
Keduanya merambat kesamping memutari bongkahan baja di atas reruntuhan bangunan, kemudian mereka mengembang menyerupai balon membentuk avatar manusia secara bertahap. Qin Chen tertegun menatap keduanya, ada misteri di antara lendirnya berwarna hitam tintah.
"Merepotkan." Qin Chen mengucapkan kalimatnya dengan geram, ia menyudutkan keduanya dengan tekanan. Tetapi hal yang sama terulang kembali. "Sangat merepotkan, bahkan dengan tekanan kuat dia dapat dengan mudah menghindarinya. Satu-satunya cara untuk menghancurkan mereka dengan membendung pergerakan, kemudian menyudutkan mereka kedalam bendungan menggunakan tekanan gravitasi yang di manipulasi secara maksimal." Lanjutnya. Tetapi hal tersebut menyulitkan baginya di karenakan mereka mempunyai kecerdasan intelektual yang membuatnya tampak hidup menyerupai manusia pada umumnya.
"Chen—" Belum sempat Qin Yu bicara, di sampingnya terdapat jarum yang hampir menembus tubuhnya. Jarum tersebut di bentuk menggunakan serbuk magnet, begitu padat sampai kepadatannya mempunyai sistem elemen rumit untuk di baca.
Qin Yu gemeteran menoleh kesamping, dia hampir mati. Jika bukan karena Qin Chen menahan benda itu, dia akan kehilangan nyawanya secepat itu. Qin Chen menahan benda tersebut dengan Telekinesis, itu secara langsung bentrokan antara serbuk magnet dengan kemampuannya.
"Tetap waspada meskipun Chen Gege ada di sampingmu. Karena mereka cukup pandai untuk membuat satu orang kerepotan, di tambah dengan dia hanya diam tanpa bicara membuat semuanya semakin merepotkan." Ucap Qin Chen.
"Bagaimana dengan Chen Gege? Aku akan mundur kebelakang untuk tidak mengganggu." Ucapnya, dia buru-buru kebelakang cukup memberikan ruang untuk keduanya bertarung secara langsung.
__ADS_1
Qin Chen langsung mengangkat tangannya, mengenggam telapak tangan membuat bendungan membentuk sumur. Dimatanya, ada banyak ruang-ruang yang dapat di gunakan untuk keluar, tetapi ada tekanan yang secara signifikan meningkat. Meskipun kedua mutasi dapat di tekanan dengan baik, tetapi dua mutasi lain yang mendekatinya berbeda dengan yang ia lawan sekarang.
Mereka berada di atasnya, kecerdasan, dan dia dapat bicara seperti manusia. Tetapi hanya dengan bahasa pasif yang bisa dia gunakan. Meskipun belum melihatnya secara langsung, Qin Chen dapat mengira-ngira bagaimana kekuatan mereka berdua.
Qin Yu di belakangnya menatap Qin Chen dengan kagum, meskipun ada banyak masalah yang menimpanya. Dia dengan tenang menyelesaikan semuanya, tetapi karena dia yang hanya mempunyai regenerasi membuat Qin Chen kerepotan untuk melindunginya dan menyerang musuhnya.
Ada rasa bersalah dan ingin membalas kebaikannya, tetapi dia hanya seorang manusia bisa tanpa kemampuan bertarung. Walaupun ada ketrampilan bertarung yang ia pelajari sewaktu sekolah, itu belum cukup melawan mutasi yang mempunyai kekuatan super.
Itu tidak dapat di hancurkan, ataupun lolos darinya. Karena tekanan tersebut membentuk kubus, dari segala sisi akan menekan mereka berdua hingga tersudut di tengah-tengah kubus tanpa bisa bergerak satu inci dari tempat tersebut.
Sesudah itu, ia mendekati Qin Yu di belakangnya. Qin Chen menyentuh wajahnya, mengecek di beberapa bagian luar melihat apa ada luka ataupun parasit yang tertinggal di antaranya. "Untunglah kau tidak apa-apa, selanjutnya selalu berwaspada. Chen Gege akan mengajarimu beberapa ketrampilan yang cocok untukmu, dan kau bisa menggunakan melawan mutasi nantinya."
__ADS_1
Qin Yu langsung mendongak menatapnya. "Chen Gege serius? Aku akan rajin mengasahnya." Lanjutnya.
Ia mengangguk menanggapinya dengan serius, itu bukan kebohongan belaka melainkan kenyataan yang ingin dia ungkapkan. Bagaimanapun, di masa depan kekuatan adalah keselamatan diri sendiri ataupun semuanya, itu tergantung bagaimana dia akan menggunakan kekuatan tersebut.
Qin Chen mengusap-usap kepalanya, dia senang mendapat adiknya tidak terluka karena mutasi. "Kita akan keluar dari tempat ini, Chen Gege merasakan gelombang yang mengganggu Telekinesis, di bagian belakang sudah pada bergerak mendekati tempat ini." Ucapnya.
Dia mengangguk, lalu ikut dengan Qin Chen kedepan sembari berlarian.
...
*Bersambung ...
__ADS_1