Aura Dan Aurel

Aura Dan Aurel
episode 6


__ADS_3

kini sudah dua hari mereka disini, hari ini adalah hari terakhir mereka, mereka memilih untuk jalan jalan dan keliling berfoto.


" gays, gue ke toilet dulu yah, " ucap aura.


" mau di temenin gak bebz " ucap ronald.


namun aura menatapnya dengan wajah dingin tak suka.


" hehe, becanda ko ra, serius amat tu muka " kata ronald cengengesan sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.


aura pun langsung menuju ke toilet.


setelah dari toilet dia mendengar suara seorang wanita menangis.


" hikss, hikss, jangan kiaaa, ampun " kata wanita itu.


aura pun mengikuti arah suara itu, ternyata di belakang gedung ada seorang wanita bertekuk lutut menangis sedangkan tiga lainnya seperti membully,


samar samar aura dapat melihat wajah wanita itu, setelah ketiga wanita itu pergi aura bersembunyi.


setelah ia keluar dari persembunyiannya, dia melihat kembali ke arah wanita tersebut.


" aurell " kata aura lirih.


aurel tak menyadari bahwa ada aura disana. kemudian dia bangkit dari duduknya dan berlari, aura pun mengikutinya.


" akh,, kemana kau khaa " ucap aura karena aurel hilang di tengah kerumunan orang yang berlalu lalang.


kini aura berada di lantai tiga sebuah gedung, ia melihat ke arah sekitar gedung,


pandangannya berhenti pada sosok wanita yang dia cari sedang berdiri di tepi jembatan pandangannya ke arah bawah yaitu danau.


" tidak, jangan melakukan hal bodoh seperti itu, " kata aura panik.


byurrrrr


aurel melompat ke danau.


" tidaaaaaaaakkkkk " aura teriak, secepat kilat ia berlari menuju lantai bawah, menabrak beberapa orang bahkan terjatuh, namun ia bangkit lagi dengan air mata yang berderai membasahi pipinya.


pikirannya hanya tertuju kepada aurel kakaknya.

__ADS_1


kini aura sudah berada di tepi jembatan, tanpa pikir panjang dia langsung nyebur ke dalam danau, mengangkat tubuh aurel yang sudah tak sadarkan diri.


KEDIAMAN DIRGANTARA.


" pah, perasaan mama ko gak enak gini yah, apa ada sesuatu yang menimpa putri kita " ucap mita.


" mungkin itu cuma perasaan mama saja, jangan mikir yang aneh aneh " kata hendra.


" coba papa telfon aura " kata mita dengan khawatir.


hendra pun langsung menelfon aura.


ting tong ting tong ( anggap suara bel rumah yah )


" siapa itu, biar mama lihat dulu, papa telfon aura " ucap mita beranjak membuka pintu.


" hai tante, " ucap fian dan sita bersamaan.


" oh temannya aura yah, ayo masuk " ucap mita dengan senyuman.


" pah ada temannya aura nih " ucap mita setengah teriak.


" tant sebenarnya kita dateng kesini tuh, mau ketemu ma aura tant, udah dua hari hpnya gak aktif tant " ucap sita.


sedangkan aura sekarang sufah berhasil membawa aurel ke tepi danau,


" kakak, banguun khaa, jangan tinggalin aura lagi, maafin aura " ucap aura menangis sambil memompa dada aurel agar air yang tertelan bisa keluar.


akhir usahanya berhasil aurel batuk dan mengeluarkan air.


dari kejauhan terlihat keenam sahabatnya mencarinya sambil memanggil namanya.


dia segera bersembunyi.


membiarkan aurel tergeletak di tepi danau.


" aduhh tu anak kemana sih ke toilet tapi ko sejam gak balik balik " kata gladis khawatir.


" ketemu gak " kata michel menatap temannya yang lain.


namun semua temannya menggeleng, tak ada yang bisa menemukan aura.

__ADS_1


tapi tia kembli dengan nafas ngos ngosan sambil membawa topi aura.


" liat gue nemu topinya di jalan mengarah ke belakang gedung " kata tia.


" yaudah ayo cepetan ke sana, tunggu apalagi ucap ronald memimpin lalu berlari ke belakang gedung.


sesampainya disana mereka kembali berpencar mencari aura.


" gais liatt, auraaaa " ucap nita menunjuk ke tepi danau.


mereka langsung berlari ke tepi danau menghampiri aura, walau sebenarnya itu adalah aurel.


" aura lo kenapa ra, bangun raa " ucap gladis panik sambil menangis.


" cepat angkat dan bawa ke rumah sakit " imbuh gladis.


ronald langsung mengangkat tubuh aura membawanya ke mobil lalu ke rumah sakit.


aura yang melihatnya dari kejauhan mengikuti mereka sampai di rumah sakit.


" susterrr cepat tolong teman saya " teriak ronald.


aura langsung di bawa ke ruang UGD.


semua temannya panik, khawatir takut terjadi apa apa dengan aura.


" ini semua salah kita, seandainya kita gk maksa dia ikut, inu gak bakalan terjadi,, huhuhu " ucap gladis terisak.


" kita gagal jagain dia " imbuhnya lagi.


kita harus telfon keluarganya, mereka pun menghubungi keluarga aura.


" hallo siapa ini " ucap mita.


" ini temannya aura tante " ucap gladis masih terisak.


" aura dimana nak, kenapa hp nya gak aktif " ucap mita khawatir,,,


" aura tenggelam tante " ucap gladis.


Jangan lupa tekan likenya dan sarannya di kolom komentar

__ADS_1


terimakasih 😊


__ADS_2