
Didalam benak Karin masih sangat yakin dan percaya kalau Rendy adalah Jodohnya , entah bagaimana jalan takdirnya yang terpenting adalah bagaimana , menemukan solusinya , sekecil dan sebesar apapun masalahnya , jika kita percaya dan terus mencari dimana solusinya di situlah nantinya akan membuka pintu yang tak pernah kita duga , yang tak di sangka - sangka , bahkan terlintas di pikiran sedikitpun tidak , hanya ada sebuah kata Yaitu Ternyata mudah dan tak sesulit yang aku bayangkan , semua ini terjadi mungkin karena kita terlalu semangat berlari mengejar apa yang ternyata hal tersebut pun mengejar kita tampa kita sadari dan ketahui .Kini Karin berpikir jika mungkin saja harus jadi wanita yang baik dulu sebelumnya , mungkin dengan berfokus pada memperbaiki diri maka orang yang baik dan kita sayangi bisa datang kembali dalam hidup kita , memang semua tak semudah membalikkan tangan namun juga tak ada salahnya bukan jika kita mencoba , toh percobaan akan menemukan jawaban meski belum membuahkan hasil yang kita inginkan.
"aku yakin aku pasti Berjodoh dengannya...meski aku sekarang belum bisa bersamanya namun aku sangat yakin jika kita suatu saat nanti akan bertemu kembali meski tak secepat hitungan detik , walau tak selembut hembusan angin ,dan pun juga tak sesederhana itu caraku menemukan dan mendapatkannya kembali namun aku yakin dan sangat yakin jika kami pasti bersama di suatu Hari akan menjadi pasangan yang serasi di muka bumi , bahagia dan saling menyayangi , dan yang pasti tak akan terpisahkan oleh siapapun ...Sebaiknya aku memperbaiki diri untuk mendapatkannya dan pun juga mencoba meraihnya dengan usahaku , mungkin saja dengan menjadi wanita yang jauh lebih baik dia akan menerimaku dan akan menarik ku ke pelaminan duduk bersamanya ...ohh indah sekali khayalan ku ini ..(sambil memegangi kedua pipinya tengah membayangkan jika pangeran yang dia suka akan datang)
Sedetik setelah Karin memegang pipi dan membayangkan Rendy kini Dia mendengar ketukan pintu dari arah depan kamarnya , dengan suara panggilan khas teriakan sang Nyai Ronggeng , siapalagi pelakunya jika bukan Kayla. "Hey ..karin ayok turun .. kita makan dek .. kamu dari pagi belom makan kan.ini sudah mau hampir sore loh .
Karin langsung seketika membuka pintu kamarnya dan menutup mulut dean jari telunjuknya, mengisyaratkan jika jangan berteriak ."Ssssstttt ... gak usah pakai teriak bisa tidak..karin juga Dengar tahu.. ya tapi memang wajar jika Nyai Ronggeng berteriak kan kalau sedang nari pasti banyak yang meneriakinya kan...
Kayla langsung melotot ,sambil berkacak pinggang menghadapi sang adik yang seakan tiada rasa takut meledeknya. "Kau ini ya ,benar benar adik yang baik .. siapa juga yang menyuruhmu mengurung diri dan terus di kamar seperti calon pengantin baru yang mau di pingit ini .. ha..
__ADS_1
Dengan berekspresi seolah tak bersalah sama sekali menanggapi kakaknya dengan menatap wajahnya sang kakak yang menusuk dan menyeramkan menurut sebagian orang namun tidak menurut seorang Karina. "Eh tunggu.. tunggu..( sambil melambaikan tangan untuk meng hentikan ucapan sang kakak) tadi siapa yang menyuruh Karin buat belajar dengan tenang dan damai, giliran Karin sedang asyik belajar kok malah di gangguin terus begini... maksudnya gimana coba .. jelaskan..
tanyakarin sambil bersedekab dan menatap mengintimidasi pada sang kakak.
"Eh iya juga sih.. jadi ini tadi ceritanya kakak yang salah bilanvin kamu atau gimana ya ... .Akhirnya Kayla mengakui kesalahannya juga setelah lama beragrumen dengan sang adik yang tida habisnya ini, entah titisan Maklampir atau Nini pelet ,namun yang jelas Karina jauh lebih menjengkelkan dan cerewet menurut Kayla.
"Huh..akhirnya ngaku juga kan..Kakak silahkan makan Dahulu.. nanti Karin akan makan kalau sudah lapar.
"Hey tunggu..jika kamu tidak mau turun dan makan sekarang juga kakak akan terus meneriakimu sampai Kau mau menurut perintah kakakmu ini dek..
__ADS_1
ujar Kayla sambil menunjuknya di balik ointu kamar sang adik.
Karin pun tak mau sampai kalah argumen dengan sang kakak , Dia debgan sigap langsung menjawabnya.
"Tapi kak Karin bukan anak kecil yang harus di paksa makan juka kali.. karin juga tahu kapan karin lapar pasti karin makan.. tidak perlu memaksa juga lah kak ..
"Apa kamu bilang memaksa.. lalu apa yang barusan kemarin membuatmu masuk ke Rumah sakit setelah pingsan di Kampusmu itu ...hah.. apa itu masih kau sebut memaksa dek.. Asal kamu tahu dek .. kakak cuma punya satu adek ya itu kamu .. kakak paling gak suka adik kakak yang paling kakak sayang bisa sakit sampai di gotong kerumah sakit kaya kemarin..sebenarnya kenapa sih kamu suka menyiksa diri sekarang.. apa karena setelah di putuskan oleh mantanmu maku jadi ambisius memperbaiki diri dan tak ingin ada celaj sedikitpun dalam diri kamu.. jika memang itu yang kamu lakukan ,Kamu juga harus ingat menjaga dan merawat diri juga dek .percuma kan kamu jadi wanita baik perempuan baik, tapi kamu punya kesehatan yang kurabg baik. di dunia ini mana ada yang mau sama orang yang sakit sakitan juga sih dek.. penjelasan Kayla panjang lebar yang sama sekali tak membuat Karin menyela sedikitpun barang sesnti.
"Benar juga sih kak.. mungkin Karin terlalu ambisius meraihnya sampai karin tak oernah memperdulikan diri sendiri ya..Ucapnya yang mulai sadar diri dimana salahnya yang tak pernah di sadari Karin sama sekali selama ini, Karin menatap kearah bawah seakan menghitung betapa dirinya tidak pernah memperdulikan dirinya hanya Rendy dan Rendy yang ada di dalam hati dan pikirannya.
__ADS_1
"Semangatlah.. meski kita sedang ber istirahat sekedar menenangkan fikiran dan mengatur nafas kita selangkah saja.bila Dia memang jodoh kita Dia tentu akan tak pernah jauh dan takkan pernah terpisah dari kita.. percayalah Karin.. Ujarnya sambil memegangi Kedua pipi tirus sang adik dan menatapnya dalam seakan menenangkan Sang adik supaya dia bisa lebih tenang dan percaya diri menghadapi segala yang terjadi dan yang akan terjadi walau tak mudah , dan meski tak terlalu sulit , namun sesuatu yang berhubungan dengan hati terkadang tak munmdahenyenangkan sebuah hati bukan."Bagaimana .. apa sekarang bisa menemani makan Aku Papa dan Mama ha.. tanya Kayla yang di iringi dengan senyuman Khas Nyai ronggeng tersebut.
"Huh..(karin menghela nafas)Baiklah..baiklah..Sepertinya kakak memang kakak terbaik yang Di Anugerahkan hanya untuk karin seorang.. terima kasih Kak.Karon memeluk Kayla dengan manja ,seperti seorang Adik yang tengah memperebutkan sang Kakak dan ingin memamerkan pada seluruh dunia jika dia memiliki kakak terbaik yang tak oernah tergantikan sepanjang masa.