APAKAH AKU PEMERAN ANTAGONIS?

APAKAH AKU PEMERAN ANTAGONIS?
Tawa Yang Menggema...


__ADS_3

Mood gadis yang disebut mereka culun itu.


"Emm emm "


" Astaga boy sudah kau terlalu kuat memegang pipi gadis ini " Ucapnya sambil melangkah mendekat kearah seseorang pria yang dipanggil dengan boy itu.


" Ayolah mario aku tidak suka dengan dia, aku rasanya ingin mencekik, memotong, menggunting nya. " Ucap boy merasa kesal dan mengeluarkan keinginan nya dengan mengebu gebu.


" Apakah kau tak ingin?, apa jangan jangan kau suka dengan ular berkedok culun ini mario?" Tanya boy dengan mata yang memicing untuk mencari jawabanya dari tindakan yang diberikan mario.


" Hah!, aku harus bisa menahannya, kau taukan kalau aku sudah berjanji kepada Clara agar tidak melukai Saudara kembar nya ini. "Tanya mario memberi penjelasan.


PLAK


" Tapi aku tidak bisa menahannya saat melihat dia masih bisa hidup sampai sekarang "ucapnya sambil menyengkram pipi tawananya. Hingga terlihat bekas cengkraman tersebut menjadi biru dan memar.


" Crala, hidupmu sudah enak ya?, sekarang giliran tidak enaknya dulu " Ucap mario dengan wajah bengisnya.


" Rio,,, rio kemari,, lihat dav sedang bersama Clara " Ucapnya berbisik dan sambil mengintip dari celah pintu.


" Wah dia enak enaknya yah, lalu bagaimana kalau kita kerjai saja dia " Tanya mario dengan wajah menyeringai.


" Baiklah aku setuju " Ucapnya semangat.

__ADS_1


" Kau ambil vas yang ada disamping rubah itu. " Ucap mario memerintah.


" Baiklah ini "


" Kau lihat ke dav dan Clara jika Clara sudah keluar makan bilang jatuhkan oke " Ucap mario mengarahkan. Dan dibalas angukkan oleh boy.


" Astaga aku lupa, baiklah kau urus culun aja ya, bawa ketempat biasa, aku akan kesana sendiri saja, lagi pula kau itu akan membuat masalah jika ikut aku kesana, baiklah dav bye bye sampai jumpa ditempat biasa " Ucapnya lalu berlari tergesa gesa keluar dari kamar itu.


" Hem " Jawabnya sambil menekuk wajahnya.


" Jatuhkan mario "


PRANG


Saat pria tampan itu ingin menutup pintu tiba tiba terdengar suara benda yang jatuh ke tanah.


Pria tampan itu lalu menoleh ke pintu tempat suara itu timbul.


" Astaga apa jangan jangan wanita culun itu kabur–"


FLASHBACK OF


" Dan kau tau honey wajah dav bagaimana saat mendengar suara vas yang kami jatuhkan? " Tanyanya menegebu gebu.

__ADS_1


" Stop kalian jangan terus menghina ku " Ucapnya sambil menutup mulut Mario


" Begini " Ucap boy sambil meragakan gerakan nya yang meniru dav, perlahan boy langsung melihat kebelakang dengan mata yang melotot dan tangannya membentuk V di bawah pipinya dan lalu berlari dan saat berlari tiba tiba boy berpura pura terjatuh karena kakinya sendiri dan dengan bibir mencium lantai, dan setelah mencium lantai lalu boy berkata.


" Astaga bibirku sudah tidak perawan lagi hiks hikss cla " Ucap boy sambil berdiri dan menghentak hentakkan kakinya di lantai dengan mata yang sudah berair dia membuka pintu dan tiba tiba wajah boy pura pura terkejut dengan mata melotot dan tangan kirinya menutup mulutnya.


" Kalian ngapain disini " Ucap boy menirukan suara dav.


" Ingin menculik kamu " Ucap boy menirukan suara mario dan dirinya tadi.


" Maaf aku masih perjaka ting ting " Ucap boy menirukan suara dav.


" Hahahahaha, emang enak dikerjain akhirnya kita impas " Ucap boy saat mengingat kejadian tadi.


" Hahahaha " Tawa Clara tidak bisa dibendung lagi.


" Aku kesal dengan kalian " Ucap dav sambil masuk kesalah satu ruangan dan menutup pintu dengan kuat.


BRAAK


" Kau tau baby bagaimana saat dav tau dia dikerjain oleh aku dan mario dia bilang begini ' aaaa bikes bikes deh bikin kesel kalian ' "ucap boy sambil mengeraskan suaranya agar dav mendengar didalam ruangannya.


" Hahahaha " Gelak tawa meraka semua menggema diruangan itu.

__ADS_1


__ADS_2