
" Mamah jelek " Ucap seorang wanita yang terlihat kaget dan gugup itu.
" Apakah istriku ini tidak ingin ya jika suaminya dekat dengan dia " Ucapnya dengan tatapan tak bersahabat dan kaki nya melangkah dengan pelan agar tampak mengerikan.
" Bu.. Bukan begitu maksudku lex " Ucapnya terbata dan melangkah mundur karena takut dan gugup saat melihat sang suami melangkah mendekat dengan dia.
" Lalu " Ucapnya berhasil memojokkan istri kecilnya itu dan tampak sedang menatap intens wajah sang istri.
" Aku malu " Cicit nya pelah sampai hampir tidak terdengar tetapi masih terdengar oleh telinga tajam sang Alexander.
" Sejak kapan kau malu kepada ku? Biasanya kau tidak pernah malu begitu kepada ku dan malah kau sering menggoda ku duluan dan bahkan kita sudah pernah bercinโ" Ucapnya dengan bingung.
" TIDAK, aku hanya takut dan malu sahabat hehehe " Ucapnya gugup dan sedikit teriak lalu membeberkan gigi putihnya.
" Lex, bukan kau belum mandi kau mandilah dan aku akan menyiapkan air hangatnya dulu " Ucapnya langsung berlari kekamar mandi untuk menghindari tatapan mengintimidasi dari Alex.
" Bagaimana ini ternyata Crala sialan itu sudah tidak pw lagi, lalu jika tiba tiba Alex meminta haknya dan tau aku masih pw lalu akan secepat itu ketahuan ya jika aku bukan Crala sialan, aghh " Ucapnya membatin.
" Sayang apa sudah selesai? " Tanya Alex yang tiba tiba datang dan mengagetkan Crala yang sedang membatin.
" Aa sudah selesai sayang " Ucapnya gugup.
" Kenapa kau seperti seseorang yang sedang menyembunyikan sesuatu sayang? " Ucapnya dengan bisikan yang tepat di telinga Crala.
__ADS_1
" Ti,,, tidak kok aku tidak menyembunyikan sesuatu " Ucapnya dengan memasang wajah polos dan culun agar Alex percaya.
" Baiklah lalu mengapa kau masih disini? Apa kau mau mandi lagi? "Ucapnya sambil menatap mesum ke istrinya.
" Tidak, aku akan keluar " Ucapnya langsung berjalan cepat kearah walk in closet untuk mengganti pakaian dan menyiapkan pakaian yang akan dipakai oleh sang suami dan langsung menaruhnya diatas kasur.
Terlihat Crala sedang memerhatikan sudut ruangan dan lalu melihat kearah atas dan melihat banyaknya kamera pengawas yang terpasang dikamar itu dan dia menghitungnya.
Untuk tidak membuat kecurigaan dia lalu mengambil teko yang berada di atas nakas untuk mengambil air minum ke dapur karena air nya habis dikamar itu.
" Banyak sekali kamera pengawasnya, untung air di teko ini habis kalau tidak cara apa yang harus kugunakan untuk tidak membuat kecurigaan saat aku memperhatikan setiap sudut ruangan tadi, cerobohnya aku dan untung aku pintar " Ucapnya dalam hati dan sedikit agak narsis.
CEKREK
" Dimana dia? "Ucap seorang pria yang baru saja selesai mandi dan hanya mengunakan handuk sepinggang dan memperlihatkan bentuk badan nya yang proporsional dan hot.
Saat Alex sudah selesai berpakaian tiba-tiba pintu kamarnya terbuka dan memperlihatkan wanita cantik bermata biru yang membawa teko isi air yang penuh memasuki kamarnya.
puisi:
๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ๐
๐๐ข๐ณ๐ข๐ฑ๐ข๐ฏ...
__ADS_1
๐๐ข๐ณ๐ข๐ฑ๐ข๐ฏ๐ฌ๐ถ ๐ฉ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ช๐ฏ๐จ๐ช๐ฏ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฃ๐ข๐ฉ๐ข๐จ๐ช๐ข
๐ฃ๐ข๐ฉ๐ข๐จ๐ช๐ข...
๐ข๐ฌ๐ถ ๐ด๐ฆ๐ญ๐ข๐ญ๐ถ ๐ช๐ฏ๐จ๐ช๐ฏ ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฎ ๐ฑ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ฌ๐ข๐ฏ
๐ข๐ฌ๐ถ ๐ด๐ฆ๐ญ๐ข๐ญ๐ถ ๐ช๐ฏ๐จ๐ช๐ฏ ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฎ ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐ซ๐ข๐จ๐ข๐ข๐ฏ
๐ข๐ฌ๐ถ ๐ด๐ฆ๐ญ๐ข๐ญ๐ถ ๐ช๐ฏ๐จ๐ช๐ฏ ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฎ ๐ฌ๐ฆ๐ฉ๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ต๐ข๐ฏ
๐๐ข๐ฑ๐ช...
๐ฌ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ฑ๐ข ๐ด๐ฆ๐ฎ๐ถ๐ข ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ฃ๐ช๐ด๐ข ๐ฌ๐ถ๐จ๐ข๐ฑ๐ข๐ช
๐ฌ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ฑ๐ข ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฑ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฉ๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ต
๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐บ๐ข๐ฑ๐ข๐ฌ๐ถ
๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ซ๐ข๐จ๐ข๐ฌ๐ถ
๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ด๐ฆ๐ญ๐ข๐ญ๐ถ ๐ข๐ฅ๐ข ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ๐ฌ๐ถ
๐๐ฑ๐ข๐ฌ๐ข๐ฉ ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฌ๐ฆ๐ฃ๐ข๐ฉ๐ข๐จ๐ช๐ข๐ข๐ฏ ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ๐ฌ๐ถ?
__ADS_1
๐๐ฑ๐ข๐ฌ๐ข๐ฉ ๐ด๐ฆ๐ฎ๐ถ๐ข ๐ฉ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ฉ๐ข๐ณ๐ข๐ฑ๐ข๐ฏ๐ฌ๐ถ ๐ด๐ข๐ซ๐ข?
๐ฝ๐ฎ : ๐ฟ๐๐จ๐๐ ๐๐๐๐๐ง๐