Apocalypse Alteration

Apocalypse Alteration
Bab. 45 Pesawat Angkasa!


__ADS_3

Selepas mengalahkan zombie dan mutasi sebelumnya, keduanya bergerak masuk kedalam kabut merah. Diatas mereka ada bulan kedua yang diciptakan Qin Chen beberapa waktu lalu, itu sangat indah terpapar sinar matahari membuatnya mengeluarkan warna unggu.


Qin Chen menganalisa struktur pegunungan dan mencari tempat pesawat angkasa itu terkubur bertahun-tahun lalu.


Selama beberapa menit, ia akhirnya menemukan pesawat tersebut. Pesawat itu berada di bawah tanah, lokasinya tidak jauh dari tempat Qin Chen. "Qin Yu. Chen Gege sudah menemukan tempat pesawat angkasa itu terkubur, tolong jaga Chen Gege sementara waktu."


"Siap laksanakan!"


Kemudian, dia mengangkat katana hitamnya. Qin Chen melepaskan ayunan besar berulang-ulang melubangi permukaan tanah yang sudah hancur beberapa waktu lalu.


Selama beberapa menit kemudian, pesawat angkasa yang terkubur itu terungkap sewaktu Qin Chen mengangkatnya ker permukaan tanah.


Keduanya tercengang, pesawat tersebut sangat besar berwarna hitam dengan kode name [Sanctuary.]


"Chen Gege. Bukankah pesawat itu sangat besar, itu setara dengan satu kota besar, bahkan dapat menutupi seluruhnya."


Secara sudut pandang orang lain, mereka berdua seperti semut di bawah pesawat angkasa yang dapat menutupi satu kota besar dengan ukurannya.


"Terpenting—" Belum sempat ia bicara, Qin Chen merasakan sesuatu yang mendekat dengan kecepatan tinggi, mutasi lain berdatangan dengan kekuatan masing-masing. "Cepat masuk kedalam pesawat angkasa!" Kata Qin Chen.


Qin Yu kebingungan, tetapi ia merasakan sesuatu yang menyeramkan datang. Qin Chen membawanya masuk kedalam pesawat angkasa, di atas tangga pesawat, ia melihat ribuan zombie turun dari pegunungan menuju tempatnya.


Ratusan mutasi beterbangan di langit mengejar mereka berdua, Qin Chen yang begegas masuk kedalam pesawat langsung menutup pintu pesawat angkasa secepat mungkin menghindari kemungkinan terburuknya.


"Gunakan senter."


Qin Yu buru-buru mengambil senter dari tasnya, Qin Chen mengeluarkannya dari penyimpanan sistem, mereka berdua melihat ruangan tersebut begitu gelap tanpa adanya senter.


Masing-masing dinding pesawat mempunyai ukiran kuno, dan peralatan yang belum pernah di temukan di bumi. "Ikutin Chen Gege. Jangan sampai terpisah, karena tempat ini masih awam bagi kita."

__ADS_1


"Baik Chen Gege."


Qin Chen memimpin ekspedisi mencari pusat komando, pesawat tersebut sangat besar dan banyak lorong dan ruangan yang mempunyai fungsi masing-masing. Sekarang ia berada di lorong menuju pusat komando, tetapi tidak semudah yang mereka kira untuk sampai ke sana.


Ada halangan yang menunggu mereka, itu adalah monster yang bermutasi!


"Qin Yu, bergerak mundur perlahan-lahan, dan masuk ke pintu di sana." Ucap Qin Chen, ia menujuk pintu di belakangnya, tetapi matanya tetap fokus ke depan melihat monster mutasi itu bergerak secara perlahan ketempatnya.


Qin Yu mengerti apa yang di maksud kakaknya, dia bergerak mundur kebelakang mendekati salah satu pintu ruangan di pesawat untuk menghindari mata monster mutasi di depannya.


Sementara Qin Chen sendiri, ia tengah menarik perhatian monster mutasi tersebut agar tidak mengincar Qin Yu. Saat Qin Yu berada di dalam ruangan, Qin Chen berlarian menyusulnya masuk kedalam ruangan sembari di kejar-kejar monster mutasi di belakangnya.


Qin Chen langsung menutup pintunya dan suara mutasi di luar tengah menerjang pintu masuk, ia memegang tangan Qin Yu dan berlari menuju ujung lorong yang ia lewati sekarang.


"Selama bertahun-tahun, di dalam pesawat ini bukannya hal yang baik untuk di kunjungi. Melainkan neraka bagi umat manusia saat membangunkan monster mutasi di belakang sana."


"Sekarang kita harus kemana? Jalan utama ada di sana, tetapi di jaga banyak mutasi. Melihat kondisi sekarang, sepertinya Chen Gege tidak dapat mengalahkan mereka semua."


Qin Yu tidak bertanya kembali, dia ikut berlarian di samping Qin Chen. "Didepan sana ada pintu."


Qin Chen mengangguk, setibanya di sana ia membuka pintu tersebut dan menemukan tempat kontrol mesin entah mesin yang mana Qin Chen tidak tahu. Tetapi di bawah sana terdapat telur bermutasi yang membuat Qin Chen merinding.


"Qin Yu. Jangan sampai terjatuh kebawah, tetap pegang tangan Chen Gege. Kita akan lewat kabel ini untuk sampai ke ruangan sebelah sana, mengerti."


Dia mengangguk, ia memegang tangan Qin Chen dengan erat. Kemudian keduanya melewati kabel yang tidak seberapa luasnya, itu seperti pipa besi yang terhubung dengan pusat tertentu untuk mensuplai kebutuhan.


Qin Chen mendongak ke atas, ia menemukan lantai tersebut seperti menara—


Boom!

__ADS_1


Sesuatu di bawah meledak seperti bom, mereka berdua langsung melihat kebawah dan menemukan sekumpulan kadal bermutasi muncul dari saluran ventilasi udara, ada seratus lebih dibawah sana tengah memanjat dinding.


Telur-telur yang sebelumnya tenang, kini mulai menetes satu-persatu. Qin Chen baru menyadarinya. "Sialan, kita sepertinya akan menjadi santapan anak-anak mereka yang baru lahir, waktu yang tidak tepat masuk kedalam mulut buaya."


Qin Chen mendongak ke atas lagi mencari tempat yang aman untuk bersembunyi, dengan bantuan sistem, ia menganalisa struktur pesawat angkasa, lalu memproyeksikan seluruh ruangan dan lorong kedalam benaknya.


"Ketemu!" Qin Chen menoleh kebelakang, dia langsung mengendong Qin Yu. Qin Yu terkejut melihatnya, ia malu sekarang meskipun situasinya tengah buruk.


Ia melompat ke atas melakukan zig-zag, kemudian melompat kesamping kanan hingga masuk kedalam lorong lain. Qin Chen menurunkan Qin Yu di depannya, lalu menutup pintu tersebut.


"Sekarang aman, apa kau lelah Qin Yu?" Tanya Qin Chen.


"Tidak, karena sebagian besar Chen Gege lah yang menuntaskannya, Qin Yu hanya menonton dan tidak bisa membantu karena tidak sekuat Chen Gege." Balas Qin Yu.


Qin Chen hanya tersenyum. Dia mengusap-usap kepalanya. "Kau akan mendapatkan panggungnya nanti, untuk sekarang kita akan ke sana. Dari sini kita hanya perlu mengikuti rute yang terpasang di atas pintu menuju pusat komando." Qin Chen membalasnya.


"Apa Chen Gege sudah mengetahui tempatnya?"


"Sedikit setelah beberapa waktu melakukan analisa. Seharusnya kita berada di ruangan cargo tempat mereka menyimpan beberapa spesies yang akan di gunakan sebagai penelitian."


"Apa!" Qin Yu terkejut setelah mendengarnya. "Jadi begitu, pantas saja ada perasaan tidak enak sewaktu masuk kedalam ruangan itu, dan telur-telur monster itu mungkin hasil kembang biak monster selama bertahun-tahun."


"Ada benarnya, sekarang kita akan menuju pusat komando. Dengan adanya pusat komando, Chen Gege bisa mengamati tempat-tempat yang harus di kunjungi ataupun tidaknya, dan bisa mengingat keberadaan monster yang ada di pesawat angkasa selama ini."


Qin Yu tidak dapat berkata-kata lagi, apa yang di katakan kakaknya ada benarnya dan semuanya benar. Mendapatkan pusat komando adalah hal utama yang harus di lakukan, dengan begitu mereka dapat melakukan ekspedisi lebih lanjut ke tempat-tempat lain.


Dan menemukan riset tentang kabut merah, dan tentang kebocoran virus di masa lalu.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2