
Di toko baja
Ada puluhan orang berkumpul di toko baja, baik anak-anak remaja maupun dewasa mereka terus menanyakan Reapers
“Paman angkat aku menjadi murid mu” Ucap anak laki-laki
“Apakah kau benar-benar bertemu Reapers secara langsung?” tanya remaja laki-laki
“Bagaimana caranya kau bertemu dengan Reapers?” tanya anak perempuan
“Tolong jangan diam saja, ceritakan padaku caramu bertemu Reapers” gerutu nona muda
“Apa ini markas Reapers?” tanya ksatria
Gordon mengingat apa yang dikatakan En
“Katakan saja pada mereka bahwa kau diajak melakukan kontrak kerja sama”
“Aku tidak tau hal apapun terkait Reapers mereka hanya mengajak ku melakukan kontrak kerja sama tidak lebih dari itu. Dan dalam waktu dekat aku membutuhkan orang untuk membantuku memproduksi gula, jadi aku akan membuka lowongan pekerjaan” ucap Gordon menjelaskan
“Asik, aku ingin daftar”
“Aku juga mau”
“Apa perempuan bisa daftar”
(Bla bla bla)
“Mereka kemana sih, padahal hari ini hari terbaik” gerutu Gordon dalam hati mencari keberadaan Elly dan yang lain
----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Beberapa hari kemudian di rumah Kei
“Cepatlah” ucap Elly bersemangat, ia berlari keluar rumah kali ini ia menggunakan gaun berwarna merah muda yang di berikan Gordon itu sangat cocok dengan kulitnya
“Bersabarlah, dan berhenti berlarian kau menggunakan gaun bisa saja kau terjatuh” teriak ken dari dalam rumah
“Sejak kapan Yang mulia khawatir dengan Elly? Dia terlihat seperti seorang ayah yang khawatir pada putrinya” ucap En bertanya-tanya dalam hati
“Apa yang kau lihat” tanya Kei kesal memperhatikan En tersenyum dari tadi
“Tidak ada tuan maafkan saya” ucap En meminta maaf
“Saya akan mengunci pintunya silahkan keluar lebih dulu tuan” tambah En sembari mengunci pintu
Mereka pun pergi keluar dengan tujuan ke toko baja Gordon
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Selamat datang” ucap Gordon lesu
“Eh.. Astaga selamat datang bagaimana kabarmu?” ucap Gordon pada Elly sembari memeluknya
“Paman Gordon mengingatkan ku pada ayahku” gumam Elly
“Maaf jika membuatmu mengingat hal menyedihkan kau bisa menganggapku sebagai ayahmu” ucap Gordon bersemangat
__ADS_1
“Terima kasih” ucap Elly sembari memeluk erat
“Astaga… Anak kesayangan ku sangatlah imut dengan pakaian ini” tambah Gordon
“Siapa mereka paman?” tanya Flen remaja yang direkrut Gordon
“Mereka-”
“Halo perkenalkan aku putrinya, kamu siapa?” tanya Elly yang memotong pembicaraan
Gordon cukup terharu dengan perkataan Elly yang menganggapnya sebagai ayah
“Aku pekerja disini perkenalkan namaku Flen” balas Flen
“Baru kali ini saya melihat wajah anda, darimana saja anda selama ini?” tanya Flen curiga
“Oh… Itu karena aku ada pekerjaan diluar wilayah aku baru saja kembali” ucap Elly sembari tesenyum
“Begitu rupanya, salam kenal kakak” ucap Flen sambil menjabat tangan Elly
“Salam kenal” balas Elly sembari tersenyum
“Omong-omong mengapa anda memakai penutup kepala?” tanya Flen karena gaun Elly yang dimodifikasi dengan jubah (dijaman modern gaun Elly seperti hodie)
“Itu karena cacat telinga selebihnya kau tidak ucah tau” ucap Kei kesal
“Ma-Maafkan aku telah bertanya hal yang yang tidak perlu dipertanyakan” kata Flen menyesali perbuatannya
“Ah… Tidak masalah terima kasih selanjutnya kau perlu menjaga rahasiaku yah” kata Elly sambil menepuk pundak Flen sembari tersenyum
“Saya harus kebelakang segera, terima kasih nona” Flen berlari menjauhi Elly karena tatapan dingin dari Kei
“Sejauh ini ada yang memesan alat berjumlah 50 biji” ucap Gordon
“Kau tidak usah membuatnya” balas Kei
“Kenapa? Bukankah itu hal bagus” tanya Gordon keheranan
“Benar kata mereka” ucapp Elly yang tiba tiba ikut berbicara
“Ini seperti resep rahasia tentu saja kau tidak mau mereka tau kan, dengan begini kita dapat menjual gula dengan harga agak mahal. Terlebih dahulu tentukan harga untuk rakyat menengah kita hanya perlu memberikan sedikit harga berbeda dengan bangsawan kita perlu menjual agak mahal dari harga biasanya tapi dengan kualitas terbaik” kata Elly menjelaskan
“Baiklah” ucap Gordon bersemangat
--------------------------------------------------------------------------------------------------------
{Di kerajaan kekaisaran}
“Yang Mulia lagi-lagi beredar kabar tentang Reapers, kali ini mereka membantu produksi gula di wilayah Baron Matteo” kata Vin ajudan kaisar
“Begitu rupanya biarkan saja” balas Kaisar yang tengah memeriksa dokumen di meja kerjanya
“Yang Mulia kita tidak bisa diam saja, bagaimana jika kepercayaan rakyat kekaisaran jatuh di tangan mereka, bisa saja itu akan menggoyahkan tahta anda Yang Mulia” Ucap Vin khawatir
“Anda seakan-akan mengenal mereka apa anda ada hubungan dengan Reapers?” tanya Vin yang mulai curiga
Aldric berhenti menulis
__ADS_1
“Beraninya kau berbicara seperti itu, sepertinya kau butuh kelas etiket lagi oleh madam Garnet” ucap Aldric kesal
Seketika Vin merinding mengingat masa kecilnya yang diawasi ketat oleh madam Garnet
“Bukankah ini sudah lama sekali sejak ia pergi dari ibu kota, apa perlu ku kirimkan surat untuknya kembali lagi ke ibu kota?” tanya Aldric dengan senyum tipisnya ia mulai menyiapkan selembar surat
“Ti- Tidak usah repot-repot hahaha, berikan padaku Yang Mulia” balas Vin dengan senyum masam sambil merebut pena yang di pegang Aldric
“Baiklah jika begitu, ku fikir kau mulai merindukannya” ucap Aldric
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Di kediaman Baron Matteo
Tap tap tap
Suara langkah kaki mulai menyusuri massion kediaman Baron Matteo
“Tuan anda sudah kembali, kami sudah menunggu kedatangan anda” ucap ajudan Baron
“Selama ketidakhadiran anda terjadi sesuatu… bla bla”
“Apa yang terjadi Reapers membantu produksi gula di wilayahku?” ucap Baron terkejut
“Benar tuan” balas ajudan Baron
“Kemarikan korannya aku ingin lihat apa isinya” kata Baron Matteo yang mulai kesal
(Tidak hanya menyelamatkan krisis pakan di wilayah Marquess Reinhart, Reapers juga membantu wilayah Baron dalam produksi gula, mereka benar-benar bagaikan malaikat)
“Apa-apaan ini padahal aku baru saja kembali dan tiba-tiba mendapatkan berita seperti ini. sungguh mengesalkan beritahu- ah tidak aku yang akan kesana secara langsung” kata Baron Matteo
“Tapi hari sudah mulai malam tuan-”
“Itu tidak masalah bagiku, aku harus membuatnya membayar apa yang telah dia curi” ucap Baron matteo yang mulai meninggalkan massion
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Di toko Gordon
“Apa kau sudah memastikannya?” tanya Kei pada En
“Sudah tuan maksudku Yang Mulia-”
“Berhati-hati saat berbicara apalagi kita ditempat ramai, kau boleh memanggilku seperti itu jika hanya kita berdua” Ucap Kei sembari menutup mulut En
“Hey… Kalian berdua makanan sudah siap ayo makan bersama, uh… apa yang-” ucap Elly yang berlajan masuk ke dalam ruangan
“Maaf telah menggangu waktu kalian, aku yang salah karena tidak mengetuk pintu lebih dulu…” ucap Elly sembari berlari meninggalkan mereka berdua
“Tidak… Ini tidak seperti yang kau lihat” teriak En
“Sudahlah, jangan mengejarnya” ucap Kei sembari menahan En untuk pergi
“Tapi tuan-”
“Selesaikan dulu laporanmu, jadi apa benar Baron Matteo sudah pulang?” tanya Kei
__ADS_1
“Benar Yang Mulia” balas En