Apocalypse Alteration

Apocalypse Alteration
Bab. 30 Masuk Kedalam Kabut Merah


__ADS_3

Sepanjang mata memandang di atas gedung apartemen yang hampir runtuh di kota, Qin Chen dan Qin Yu menatap pemandangan di hadapannya dengan tatapan tidak percaya. Pemandangan kabut merah itu meluas menyerupai kegelapan bulan merah menutupi kota besar dengan persepsi suara di dalam kabut merah sangat menyeramkan, itu terdengar seakan-akan ada ratusan mutasi berbeda gen bicara dari dalam sana.


Terdengar raungan menyerupai monster dan beberapa kilatan petir menyambar. Disamping itu terdapat bayangan besar di dalam kabut merah, tampak buram dan tidak dapat di deskripsikan bagaimana bentuknya. Namun, itu sangat mengerikan! Seperti ada sesuatu di dalam sana tengah mendapat perlindungan dari siapapun yang hendak masuk.


"Qin Yu. Selanjutnya akan sangat berbahaya, karena kita akan masuk kedalam pusat kabut merah itu berada. Jangan melakukan tindakan yang memancing zombie ataupun mutasi, karena Chen Gege belum tahu seberapa kuat mereka di dalam sana. Karena sudah terpapar kabut merah bertahun-tahun." Ucap Qin Chen, dia menegaskan bahwa dia belum tahu apapun yang akan mendatangi mereka kedepannya, dan meminta Qin Yu untuk tidak memberikan gerakan yang mencolok.


"Aku akan menurut." Katanya, dia sudah memahami apa yang Qin Chen katakan. Karena empat hari yang mereka habiskan sudah cukup membentuk mentalnya secara alami untuk menghadapi berbagai situasi.


"Bagus." Qin Chen memintanya ikut turun kebawah dengan melompat gedung-gedung. Meskipun dia hanya mewariskan kemampuan regenerasi yang terkandung dalam gen mutasinya, itu cukup berguna bagi Qin Yu sewaktu-waktu terluka.


Tubuhnya mengalami perubahan dan meningkatkan kekuatan fisiknya secara signifikan. Dia mempunyai kekuatan 2× lebih besar di bandingkan kingkong di bumi, itu membuat dia dapat melompat ke tempat lain dengan mudah tanpa khawatir keseimbangan dan konsentrasinya menurun.


Sesampainya di bawah, keduanya masuk kedalam kabut merah secara bersembunyi-sembunyi di bawah gorong-gorong kota untuk bisa sampai kedalam pusat kabut merah. Sementara kenapa dengan permukaan? Tepatnya di perbatasan antara kabut merah dengan daerah yang belum terkontaminasi mempunyai banyak zombie ataupun mutasi mengepung tempat tersebut secara langsung. Karena itu dia masuk menggunakan gorong-gorong kota menghindari pertarungan.


Dan sekalipun bisa menembusnya, mereka akan memancing mutasi keluar yang dapat membahayakan keselamatan orang-orang di kamp. Karena itu, Qin Chen memilih untuk masuk melalui gorong-gorong tanpa membuat keributan di perbatasan. Tetapi tempat tersebut akan banyak bahaya yang datang, karena merupakan saluran kedua untuk keluar dari pusat kabut merah bagi mutasi.

__ADS_1


Tempatnya sangat gelap dan beraroma sangat bau, hanya ada suara tetesan air yang bergema di sepanjang lorong. Dan terdengar suara zombie menggerang seakan-akan tengah berbicara dengan orang lain.


Qin Chen melangkah dengan lambat mengamati sekitarnya sembari memegang senjatanya yang sudah dia tambahkan peredam suara tembahan itu dapat menekan suara besar kedalam kehampaan, dengan begitu ia tidak akan memancing zombie lain untuk mendekatinya.


Sementara saudarinya tanpa senjata apapun, karena ia ingin menggunakan tangannya untuk membuat musuhnya terkapar. Dia mempunyai kemampuan petarung, karena sewaktu bersama dengan ayahnya, ia mendapatkan pelajaran tentang bertarung.


Keduanya mempunyai kemampuan masing-masing yang merupakan bawaan, Qin Chen dengan kemampuan katananya, Qin Yu dengan kemampuan bertarung tanpa senjata.


Tap ... Tap ... Tap ...


Sampai di tengahnya, ia menemukan lubang besar di samping gorong-gorong mempunyai bekas darah dan ceceran daging yang segar. Qin Chen menutup mulutnya, ia ingin muntah tanpa sepengetahuan siapapun. Sebelumnya, dia terasa baik-baik saja menatap darah dan daging, tetapi sekarang ia merasa ingin muntah saat melihat darah dan daging itu.


Qin Yu mengusap-usap punggungnya, ia memberikan terapi di bagian belakang lehernya. Qin Chen merasa membaik, karena bantuan Qin Yu sangat efektif menurunkan tekanan batin yang ia terima karena syok menemukan keadaan di mana membuatnya merasa berhalusinasi.


"Bagaimana keadaan Chen Gege? Apa sudah membaik?" Qin Yu bertanya dengan serius, karena ia belum pernah melihat Qin Chen seperti sekarang.

__ADS_1


"Tidak apa-apa," Meskipun begitu, ia masih kebingungan dengan gejalanya.


Qin Chen menoleh kesamping kanannya, ia merasakan ada sesuatu tengah menatapnya dengan tajam seakan-akan ingin membunuhnya. Ia dengan cepat mendorong Qin Yu kebelakang dan tiba-tiba— tubuhnya terhempas kebelakang menghantam dinding gorong-gorong. Kabut asap yang tebal menghalangi pemandangan, tetapi saat itu menghilang, Qin Yu dapat melihat tangan panjang mempunyai selaput memberikan pukulan kerasnya pada Qin Chen.


Meskipun dia tidak terluka, tetapi rasanya di kagetkan sangat membuatnya marah. Saat hendak menyerang balik, ia mendengar suara zombie yang sudah masuk dalam hendak mendekatinya.


"Qin Yu tetap pada tujuan, bergerak sekarang! Ruang sempit akan menyulitkan kita melawan mereka yang dapat menyesuaikan dirinya pada tempat ini sekarang." Qin Chen membantunya berdiri untuk bergerak kedepan tanpa memandang kebelakang.


Sedangkan di belakangnya ada banyak zombie bergerak mendekatinya. Qin Chen dengan tenang mengatasinya, ia menempelkan bom waktu yang dapat meledak dalam 39 detik di tempat tersebut. Dengan begitu, sebagian mutasi akan menghilang bersamaan dengan zombie itu menuju tempat yang aman menghindari kematian.


Qin Chen belum sempat bergeming untuk bernapas, tempat mereka berada di terobos masuk dari atas membuat banyak zombie masuk kedalam membuat keributan, Qin Chen mengunakan bom waktu meledak siapapun berada dalam jangkauannya.


Saat bom itu meledak, ia tiarap melindungi Qin Yu dari kepingan bangunan. Sedangkan Qin Chen yang melindunginya mendapatkan luka karena tertimpa bebatuan dari langit, itu merepotkan di saat ia menahan serangan ia mendapatkan halusinasi.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2