
Seminggu kemudian, mereka berada di dermaga terbesar di kota tersebut. Keduanya sudah merampok beberapa supermarket besar untuk sumberdaya kedepannya, bagaimanapun mereka mempunyai tujuan dan mungkin tidak akan kembali ketempat asalnya.
Semua itu dikarenakan situasi, mereka sekarang bukanlah manusia melainkan mutasi yang berkembang secara Independen. Secara langsung mereka mungkin bisa bersosial dengan manusia seperti biasanya, tetapi kekuatan mereka dapat di anggap sebagai ancaman. Dan secara tidak langsung, pemerintah akan menindaklanjuti hal tersebut.
Qin Chen sudah memperkirakan hal tersebut, dan tidak ingin membawa adiknya. Tetapi, ia hanya mempunyai satu keluarga yang tersisa di bumi, itu adalah adiknya yang ia rawat dan besarkan sendiri dengan menafkahinya dari kerja sampingan. Dan sekarang, mereka berdua menuju Alaska, melewati hidup dan mati bersama-sama di kota melawan sekumpulan zombie.
"Alaska sangat jauh dari tempat ini, bagaimanapun kita tidak mengetahui letak pesawat angkasa itu secara pasti. Dan penceraian akan membutuhkan waktu lama, kamu bilang ada sembilan Apocalypse Tower, bukan? Jika salah satunya ada di sana, kita akan masuk mencari informasi tentang letak pesawat itu." Jelas Qin Chen.
"Ada benarnya, informasi sebelumnya hanya menyebutkan keberadaan pesawat angkasa berada di Alaska. Sementara keberadaan pesawat angkasa itu saja belum di ketahui. Qin Yu akan ikut apa yang di katakan Chen Gege." Jelasnya.
Dia mengangguk, mengulurkan tangannya meminta Qin Yu untuk memegangnya. Meskipun ia canggung, ia tetap memegang tangan Qin Chen dengan malu-malu di mana keduanya mulai melayang ke langit, Qin Chen menggunakan Telekinesis mengangkatnya.
"Kita akan ke Alaska dengan melintasi samudera pasifik." Ucap Qin Chen, ia menariknya lebih dekat sampai menempel kepadanya, hempasan angin saat ia terbang akan sangat kuat sampai dapat merusak logam.
Disaat semuanya siap, ia melesat dengan kecepatan tinggi melintasi samudera pasifik dengan satu napas. Dalam perjalanan menuju Alaska, ia memperlihatkan kemegahan samudera pasifik secara langsung.
Jika itu dulu, itu akan sangat berbahaya mengingat mereka hanya manusia. Tetapi sekarang itu tidak ada gunanya, mereka berdua bukan manusia, rasa takut akan kematian secara perlahan runtuh di gantikan dengan keberanian.
Samudra Pasifik begitu megah dengan gelombang besar mengangkat paus biru kepermukaan memakan ikan-ikan, selama mengamatinya ia tidak menemukan perubahan pada paus yang menandakan bahwa samudra ini tidak terinfeksi. Meskipun begitu ada beberapa ikan di sana terkontaminasi dengan kabut merah dan berubah menjadi zombie.
Dalam hitungan menit mereka sampai di pinggiran Alaska, ****!
__ADS_1
Sekalipun masih cukup jauh untuk ke tengah-tengah Alaska, ia mendarat di sana untuk beberapa alasan. Mencari sesuatu yang mempunyai hubungan dengan pesawat angkasa, mungkin ada riset tentang pesawat misterius yang mendarat ribuan tahun di Alaska.
**** adalah tempat yang tepat untuk pertama kalinya di investigasi, bagaimanapun tempat tersebut dengan lautan, dan banyak kota yang dapat di temukan dari sana dengan pandangan matanya, bukan manusia.
Keduanya turun kebawah, mereka menemukan ada banyak zombie berkeliaran di kota itu. Masing-masing mereka mempunyai bentuk yang berbeda dengan zombie di tempatnya dulu, mereka berdua menganggap ini adalah evolusi.
Mereka berdua berada di atas salah satu bangunan rumah, mengamati zombie di bawah sana cukup agresif. Dan cuaca sekarang sangat dingin membuat bulu matanya hampir membeku hanya dengan berdiri diam belum satu menit.
Qin Chen dan Qin Yu buru-buru masuk kedalam rumah di bawahnya, sebelum masuk dari pintu belakang, keduanya mempersiapkan senjata. Bagaimanapun tempat ini penuh dengan zombie, bisa saja mereka melakukan jump-scare menakuti-nakuti keduanya.
Saat masuk kedalam, ada darah bersimbahan di lantai berwarna merah yang sudah lama membeku, ia masuk kedalam ruangan tamu mengamati sekitarnya tidak ada siapapun, Qin Chen memberikan kode aman.
Keduanya mengunci pintu depan dan belakang, memasang penghalang pada jendela rumah untuk berjaga-jaga. Setelah cukup lama, akhirnya mereka membakar kayu kering untuk menghangatkan tubuh.
"Ada benarnya, untuk sekarang kita membutuhkan informasi tentang keberadaan pesawat angkasa itu berada. Bagaimanapun mencari jarum di tumpukan jerami tidaklah mungkin, dan mencari pesawat di Alaska sebesar ini adalah mustahil. Pesawat itu sudah ada ribuan tahun yang lalu, kemungkinan terkubur di kedalaman tanah. Jika mengetahui posisinya, Chen Gege dapat membuat terowongan masuk kedalam."
"Qin Yu akan berusaha keras besok, bagaimana untuk sekarang, Chen Gege? Ada banyak zombie, apa kita bersihkan tempat ini agar bisa mencarinya begitu leluasa tanpa khawatir ada zombie yang menyerang dari belakang." Qin Yu bertanya, tempat ini sangat besar dan mencarinya akan membutuhkan waktu maupun kewaspadaan.
Jika membunuh semua zombie d tempat ini, maka mereka dapat mempersingkat waktu pencarian dan bisa melanjutkan perjalanan menuju tempat lain. Qin Chen dengan serius memikirkannya, ia kemudian mengeluarkan peta dunia yang ia ambil dari supermarket beberapa waktu lalu.
"Tempat ini adalah riset tentang peradaban zaman dahulu, arkeologi. Seharusnya disana mempunyai informasi tentang pesawat angkasa, tapi beberapa waktu sebelum Apocalypse, pengunjung berdatangan untuk menonton peninggalan yang mereka temukan. Ada banyak orang di sana sekarang, adapun anggota kemiliteran yang berjaga." Jelas Qin Chen.
__ADS_1
Qin Yu mengangguk paham, ia tidak dapat banyak bicara karena orang-orang di sana memperbaiki jumlah ribuan. Dan sekarang, zombie itu seperti berevolusi, mereka berdua belum mengenal karakteristik zombie yang sekarang.
"Jika tidak ada, kemana kita akan pergi?"
"Pusat penelitian virus di Alaska! Tempat itu seharusnya tidak jauh dari sini, kita akan kesana jika tidak menemukan petunjuk apapun tentang keberadaan pesawat angkasa."
Setelah mengatakan itu, Qin Yu mengangguk mempersiapkan dirinya untuk hari besok. Malamnya, mereka makan bersama di dalam rumah tersebut, berhati-hati menarik perhatian zombie karena malam mereka akan sangat agresif dibandingkan di siang harinya.
Meskipun terdengar suara gerangan zombie di depan pintu setelah merasakan sesuatu yang aneh di dalam rumah tersebut. Dia mengendor pintu rumah dengan tubuhnya, suara itu cukup keras untuk memancing zombie sekitar.
Keduanya menyelesaikan makan malam, dan berwaspada kemungkinan terburuknya. Malam itu, keduanya bergadang sampai Qin Yu ketiduran di samping Qin Chen, kepalanya menyadar di bahunya dengan pulas.
Qin Chen tidak membangunkan dan membiarkan dia, dia yang akan bertugas menjaganya malam ini.
Krak! Gerrrr! Growwns!
Satu-persatu zombie mendekat ke tempatnya, tempat tersebut tidak aman sekarang, ia membawa adiknya ke lantai dua dengan berhati-hati untuk tidak membuat suara. Tidak lama setelah itu, pintu bagian depan rubuh di dorong para zombie yang berkumpul.
Qin Chen di atas sana mengintipnya dari depan pintu, ia menggunakan lemari besar di sampingnya untuk membuat pagar agar mereka tidak bisa naik ke lantai dua menemukannya.
...
__ADS_1
*Bersambung ...