
Selama berjam-jam berada di dalam pesawat angkasa, keduanya mendapat banyak masalah merepotkan. Mutasi monster sudah berkembang biak menjadi sebuah ekosistem baru di dalam pesawat angkasa yang membuat seluruh akses masuk di hadang mereka.
Qin Chen dan Qin Yu mencari jalan alternatif yang dapat di gunakan. Mereka merayap di saluran ventilasi menghindari kejaran para monster mutasi, dengan begitu mereka dapat aman saat menemukan pusat komando.
Qin Chen sudah mengikuti arahan sistem untuk ke sana maupun ke sini selama berjam-jam. Dan sekarang mereka akhirnya sampai di ruangan komando, tempat untuk mengoperasikan seluruh pesawat angkasa.
Qin Chen turun kebawah, dia melihat sekitarnya cukup aman. "Melompat lah, Chen Gege akan menangkapnya."
Qin Yu melompat kebawah di sambut Qin Chen dengan baik, ia menangkapnya. "Bagus, lompatan yang bagus." Ia menurunkan adiknya.
"Terimakasih Chen Gege."
Ia mengangguk, lalu kemudian membuka pintu masuk kedalam pusat komando. Didalam sana sangat gelap, dan bahkan selama berjam-jam mereka selalu berjalan di kegelapan.
Qin Yu menutup pintu sesuai dengan instruksi yang di berikan Qin Chen. Kemudian mereka menyalakan senter mereka untuk mendapatkan penerangan, Qin Chen melangkah lebih dulu mengamati sekitarnya tidak ada satupun orang.
Sebelum itu, ruangan tempat Qin Chen dan Qin Yu berada di pusat komando. Tempat di mana semua kontrol atas pesawat angkasa berada, seperti ruangan kapten yang mengatur posisi anak buahnya untuk menjalankan pesawat.
Disana hanya ada kegelapan, dan tanpa satupun orang!
Qin Chen mendekati kemudi pesawat angkasa, di sana hanya ada mesin berteknologi canggih. Mesin tersebut sudah lama tidak aktif dan sekarang berada dalam fase hibernasi.
"Bagaimana cara menghidupkannya? Qin Yu belum pernah belajar tentang mengemudi pesawat, sekalipun pernah tidak mungkin memahami mekanisme pesawat canggih seperti sekarang." Kata Qin Yu.
Qin Chen mengusap-usap kepalanya, dia sudah berusaha membantu tetapi dia mempunyai batasan dalam hal tertentu sehingga tidak dapat membantu Qin Chen. Tapi, Qin Chen mempunyai sistem serba guna di benaknya, dan itu akan di manfaatkan sebaik mungkin.
"Jangan khawatir, tentang itu. Chen Gege sudah mengatasinya sejak lama." Ucap Qin Chen menenangkan adiknya.
"Benarkah? Bagaimana Chen Gege mengatasinya, apa Chen Gege pernah mengemudi pesawat sebelumnya?" Dia penasaran setengah mati.
Qin Chen hanya tersenyum membalasnya, dia mulai bicara di dalam benaknya. 'Sistem, retas keseluruhan pesawat angkasa ini dan ambil komandonya.'
[Dimengerti.]
[Pemberontak : Diaktifkan.]
[Mulai memasuki sistem mekanisme pesawat angkasa.]
[Izin di tolak.]
[Izin di tolak.]
__ADS_1
[Izin di tolak.]
[Sistem tengah marah!]
[Pemberontak, paksa!]
[Sistem pesawat, eror!]
[Pertahanan anti virus menyerang sistem.]
[Sistem tengah aduk mekanik.]
[Sistem pertahanan diaktifkan, guardian crazy virus menyerang balik.]
[Anti virus pesawat angkasa mengalami kepunahan, sistem mendapatkan celah masuk kedalam mekanisme pesawat.]
[Sistem memulai mengaktifkan pesawat.]
[Mengalami kegagalan fungsi, pesawat angkasa kekurangan bahan bakar.]
[Ding!]
[Pesawat angkasa kekurangan bahan bakar untuk mengaktifkannya kembali. Bahan bakar tersebut di buat dengan menggunakan energi bintang. Jarak bintang terdekat, ±150 Juta kilometer.]
[Bahan alternatif, mutasi dan zombie.]
Qin Chen yang sedari tadi hanya mendengar suara sistem yang tengah adu mekanik dengan sistem pertahanan pesawat angkasa membuat dia kebingungan sekaligus terkejut.
'Intinya, lampu di seluruh pesawat belum bisa di nyalakan?'
[Benar tuan.]
'Bagaimana dengan ruangan lain, apa kamu bisa menganalisa seluruh struktur pesawat?'
[Selesai di analisa. Sistem akan memberikan proyeksi peta di dalam pesawat angkasa. Tuan dapat mengambil rute yang bisa di gunakan, sistem akan memberikan informasi penting jika terjadi hal yang tidak terduga.]
Qin Chen menoleh ketempat Qin Yu. "Pesawat angkasa ini mengalami gagal fungsi, karena pesawat ini membutuhkan bahan bakar yang berupa energi bintang. Sementara bintang terdekat sendiri berada ratusan juta kilometer dari bumi, bagaimana caranya mengambil? Jadi hanya ada satu keputusan, mutasi dan zombie dapat digunakan sebagai bahan bakar mengaktifkan pesawat, bagaimana menurutmu Qin Yu?"
"Uhmmm ... Terlihat sangat berbahaya, tetapi itu bisa mengaktifkan pesawat angkasa sudah lebih dari cukup. Qin Yu akan membantu, ayo bergerak sekarang sebelum mereka berdatangan kehadapan kita." Balasnya, Qin Yu sangat bersemangat untuk membantu Qin Chen mendapatkan bahan bakar pesawat.
"Apa kau tidak bertanya darimana Chen Gege dapat informasi tersebut?"
__ADS_1
"Untuk apa? Jikapun itu yang ingin Chen Gege sembunyikan, Qin Yu tidak akan mencari tahunya. Kalaupun Chen Gege ingin memberitahukannya, Qin Yu akan mendengarkannya. Ada banyak keanehan di dunia ini setelah Apocalypse, jadi semua yang tidak masuk di akal bisa saja terjadi sekarang ataupun sebelumnya." Jelasnya.
Semakin dia melihat adiknya, dia semakin dewasa dan pemikirannya berjalan lurus mengikuti arus. Qin Chen mengusap-usap kepalanya kembali, dia memperlakukan Qin Yu seperti anak kecil yang manis di pedesaan.
"Sebelum berburu mutasi ataupun zombie, kita akan beristirahat dulu di sini. Dan mempersiapkan perlengkapan melawan mereka semua, karena ada kemungkinan mereka sudah berevolusi dan mempunyai kemampuan khusus lainnya."
"Ada benarnya, Chen Gege juga membutuhkan istirahat setelah bekerja keras seharian ini. Qin Yu akan memberikan hadiah untuk Chen Gege." Qin Yu mengeluarkan bahan-bahan makanan dalam tasnya, dia mempersiapkan segalanya sendirian.
Malamnya, dia mendapatkan makanan buatan Qin Yu pertama kalinya. Rasanya sedikit asin karena dia melakukan kesalahan sewaktu memasak hidangan sederhana yang tidak membutuhkan banyak waktu.
Tetapi itu perjuangan yang panjang, dan sekarang mereka tengah tertidur di bangku ruang komando.
Qin Chen sudah menghentikan pintu masuk dengan benda-benda yang ada, dan menghapus keringat mereka dari tempat-tempat yang mereka lalui sebelumnya.
Ditengah malam, Qin Chen terbangun saat mendengar suara yang memangilnya!
Kondisi ruangan sekarang sangat gelap sehingga tidak dapat melihat dengan jelas. Qin Chen mengendap-endap mengikuti suara yang mengganggu tidurnya.
"Chen—"
Qin Chen memberikan kode untuk diam kepada adiknya, dia langsung menutup mulut karena takut kalau terjadi sesuatu malam ini jika dia bersuara. Qin Yu tetap berada di bangku menunggu Qin Chen menyelesaikan penyelidikannya.
Tepat di bagian kanan pesawat angkasa, ada sebuah lubang kecil seukuran pena mengeluarkan suara. Qin Chen mengintipnya, lalu menggunakan sistem memberikan penampakan yang ada di depan sana.
Saat itu juga, ia melihat bayangan seorang manusia di dalam sana. Tetapi saat bayangan itu menoleh kearahnya, tatapan matanya sangat menyeramkan membuat bulu kuduk Qin Chen naik.
Gowaahhh!
Kemudian, Qin Chen terbangun dari mimpinya. Napasnya terengah-engah membuat Qin Yu ikut terbangun, dia melihat kakaknya seperti mimpi buruk, dia mengambilkan air minum untuknya.
"Chen Gege? Apa Chen Gege mimpi buruk? Sangat jarang melihat Chen Gege bermimpi buruk sekalipun di masa lalu." Ucapnya, dia penasaran tentang mimpi Qin Chen yang membuatnya ketakutan.
Tok! Tok! Tok!
Qin Chen langsung menoleh ke kanan, dia tidak membalas perkataan Qin Yu. Sekarang, suara itu menjadi kenyataan dihadapannya.
"Tetaplah di sini, dan jangan turun dari tempat duduk, mengerti." Ucap Qin Chen, walaupun dia tengah berkeringat dingin mengingat apa yang terjadi di dalam mimpinya sangat buruk.
...
*Bersambung ...
__ADS_1