Aura Dan Aurel

Aura Dan Aurel
episode 7


__ADS_3

" aura tenggelam tante "


deg,,,,


handphone yang di pegang mita seketika jatuh di lantai, air mata menetes membasahi pipinya, bagaimana ini semua terjadi pada putrinya. tuhan tak mungkin mengambil kebahagiaan yang sudah dia dapatkan.


semua orang khawatir melihat keadaan mita setelah menerima telefon.


pandangannya kosong namun air matanya tak pernah berhenti untuk keluar.


" auraaa,, aura tenggelam " ucap mita lirih sebelum tubuhnya jatuh terduduk. kedua kakinya tak dapat menopang berat badannya, waktu seakan berhenti.


namun mereka secepatnya sadar dan bergegas menuju kota C.


sementara aura masih di tangani dokter, teman temannya masih sangat khawatir.


dua jam berlalu, dokter keluar mengatakan bahwa kondisi aura sudah stabil, dan akan di pindahkan ke ruang rawat.


tak lama kemudian keluarga dirgantara sudah tiba memancing banyak mata yang memandang.


tak terkecuali keenam sahabat aura, mereka terkejut karena keluarga dirgantara berjalan tergesa gesa ke arah mereka.


mereka menunduk tak berani memandang orang orang terpandang sekaligus terkenal cukup kejam di dunia bisnis dan mafia, dunia malam sisi dunia lainnya.


kini mereka baru menyadari ternyata inisial D di akhir nama aura willona adalah Dirgantara, kenyataan ini benar benar membuat mereka terkejut bukan kepalang.


" apa yang terjadi dengan cucu ku " ucap tuan dirga dingin menahan amarah.


namun semuanya terdiam tak ada yang berani menjawabnya.


" apa kalian tuli, atau mendadak bisu " kata tuan dirga kembali dengan nada setengah berteriak.


" di di diaa tenggelam di da danau, sa saat k kami temukan di dia sssudah tergeletak d di pinggir danau. dia hanya mm mengatakan bahwa dia i ingin ke toilet, ta tapi " ronald memberanikan diri menjawab namun sebelum perkataannya selesai sudah terpotong.

__ADS_1


" cukup,,, " kata tuan dirga.


" kalau sampai sesuatu terjadi pada cucuku, jangan salahkan aku jika seluruh keluarga kalian hancur seperti debu " ucap tuan dirga dingin.


mereka yang mendengar kesusahan menelan saliva, lalu memohon ampun.


" maafkan kami tuan, tolong ampuni kami " ucap gladis menangis.


keenan, kelvin, kenzo baru tiba bersama ricky, sita serta fian, terlihat begitu panik dan khawatir.


" bagaimana keadaan adik ku " ucap ricky khawatir.


" sudah stabil sekarank sudah di pindahkan ke ruang rawat inap, " ucap gladis masih menunduk.


mereka semua langsung menuju ruangan aura di rawat.


semua keluarga memasuki ruangan aura kecuali keenam sahabatnya, mereka memilih tetap berada di luar ruangan.


" aura bangun sayang, kami semua berada disini, kami menyayangi mu nak, bangunlah " ucap mita terisak.


tuan dirga hanya diam menatap aura dengan tatapan sulit diartikan.


ricky berjalan mendekati adiknya.


" hey bodoh, kenapa kau suka sekali membuat kami khawatir, sekarang bangunlah, ini perintah " ucap ricky tegas.


" bangunlah ku mohon " ucap ricky mencium tangan aura dengan lembut, dengan suara bergetar menahan tangis.


" sweaty, bangunlah apa kau tak ingin menghukum kami lagi, kami merindukan mu " ucap kevin.


dokter memasuki ruangan.


" maaf mengganggu sebaiknya biarkan dulu pasien istirahat, dan ada hal penting yang harus saya bicarakan dengan pihak keluarga tentang kondisi pasien " kata dokter.

__ADS_1


" baiklah dokter" ucap hendra.


mereka semua berjalan keluar ruangan.


" baiklah ikuti saya " ucap dokter dan langsung di ikuti oleh hendra dan mita.


sedangkan yang lainnya menunggu di depan ruangan bersama para sahabat aura.


" emhh tuan, kami ingin pamit mengundurkan diri, sekarang sudah ada keluarganya yang menjaga aura " ucap michel menunduk.


" mmm. terimakasih " ucap ricky dingin.


kemudian mereka semua pergi.


disaat mereka semua telah pergi meninggalkan ruangan, seseorang masuk ke dalam ruangan.


" maafkan aku kha, aq telah mengingkari janji ku pada mu dan meninggalkan mu sendirian " ucap aura menangis.


" tapi saat ini belum waktunya untuk kita bersama, aku belum bisa menunjukan diriku pada mu sebelum aku membalas mereka yang telah membuat mu seperti ini, itu sumpah ku " ucap aura dingin menghapus air matanya.


aura mencium pipi aurel sebelum ia pergi meninggalkannya seperti bayangan.


di ruangan dokter.


" ada apa sebenarnya dokter " kata mita.


" begini bu, pasien mengalami amnesia atau lupa ingatan sehingga dia melupakan sebagian dari memori hidupnya, namun ini hanya untuk sementara waktu, pasien masih bisa di sembuhkan jika mengikuti prosedur yang kami anjurkan " kata dokter menjelaskan.


" tidak mungkin " ucap mita kembali terisak.


" ini resep obatnya, anda bisa menebusnya di apotek " kata dokter menyerahkan selembar kertas.


" terima kasih dokter " ucap hendra.

__ADS_1


lalu mereka keluar dan pergi ke ruangan aura.


__ADS_2