap Tap
Terdengar suara langkah kaki yang mendekat kearah mereka dan tiba tiba.
BRAK
__ADS_1
Suara benda terjatuh dan terlihat orang yang melihat mereka bertiga dead karena tembakan matio dengan pistol tampa suara tepat dikepalanya.
" Ayo cepat kemungkinan mereka akan kesini lebih banyak lagi " Ucap boy.
Mereka sedikit menunduk dan sambil berlari tetapi jalan mereka tidak terlalu mulus karena sesuai dengan perkiraan boy para anak buah jassons akan lebih banyak datang hingga mereka harus bertarung dengan keadaan membukuk dan menghirup oksigen berebutan.
" Awas Clara " Teriak Mario yang saat melihat ada anak buah jassons yang akan membidik Clara. Dan saat Clara menoleh lalu
DOR
Terdengar tembakan dan Mario lalu menendang musuh nya dan berlari menuju ke arah Clara yang mematung disana dengan wajah yang seperti terkejut.
" Clara apakah kau tidak apa? " Ucap Mario yang sambil melihat lihat tubuh Clara.
" A.. Aku tidak.. Tidak apa " Jawab Clara tergagu.
Lalu Mario melihat kearah musuh mereka yang ingin menembak Clara tadi. Dan terlihat musuh mereka itu sudah dead dengan kepala yang sudah tertembak. Tiba tiba boy datang dan melihat temannya dengan binggung.
" Apakah kau boy yang menembak tikus itu saat dia ingin menembak Clara? " Tanya Mario.
" Tidak, aku tadi sedang mencari jalan keluar setelah menghabisi orang orang yang berada di jalan keluar kita.
" La. La lu siapa? " Tanya Clara.
" Ini bukan saat nya memecahkan teka teki tapi kita harus cepat sebentar lagi pasti jassons akan datang kesini dengan membawa seluruh anak buahnya " Ucap boy lalu menarik tangan Clara dan Mario pun mengikutinya sambil melirik kanan dan kiri dengan tatapan tajam.
__ADS_1