BackOut

BackOut
Episode 1 Terjebak di dunia Elf


__ADS_3

Tatapan pilu dan memohon kepada sang tercinta


“Elly kumohon kembalilah ke asalmu”. Ucapan itu masih terdengar jelas di ingatanku setelah terbangun.


“Apa maksudnya kembali ke asal” gerutu Elly dalam hati. Ting Nong bell ruang tamu berbunyi memecah keheningan


"Perasaan gak beli apa-apa” batin elly heran, ia berjalan menuju pintu ruang tamu dan mencari tahu siapa yang menekan bell itu.


“Loh…gak ada siap-siapa” elly menengok kanan dan kiri namun tidak menemukan orang yang menekan bel rumahnya, perhatiannya kemudian menuju halaman belakang dan benar saja ia melihat sesuatu yang berbulu dan membuatnya penasaran,


"Itu apa..." elly pun mengikuti diam-diam hewan berbulu itu.


"Kyaaa… " Elly menginjak sesuatu yang kemudian bersinar dan membuatnya tidak sadarkan diri,


“Jadi ini namanya manusia…” sambil meraih rambut Elly


“Sepertinya tuan akan marah jika mengetahui ada seorang manusia yang memasuki dunia ini” cemas En


Flashback disaat Kei menyuruh En pergi melihat pohon dunia “Apa maksud tuan, disini tidak ada siapa-siapa kecuali Slove tuan".


Slove adalah hewan yang terbuat dari mana, hewan ini dibedakan dengan warna aura pemakainya. En melihat lingkaran sihir dan menyentuhnya “Apakah ini masih aktif” shing cahaya bersinar terang yang membuat En menutup mata secara tidak langsung namun rupanya ia menyentuh bell di dunia Elly.


“Hah.. Hampir saja sihir ini melahap ku” syukur En


“Astaga bunyik (Slove) kesayangan tuan masuk kedalam” ketakutan mulai dirasakan en mengingat betapa kejinya tuannya itu. En hanya mondar-mandir seraya berdoa tuhan dapat menyelamatkan nyawanya


“Apa yang harus aku lakukan” tanyanya dalam hati. Shingg… nampak cahaya terang dari lingkar sihir tadi,


"Sia-sia saja aku khawatir, untungnya Slove tuan kembali” En menghela nafas panjang


“Tapi aku heran, bagaimana bisa manusia ini dengan mudah melewati portal tanpa kehilangan anggota tubuh. Tanya en sembari mendekatkan dirinya


"Jadi ini Namanya manusia…” tanpa ragu ia pun memikul Elly seperti karung.


“Kau dari mana saja” tanya kei serius,


“Maaf tuan ada sedikit ganguan saat melihat portal sihir lagipula saya membawa seorang manusia tuan, apa yang harus kita lakukan?” tanya En


“Tinggalkan saja dia disini” tegas kei


“Baik.. Eh tapi tuan” En terbata-bata menjawab maksud perkataan tuannya


“Kau ingin membantahku?” tanya kei dengan nada serius


“Maaf tuan” kata En dengan suara lirih


“Ayo segera bergegas, lagipula ia akan mendapatkan majikan jika sudah terbangun” ucap Kei sambil menatap jenuh elly yang sedang tertidur. Kai kemudian berbalik manjauhi elly yang tertidur lelap.


"Uhh…" desah Elly sembari membuka mata, “Eh.. aku ada dimana” tanya Elly terkejut.


Saat ini Elly berada dalam sel tahanan yang akan dijual dipelelangan. “Perasaan tadi aku mengejar sesuatu ke halaman belakang, kenapa aku tiba-tiba ada di dalam sel tahanan seperti ini” batin Elly bertanya.


“Boss manusia ini sudah bangun” teriak salah satu pembantu.

__ADS_1


Seorang pria mendekat “Hei kau manusia jangan harap bisa lolos dari tempat ini, dan berkelakuan baik lah pada majikanmu nantinya hahahah semua Elf pasti menginginkan manusia ini” kata boss pelelangan.


“Apa yang kau lakukan padaku dasar bajingan” sahut Ellly memberontak, “Arghh… Apa ini” teriak Elly kesakitan


“Diamlah dan berkelakuan baik di dalam sana” ucap Boss dengan santai.


Dileher Elly dikaitkan benda sihir benda tersebut dapat mengeluarkan sengatan jika tuannya melakukan kontak fisik pada batu artefak, hal ini dilakukan untuk membuat budak patuh pada majikannya.


 


Disisi lain sedang diadakan lelang lukisan orang-orang berlomba lomba melakukan penawaaran harga. Herga yang disepakati adalah 1.400 kath. Host berjalan ke belakang panggung menghampiri pesuruh “sudah waktunya mengekuarkan kartu As kita” kata moderator pada pesuruh agar mengambil Elly.


Sel tahanan mulai dipajang di atas pangggung membuat orang orang heran. Tuan dan nyonya sekalian saya persembahkan budak manusia harga penawaran dimulai dari 3.000 kath.


“Huh.. bukankah itu terlalu mahal untuk seorang budak” kata seorang nyonya keheranan.


“Benar apa kelebihan dari manusia itu” bentak salah satu tuan yang tidak terima dengan harga yang penawaran awal.


“Sepertinya anda sekalian belum tahu bahwa manusia ini dapat menyembuhkan berbagai penyakit melalui auranya caranya mudah anda sekalian hanya perlu menyerap auranya mengggunakan mana” jelas sang moderator


“Perhatikan ini” host mengeluarkan pisau dan mulai mengiris telapak tangannya.


“Kyaa.. apa yang kau lakukan” teriak salah satu penonton.


“Tenang saja saya akan melakukan pemulihan dengan sangat cepat” cahaya kuning bersinar munncul dari Elly menandakan auranya yang sangat kuat.


“Yang benar saja” kata seorang nona terkejut.


“Aku menginginkannya 3.000 kath” kata seorang pria


“5.000 kath dia cocok menjadi pajangan ku” kata tuan muda Marquess. Sontak semua orang terdiam dan tidak ada lagi penawaran diatasnya.


“Baiklah budak ini terjual dengan harga-“


Brakk gedor pintu dari luar ruangan “Hentikan pelelangan ini, semua orang yang bersangkutan akan dibawa ke penjara untuk dimintai pertanggung jawaban karena melakukan aksi illegal pesan ini dibawakan langsung oleh yang mulia raja Elven V” Suara lantang dari prajurit memecah keheningan.


Semua orang nampak khawatir dan mulai berlarian menyelamatkan diri dari pasukan kerajaan. “Berlarilah semampu kalian” cengir Grand Duke.


“Huh… Para tikus manja, aku yang harus turun tangan karena mereka” Marquess berjalan menuju panggung yang nampak berantakan,


“Apa ini? Apakah dia manusia” melihat dengan dekat dengan memperhatikan bentuk telinga Elly


“Bedebah sialan mereka bahkan melanggar kontrak pohon dunia dan menculik seorang manusia” bentak Marquess dengan amarah


“Segera laporkan hal ini Grand Duke” tungkasnya kembali


“Sabarlah sebentar aku akan membawamu kembali dengan selamat ke asal mu” ucapnya dengan lembut sambil membelai Elly


“Seberapa jauh jarak ibu kota ke pohon dunia?” tanyanya penasaran


“Apa yang akan anda lakukan terhadap pohon dunia tuan?” tanya balik salah satu kesatria


“Aku akan mengantar manusia ini kembali ke asalnya” jawabnya

__ADS_1


“Kau terlalu terburu-buru Rei kau tidak bisa berbuat seenaknya” kata Ken menasehati


“Hah… lagi-lagi aku kena ceramah, lagian aku berniat baik” balas Ken kecewa


“Aku akan berhati-hati kedepannya” balasnya lagi dengan wajah cemberut


“Pindahkan manusia itu ke kereta, yang lain kalian bisa pergi lebih dulu aku akan memeriksa sesuatu disekitar sini, simpankan saja satu kuda untuk ku” perintah Duke


“Baik tuan hati-hati saat perjalanan pulang” sahut salah satu kesatria


“Sialan mereka membawa harta berhargaku” sahut host dengan emosi melihat Elly dibawa keluar ruangan,


Saat ini host berada diruangan atas tempat para bangsawan karena hal itu para kesatria tidak mengjangkau area VVIP karena kunci yang digunakan spesial sehingga pintu sulit dirusak.


Ctak… suara menjentikkan jari “Oh… Disini kau rupanya wah tempat yang cukup mewah untuk dijadikan persembunyian tikus” cengir sang Duke


“A…Apa kenapa anda bisa sampai kemari?” Tanya host ketakutan


“Cukup mudah kau perhatikan pintu itu memang sulit dihancurkan tapi ternyata mudah ditembus dengan sihir teleport, sepertinya kritik ku ini bisa jadi saran bagimu, hm” lanjutnya sembari duduk di sofa


“Tu… Tuan bukankah anda menginginkan manusia itu saya akan memberikannya secara gratis, sebagai gantinya loloskan nama saya dalam daftar buronan anda, saya akan menyerahkan segalanya” kata host dengan nada tampak bersalah


“Aku akan kabur segera dari kekaisaran setelah dia meloloskanku, aku hanya perlu berlagak meminta ampun seperti ini agar dia mengasihaniku” batin host dalam hati.


“Heee…. Kenapa aku harus melakukan hal bodoh seperti itu? Lagian wajahmu tidak punya kelebihan untuk masuk dalam daftar buronan kekaisaran” cengir Duke menjawab


“Tapi tuan sudah membawa pulang manusia itu anda juga bersalah” teriak host merasa tidak adil


“Kau benar..." ucapnya singkat


"kan sudah saya bilang untung saja anda mendengarkan ucapan saya Tuan" desak host sambil berbicara


“Kau benar bahwa kehidupan mu berakhir disini, haha.. jadi nikmatilah sisa hidupmu bersama tikus lainnya” kata Duke sembari membuka portal ke penjara kekaisaran


“Ta.. Tapi tuan saya…” sanggah host merasa ketakutan


“Hoo.. Perlawanan yang menarik tapi itu sia-sia saja” Duke menarik lengan host dengan paksa kemudian mendorongnya masuk ke dalam portal yang terhubung dengan penjara.


"Tuaannnnnn" teriak host sembari terlempar ke dalam portal.


“Satu masalah disini sudah selesai bagaimana denganmu?” tanya Duke pada Marquess berbicara melalui batu sihir


“Sudah selesai, disini ada banyak nama bangsawan terkenal kelas sosial salah satunya Nona Verenika dari keluarga Count” jawab Marquess


“Hei kenapa aku ditangkap seperti ini aku akan melaporkan hal keji ini pada Papaku dan menghukum balik kalian semua yang tega menyentuh anak kesayangan Count” teriak Vere dengan nada mengancam


“Berikan kristalnya ke Nona Vere ada yang ingin ku tanyakan” ucap Duke


“Baiklah” sahut Marquess sembari memberikan batu kristal itu.


“Hei dengar ya aku kesini karena mencari kakak ku, aku takut jika dia menjadi budak hiks.. aku merindukannya sehingga aku rela hiks… mengikuti kegiatan illegal ini percayalah padaku tuan Duke, dan kumohon bantu pencarian kakakku yang telah terhenti setahun yang lalu” isak Vere merindukan sang kakak


“…..”tidak ada tanggapan dari Duke ia malah langsung mematikan alat sihir itu.

__ADS_1


“Sial… bagaimana bisa aku menolak permintaannya jika memohon seperti itu” ucap Duke dalam hati kegirangan.


__ADS_2