Awal Dari Penguasa Alam Semesta

Awal Dari Penguasa Alam Semesta
CH. 09 Munculnya Iblis


__ADS_3

Kota Beruang Putih


Aula Keluarga Ming


Aula keluarga Ming sedang dilanda keheningan menunggu patriack mereka memberikan perintah.


"jika benar pemuda tersebut berasal dari alam bumi keluarga kita benar - benar dalam bahaya" batin Patriack yang sedang memegang keningnya


mereka yang berlutut didepanya maupun tetua yang sedang duduk hanya diam melihat tingkah laku patriacknya karena baru kali ini patriack mereka bingung mengambil keputusan


"hah!!! tidak mungkin ada orang alam bumi turun ke alam fana ini meskipun itu pernah tapi itu ribuan tahun lalu" batin Patriack yang masi memegang keningnya


"baiklah tetap mata matai pemuda itu sedikit lama tetapi jika dia mengetahui kalian mengikutinya kalian boleh membunuhnya" ucap Patriack sedikit khawatir


"baik patriack kami undur diri" ucap ke 6 mata mata tersebut setelah itu mereka menghilang dihadapan patriack


"ada apa patriack? kenapa anda seperti bingung mengambil keputusan" tanya salah satu tetua sedikit kebingungan


"begini tetua jika pemuda tersebut dari alam bumi keluarga kita bisa langsung musnah apa kalian tidak tahu? jika tidak ada jenius manapun yang memiliki ranah yang lebih tinggi dari pengawal putraku meskipun ada dia juga kalah jumplah" ucap Patriack menjelaskan kepada para tetua


seketika aula hening kembali setelah mendengarkan penjelasan patriack terlihat para tetua sedikit berkeringat karena mereka tahu bahwa keluarga terlemah di alam bumi pun bisa memusnahkan keluarga mereka dengan mudahnya


"baiklah lebih baik kita bubar memikirkan rencana selanjutnya karena jika kita tidak membunuh pemuda itu akan menambah masalah bagi kita" ucap Patriack mulai berdiri dari tempat duduknya


"baik patriack terimakasih atas penjelasan anda kami izin undur diri menyusun rencana jika hal yang tidak diinginkan terjadi" ucap para tetua berjalan keluar dari aula


setelah semua tetua keluar tiba - tiba seorang wanita memiliki wajah sedikit keriput seperti berumur 40 tahun tapi bukan umur aslinya, tetapi masih menggoda bagi pria diumur yang sama.


"ada apa suami!? kenapa wajahmu begitu muram? apa terjadi sesuatu?" ucap wanita tersebut


"itu... istriku sebenarnya aku bingung untuk mengambil keputusan membalaskan dendam putra kita atau mempertahankan keluarga kita" ucap Patriack


"apa maksudmu suami!!!? apakah kau tidak ingin membalaskan dendam putramu yang dibunuh bocah itu? aku telah mendengar semuanya bahwa bocah itu kemungkinan berasal dari alam bumi tapi apakah benar? dia berasal dari sana sudah lebih ribuan tahun hal itu tak terjadi lebih baik kau membunuh bocah itu serta keluarganya atau aku akan membencimu selamanya" ucap wanita tersebut dengan nada marah, terlihat sedikit seringai licik diwajahnya saat berjalan berbalik keluar dari aula


Patriack pun kembali duduk dikursinya memikirkan segala kemungkinan yang terjadi, sedangkan wanita tersebut hanya tertawa setelah keluar dari aula karena melihat betapa bodoh suaminya.


"hahaha dasar manusia bodoh!!" ucap wanita tersebut dengan nada jahat, wajahnya beberapa waktu berubah menjadi wajah iblis memiliki 2 tanduk hitam dikepalanya dan memiliki kulit merah kuku panjang gigi tajam seperti hewan buas setelah menyadari tubuhnya berubah kebentuk aslinya dengan cepat dia merubah ekspresinya yang berlebihan dan berubah menjadi wanita sedikit keriput tadi.


namun ada salah satu pelayan yang melihat hal tersebut hanya ketakukan dan susah berdiri karena gemetar kakinya yang berlebihan dan akhirnya pingsan.


wanita tersebut yang sudah mengetahui pelayan tersebut melihatnya dari awal hanya membiarkanya saja saat pelayan itu pingsan wanita tersebut berjalan mendekatinya dan memakan jiwanya serta memasukan tubuh fisiknya ke dalam cincin penyimpanan untuk dijadikan camilan.


Di Pasar Kota Beruang Putih


terlihat seperti seorang sepasang kekasih berjalan ketoko toko makanan dan baju membeli semua hal yang ingin dibeli seorang wanita cantik


"Lan'er bisakah kita istirahat sebentar? aku sangat kelelahan berjalan dari pagi sampai sore" ucap Ling Yan beralasan karena bosan mengikuti Su Lan


"gege kau sangat lemah apa kau sedang beralasan karena bosan mengikutiku?" dengus Su Lan dengan nada kesal


"Glek" terdengar suara Ling Yan menelan ludahnya

__ADS_1


"hahaha mana mungkin seperti itu Lan'er cantiku mana mungkin itu terjadi haha" ucap Ling Yan sedikit berkeringat membayangkan apa yang terjadi jika Su Lan marah


"hoooo? gege belajar dari mana kau memuji seperti itu? apakah kau punya wanita baru" ucap Su Lan dengan tatapan menyelidik ke arah Ling Yan


"tapi kan kita belum menjadi kekasih? apakah begini rasanya memiliki kekasih?" ucap Ling Yan dalam hati


"mana mungkin itu terjadi Lan'er selama ini kan kau selalu bersamaku" ucap Ling Yan dengan nada kaku, keringat semakin membasahi wajahnya


"hmmmm? baiklah aku percaya pada gege karena hari ini aku sangat senang" ucap Su Lan dengan senyum indah diwajahnya


hati Ling Yan sedikit tenang mendengar jawaban Su Lan dan tersenyum hangat kearah Su Lan melihat Su Lan begitu bahagia.


"Aku berharap waktu berhenti dan kita bisa melakukan kebersamaan ini terus tapi takdir berkata lain" gumam Ling Yan sedikit sedih mengingat tujuanya


"apa yang ku katakan? apakah aku mulai bodoh karena terus bersama wanita ini" ucap Ling Yan yang sedang menepuk kedua pipinya menggunakan kedua tanganya dan menyadarkan dirinya


mereka berdua pun kembali ke penginapan yang mereka pesan tadi pagi dengan senyum bahagia tetapi Ling Yan hanya tersenyum tipis karena sadar sedang diikuti ke 6 orang dan satu orang berada ranah yang lebih tinggi darinya.


"lebih baik aku cepat mengosumsi pilku dan menaikan tingkat kultivasiku setelah itu menguatkan pondasiku karena mulai sekarang harta-harta akan mulai berdatangan" gumam Ling Yan sedikit terkekeh kecil diwajahnya


"ada apa dengan bocah itu? apa dia menyadari sedang kita ikuti?" ucap salah satu dari orang mata mata keluarga Ming


"tidak mungkin itu terjadi mungkin dia sedang berfikiran mesum dengan wanita cantik disampingnya" balas lagi dari salah satu mereka


mereka berenam pun melanjutkan mengikuti Ling Yan tapi sayangnya itu percuma karena didalam kamarnya Ling Yan dan Su Lan sudah terpasang Array Formasi jadi hanya keheningan yang didengar diluar.


"Dasar idiot mana mungkin kalian kubiarkan memata mataiku" gumam Ling Yan sedikit senyum licik diwajahnya


Ling Yan pun mulai mengosumsi Pil itu dibantu Api Emas agar 100% khasiat pil tersebut masuk kedalam tubuh Ling Yan tak berselang lama terdengar suara ledakan


pelan - pelan Ling Yan mulai membuka matanya dengan senyum bahagia diwajahnya karena menerobos 3 kali, sekarang Ling Yan berada di ranah Penyempurnaan Qi 5 sedangkan musuh yang sedang menunggunya diluar hanya 1 yang berada di Penyempurnaan Qi 4 puncak.


dengan tenang Ling Yan bersila melihat teknik - teknik yang cocok digunakan untuk saat ini tapi hanya ada Teknik Bayangan dan Ling Yan hanya bisa menguasai hingga 3 teknik untuk sekarang dan teknik tersebut hanya berjumplah 5 yaitu :



Menyembunyikan Tingkat Kultivasi


Langkah Bayangan


Clone Bayangan ( untuk saat ini Ling Yan hanya bisa membuat 1 clone karena masih terlalu lemah)


Tebasan Bayangan Kekosongan


Bayangan Tak Berujung



Semua teknik yang berada dalam buku semesta diotak Ling Yan tidak memiliki tingkat karena mengikuti kekuatan Tingkat Kultivasi dan kekuatan penggunanya


-Tahapan Fana :

__ADS_1


Pembentukan Tubuh 1-9


Pembentukan Inti 1-9


Penyempurnaan Qi 1-9


Penyempurnaan Roh 1-9


Jalan Surgawi 1-9


Nirwana 1-9


Mahayana 1-9


Half Saint ( Rendah-Menengah-Puncak )


-Tingkatan Senjata :


Tingkat Bumi (Rendah-Menengah-Tinggi)


Tingkat Langit (Rendah-Menengah-Tinggi)


Tingkat Surgawi (Rendah-Menengah-Tinggi)


Tingkat Ilahi (Rendah-Menengah-Tinggi)


Tingkat Kuno (Menengah-Tinggi)


-Tingkat Teknik :


Teknik Perunggu


Teknik Perak


Teknik Emas


Teknik Bumi (Rendah-Menengah-Tinggi)


Teknik Surgawi (Rendah-Menengah-Tinggi)


Teknik Ilahi (Rendah-Menengah-Tinggi)


Teknik Kuno (Menengah-Tinggi)


-Tingkatan Pil


• Pil Fana 1 - 9 ( Perunggu - Perak Emas )


• Pil Dewa Biasa 1 - 9 ( Perunggu - Perak - Emas)


• Pil Dewa Sejati 1 - 9 ( Perunggu - Perak Emas )

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2