
maaf atas keterlambatan saya up, author kehabisan kuota 😂
seminggu setelah kepulangan aura dari london, dia masih belum mau menampakkan diri di hadapan aurel.
namun aura slalu memantau aurel dari jauh tanpa dia sadari.
hari ini setelah pulang dari kampus aurel dan teman temannya ingin pergi menjenguk ayah ronald yang sudah sadarkan diri.
mereka sudah sampai di rumah sakit, mereka terkejut melihat keamanan di sekitar ruangan rawat inap ayah ronald yang sangat ketat.
tak terkecuali aurel dia sangat ketakutan dan kaget, saat semua mata yang menjaga ruangan itu menatapnya dengan tatapan seolah memberi hormat karena mereka adalah anggota bayangan hitam yang di tugaskan menjaga tuan rusland.
aurel hanya tersenyum kaku untuk merespon, sedangkan prajurit bayangan hitam saling memandang karena mendapat balasan yang aneh.
ronald menghampiri ayahnya yang sedang tidur, dan tuan rusland terbangun karena kehadiran mereka.
" maaf ayah, ada teman roland yang datang hanya sekedar ingin menjenguk ayah " kata ronald.
tuan mengangguk senyum memandang mereka, namun pandangannya terhenti saat melihat aurel.
" hay om, gimana keadaannya " kata aurel lembut.
" baik nak, siapa nama mu " ucap pak rusland.
" anda bisa memanggil saya aura saja om "
" baiklah nak aura"
mereka mengobrol hingga sore hari menjelang, mereka berpamitan pulang.
__ADS_1
" guys,, gue ke toilet bentar yah, " kata aurel dan langsung di angguki oleh temannya.
aurel berlari menuju toilet hingga tak sengaja menabrak seseorang di depannya.
brukk,,, aduuuuuhhh
aurel mengelus pantatnya yang menabrak lantai secara mendadak karna menabrak sesuatu yang keras di hadapannya.
" maaf tuan saya tak sengaja saya buru buru " kata aurel bangkit langsung berlari menuju toilet wanita.
sedangkan pria itu tersenyum manis melihat kepergian aurel.
" manis sekali " gumamnya.
sebulan kemudiann
hari di kelas aurel kedatangan murid baru.
" juga buuu " jawab seisi ruangan dengan serempak.
" hari ini kita kedatangan murid baru, hey kamu masuklah dan perkenalkan dirimu " ucap dosen.
sontak semuanya langsung menoleh ke arah pintu kecuali aurel dia sibuk membaca buku.
dan sosok wanita berjalan memasuki ruangan.
" hay perkenalkan nama ku zaskia anita, kalian bisa memanggil ku kia " ucapnya dengan senyum ramah.
berbeda dengan aurel dia langsung menegang, buku yang dia pegang terlepas dari tangannya ketika mendengar suara wanita itu, sungguh sangat familiar di telinganya.
__ADS_1
dia langsung menatap wanita itu, dan saat itu juga tatapan mereka bertemu, aurel langsung menunduk meremas jamarinya, sedangkan kia tersenyum miring menatap aurel.
" kita berjumpa lagi aureeell " batin kia.
" baiklah kamu duduk di bangku kosong di belakang aura, pelajaran kita mulai " kata dosen.
aurel masih tertunduk tak berani menatap kia, sampai pelajaran selesai.
" aku tak boleh memperlihatkan diriku yang lemah seperti dulu lagi, tapi aku takut, aku ingin bertemu dengan aura, iya aku harus menemuinya melalui sita atau fian, hanya mereka yang bisa membantu ku " aurel membatin.
" ngelamun ajha lu raa yuk pulang " ucap gladis membuyarkan lamunan aura.
" iyha dah laper juga " ucap michel.
aurel hanya mengangguk menyetujui.
" eh tunggu, aku belum mengenal kalian " kata seseorang dari arah belakang tak lain adalah kia.
mereka langsung menoleh, dan mengabaikannya dan melanjutkan perjalanan mereka.
" aura willona D, hhhhh penyamaran yang sempurna, aku sudah mengetahui semuanya, kau bukan aura, tapi aurelll, aku akan membongkar semuanya di hadapan semua teman teman mu, aku juga melihat bekas luka itu di lengan kiri mu, kau benar benar aurell " ucapnya dengan senyum miring terlukis di wajahnya.
sampai di rumahnya aurel langsung memasuki kamarnya, dan menghubungi sita untuk meminta agar dapat bertemu.
" hallo sitaa " ucap aurel.
" aku sudah mengetahuinya, datanglah ke mansion ku, aku akan share alamatnya ke kamu datanglah nanti jam 3 sore " kata sita.
" baiklah " jawab aurell.
__ADS_1
tubuhnya masih bergetar, pikirannya benar benar kalut, mengingat kejadian di masa lalu nya tentang bagaimana perlakuan kia.
di mansion aura meminta sita memberikan alamat ini ke aurel mungkin ini sudah saatnya dia bertemu dengan saudarinya itu, dan dia begitu geram dengan gadis bernama kia itu, dia sudah tidak sabar ingin menggulitinya hidup hidup.