
Pagi mulai menyising Elly mulai terbangun lagi lagi ditempat yang tidak dikenalinya. En sadar Elly terbangun ia mulai menjelaskan alasan kenapa Elly berada dirumah kumuh itu.
“Rupanya kau sudah bangun, maaf karna telah mengganggu tidur nyenyakmu” ucap En meminta maaf
“Iya… Tidak masalah tapi sekarang aku ada dimana?” Tanya Elly keheranan melihat suasana baru, dimana setiap ruangan bersekat bangunan rumah yang kecil dengan satu ranjang yang kurang nyaman digunakan.
“Tidak usah banyak tanya, En jelaskan mengapa dia bisa berada disini” Tungkas Kei
En mulai menjelaskan mengapa Elly berada di dunia ini dimulai dari portal yang Elly injak kemudia berteleport ke dunia Elf hingga alasan mengapa dia berada di pelelangan dan terakhir mengapa Elly diculik dari kediaman Duke Richen.
“Ah.. begitu rupanya terima kasih telah menjelaskan, jadi selanjutnya rute kita ke Pohon Dunia?” tanya Elly bersemangat
“Benar nona” Jawab En
“Tidak perlu memanggilku seperti itu nama ku Irely kalian bisa memanggilku Elly, em bolehkah aku memakan sesuatu disini, aku cukup kelaparan” ungkap Elly tiba tiba lesu
“Astaga maaf, aku akan segera membuat sup hangat” ucap ken buru-buru ke dapur
“Hei… manusia” Panggil Kei ragu
“Aku punya nama, panggil aku Elly”
“Baiklah… Bagaimana perasaan mu memasuki dunia ini, karena sejak kemarin kau berpindah tempat pasti ini asing bagimu” ungkap Kei
“Yah… Segalanya berubah dengan cepat yang tadinya aku berada di tahanan yang hendak dijual, lalu ke rumah Duke Rich, dan akhirnya berada di gubuk ini” kata Elly sambil duduk pada kursi
“Aku agak kagum dengan segala hal baru disini, segalanya masih di lestarikan hutan-hutan masih rimbun hanya di ibu kota suasananya agak padat, aku suka atmosfer tempat ini mengingatkan ku pada kampung halaman” ungkap Elly agak sedih
“Sepertinya kau menggunakan kata baru kudengar. Apa itu lestarikan, atmosfer, dan kampung halaman?” tanya Kein heran
“Ehh… Di lestarikan itu artinya menjaga sesuatu agar tidak rusak, emm.. Terus Atmosfer uh… Aku tidak tau cara menjelaskannya tapi pokoknya udara disini masih terjaga, lalu kampung halaman itu tempat mu dilahirkan begitu” Jelas Elly
“Elly ini supnya” Kata En sambil menyodorkan mangkok berisi sup hangat
“Terima kasih” kata Elly sambil menerima mangkok berisi sup hangat tadi
“Kalian tidak makan?” tanya Elly heran
“Kau duluan saja” jawab Kei singkat
“Tuan kemana kita harus pergi?” tanya para kesatria
“Pohon dunia bentuk satu formasi dengan ku, lainnya berjaga sekitar ibu kota. Jangan lupa sebarkan potret Elly agar memudahkan pencarian” jawab Ken dengan rinci
__ADS_1
“Hiyaaa…” kuda dipacu
Beralih posisi ke kesatria yang berjaga di ibukota diketuai oleh Rei
“Baru kali ini kita melihat tuan Kenrich khawatir, sejauh ini ia selalu menyembunyikan emosinya” kata salah satu kesatria
“Perempuan itu bukan Nona Vere kan? Mengapa Tuan Kenrich sangat terburu buru” balas ksatria lainnya
“Hei” Rei menepuk pundak kedua kesatria itu
“Fokuslah dengan apa yang diperintahkan bukan malah bergosip seperti nona-nona, itu bukan sikap seorang kesatria kekaisaran, benarkan?” ucap Rei sembari meremas pundak mereka
“An… Anda benar Tuan, maafkan kami” ucap kedua ksatria itu sambil tertunduk malu
“Padahal kami baru saja saling mengenal, kenapa ada kejadian seperti ini terjadi pada Elly” gumam Rei
“Persiapannya sudah selesai mari berangkat Tuan dan Nona” Ucap En sembari membuat portal sihir dan En mulai merobek kertas koordinat dalam sedetik mereka bertiga telah berpindah tempat
“Wah… Tadi itu apa kita berpindah sangat cepat. Itu pasti teknologi baru? Darimana kau mempelajarinya” Tanya Elly penasaran
“Sesuatu yang membuat kita berpindah tadi menggunakan teknologi apa?” Elly mulai menjelaskan kembali
“Saya tidak mengerti maksud nona apa tapi, jika nona bertanya tadi kita menggunakan apa untuk berpindah saya akan menjawab itu adalah sihir nona” Jelas En
“Cukup basa-basinya kalian berdua, kemarilah” Kesal Kei
“Lihat pohon ini tidak bersinar seperti terakhir kalinya, sepertinya ada masalah dengan portalnya”
“Be.. Benarkah jadi aku tidak bisa kembali keduniaku?” tanya Elly cemas
“jangan khawatir kami akan cari alternatif lainnya tapi membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membuat portal keduniamu” Jawab Kei menenangkan Elly
“Nona Tuan Sttt… sepertinya saya mendengar suara tapak kuda menuju kemari” Kata En memperingatkan
“Bersembunyi dulu, kemarilah lalu merunduk” Balas Kei
“I… Itukan orang yang menyelamatkanku Duke Kenrichen” Kata Elly bersemangat
Elly berdiri dan hampir menyapa, Kei dengan sigap menariknya dan menutup mulutnya
__ADS_1
“Sepertinya ada yang aneh dengan semak-semak itu aku akan memeriksanya” Kata Ken yang mulai menjauhi pasukan dan mendekati semak-semak yang dimaksud
“Apa yang ada disana” Ken semakin mendekat
“Hingggg,…” Slove (hewan yang terbuat dari mana) tiba-tiba muncul dari semak tadi
“Oh ternyata Slove liar” Kata Kei, sembari kembali ke rombongan
“Tuan disana ada apa?” tanya Ksatria keheranan
“Tidak ada apa-apa, aku hanya menemukan Slove liar
Para rombongan kesatria beserta duke tidak menemukan apa-apa di lokasi sehingga mereka memutuskan untuk kembali ke kediaman
Flashback
“Gawat dia semakin mendekat kearah sini, tidak ada cara lain selain mengalihkan perhatiannya dengan Slove liar sekitar sini” gumam En sambil membaca mantra
“Hinggg,…” Suara Slove yang terjebak sihir, En kemudian melepaskannya seolah-olah yang menggerakkan semak-semak adalah Slove
“Oh ternyata Slove liar” Kata Kei, sembari kembali ke rombongan
“Hampir saja” Ucap En bersyukur
“Kenapa kita bersembunyi? Bukankah lebih baik jika kita bersama rombongan mereka?” Tanya Elly kesal dengan perbuatan mereka yang menyembunyikannya
“Dengar kami bersembunyi dari mereka karena…”
“Diam En biarkan saja jika dia ingin bersama mereka lagipula kita sudah berusaha untuk mengembalikan manusia ini ke asalnya” ucap Kei memotong pembicaraan
“Itu tergantung darimu manusia apa kau ikut dengan kami dengan kontrak setahun untuk mengembalikanmu atau bersama mereka yang entah sampai kapan akan mengembalikanmu ke dunia asalmu” ungkap Kei menjelaskan
“Aaaaa… Pilihannya rumit jika bersama mereka aku hanya bisa makan sup berbeda dengan Tuan Ken aku bisa makan apapun yang ku mau dan hidup nyaman, tapi jikadi pikir secara logika mereka berdua lebih menguntungkan ku” gumam Elly dalam hati
“Bagaimana manusia, mengapa kau terlalu lama berfikir” Kata Kei
“Baiklah mari bersama selama satu tahun, kalian harus menjamin hidup ku aman bersama kalian” Ucap Elly serius
“Ya aku setuju”balas Kei
“Baiklah berikut ini, surat perjanjian antar dua belah pihak mohon di tandatangani” “ Ucap En sembari memberikan pena dan kertas kontrak
“Segala persiapan telah selesai mari kembali” Kata En sembari mempersiapkan portal teleport beserta kertas koordinatnya
__ADS_1