Arwah Tampan Pejuang Cintaku

Arwah Tampan Pejuang Cintaku
part 2 episode 11


__ADS_3

Setelah lama berdebat dengan sang kakak , kini pada Akhirnya Karin memilih untuk menuruti sang kakak yang tidak ada bosannya memaksanya untuk makan tepat waktu , serta akan mengoceh dan berteriak untuk bisa membuat apa yang Dia mau dituruti oleh sang Adik yang cukup bandel ini."Baiklah...Baiklah..ini Karin boleh pergi makan atau tidak..Kalau boleh ya Kakak menyingkir dari depan pintu bagaimana Karin mau pergi coba..


"Hah iya.. Kamu ini memang paling pandai membuat orang terkecoh ya. Ucap Kayla sambil mencolek Hidung mancung Sang Adik tersayang ."Ya sudah sebaiknya segera kita Menuju ke Ruang makan..Papa dan Mama pasti sudah sangat menantikan kita berdua bukan. Ucapnya sambil menggandeng tangan Karin yang sama sekali tidak menolak , entah lelah berkilah atau apa , namin Saat Karin sedang sangat polos dan menurut , Kayla merasa sangat senang . "Lagian mengapa juga kamu harus terus mengurung diri sih Karin..apa Rumah ini kurang luas ..? Apa mungkin pikiranmu yang kuang luas jika tidak berada dalam kamarmu ini..? Ucapnya sambil menunjuk Ruangan kamar Karin.


"Bukan .. bukan mengurung diri kak.. Aku sama sekali tak melakukannya .. namun sekarang Tugas kuliahku sedang menumpuk dan hanya baru segelintir yang terselesaikan , makanya aku lebih memilih mengerjakannya dan berusaha menyelesaikannya secepat mungkin, meski entah kapan akan selesai namun aku berusaha untuk tepat waktu mengumpulkan semua tugas yang telah di berikan Dosen untukku, meski belum tahu semua mahasiswa sudah menyelesaikannya atau hanya aku yang masih kurang cepat menyelesaikannya . Karena aku pernah mendengar kata - kata begini kak..! 'Jika anda tidak bisa membuat sesuatu menjadi baik,Paling tidak buatlah Hal itu terlihat baik'.. nah katena itu kak.. aku jadi terlalu tidak tergesa-gesa namun tetap akan melaksanakannya.. Karin menjelaskan dengan senyuman dan tawa khasnya yang bisanya di bumbui dengan kalimat yang pasti sok serius dan bersemu sok bercanda ,namun inilah Karin orang yang tak terbiasa untuk tidak berserius menghadapi persoalan, nampak santai dan tenang namun dalam hati pikiran dan juga fantasi dalam dirinya adalah penyelesaian dari persoalan itu.


"O.. tugas rupanya yang mengubah adikku yang dulu wakti SMP hanya senang berhura-hura dan berpesta ria kini menjadi seorang kutu buku yang hanya menatap buku dan alat tulis didalam kamar .. begitu ya.. Tanya Kayla seolah mengintimidasi dan menohok namun seakan tak ingin berdebat panjang Kayla pun hanya menurut saja apa yang di katakan Sang Adik cantik yang satu satunya Dia punya di muka bumi ini, meski terkadang serong membuat marah dan cukup menyebalkan namun Karin adalah tetap seorang adik manis yang selalu Kayla sayang sepanjang masa.

__ADS_1


"Tak apa bukan kak.. jika kita menjadi pandai dan cerdas dulu, lalu pasangan baik yang kita idamkan pasti akan datang dan mendekat seiring berjalannya waktu yang tuhan kehendak kan..meski tidak tahu kapan ,dimana, dan hari apa , namun hanya seorang sempurna bukan yang akan di dampingi oleh mahluk tersempurna juga..Karin yakin begitu.. Ucapnya sambil memandang sang kakak dan mencoba mencari pembenaran dalam kata yang Dia ucapkan .


"Benar Adik ..kamu memang sangat cerdas dalam bersikap .. namun merawat diri dan menjaga kesehatan adalah urutan yang pertama sebelum semua itu.. coba bayangkan apa gunanya kamu pandai kamu cerdas , atau bahkan kamu sukses , namun kamu lupa merawat diri apalagi kesehatan ..lalu jika sampai orang yang kamu suka jadi tidak suka bahkan menjauhi mu karena satu ketidak sempurna an bagaimana.. apa mungkin Kau akan menyalahkan waktu ? yang mungkin saja saat waktu kamu salahkan dia akan menyalahkan mu kembali karena kamu tak mampu berusaha menjaganya .. Kayla menceramahi sang adik yang masih merasa tak bersalah dan juga pun tak merasa jika apa perbuatannya akan menguntungkan dirinya atau hanya akan menyiksa dirinya. mungkin bagi para gadis yang baru menginjak 20 tahun keatas seperti Karin sangat wajar punya rasa simpati ambisius yang berlebihan , namun jika di biarkan seiring waktu semua ini akan hanya merusak diri dan akan merugikan diri jika akan dibiarkan seperti ini terus menerus.


"Oh .. berarti semuanya harus bertahap dan selalu pakai waktu ya kak.. supaya jam dindingnya tidak cemburu pada aktivitas yang kita kejar dan selalu kita Hadapi ..atau mungkin Karin terlalu ambisius sampai mengabaikan tubuh dan fisik Karin sendiri.. Ujarnya sambil .emelas menatap kearah bawah.


"Ya sudah kak.. Kita akan terus berceloteh dan berbagi kisah seperti ini atau mau makan sih.. aku sudah letih mendengar ceramah mu Nyai.. Karin meringis setelah mengucapkan kata yang mungkin membuat sang kakak marah padanya, namun entah mengapa kemarahan sang kakak tak membuatnya sekedar kapok dan merasa letih melakukannya pada sang kakak yang sangat sangat sungguh Galak seperti ini.

__ADS_1


"Apa tadi kau bilang.. Kayla mencubit pipi sang adik dengan gemas entah sampai merah pipi yang di cubit nya ini tak membuat Kayla melepasnya ,sampai pemilik pipi tirus tersebut melepasnya dengan kasar.


"Kakak ... ih.. sakit tahu.. ini pipi orang bukan boneka.. tahu tidak..nanti kalau kecantikan Karin luntur kan gawat Pangeran Karin bisa bingung dong nyariin nya kan kasihan..... ucapnya sambil melepas kedua tangan lembut sang kakak dengan kasar dan asal.


"Yang seharusnya di kasihani itu Kamu.. bukan pangeran kamu Karin ... Orang yang kelihatan berjuang kamu kok dia yang kasihan.. harusnya dia ya cukup senang saja bisa dengan mudah di kejar kejar oleh adik Kak Kayla yang cantik jelita paripurna luar biasa sempurna ini bukan.. Ucapan kayla sambil menggandeng sang adik menuruni anak tangga satu persatu dan melangkahkan kaki menuju tempat makan.


"Ya memang kalau sekarang ini yang terlihat nampak mati matian berjuang hanya Karin.. namun yang sebelumnya berjuang mendapatkan Karin itu kan dia kak.. namun takdir sedang menguji kami.. Ucap Karin dengan nada tegas membela pangeran yang dia Cinta dan sedang dia perjuangkan , sampai puncak titik darah penghabisan.

__ADS_1


__ADS_2