Bad Boys Vs Bad Girls

Bad Boys Vs Bad Girls
Episode 45


__ADS_3

"Em ... Terserah deh, tapi gue harus ngomong dulu sama nyokab, bokab gue, bahwasanya kita pulang 2 hari lagi, biar mereka gak khawatir dengan Agatha," ujar Dylan.


"Mana yang baiknya aja kak," ucap Amanda.


"Yaudah kita naik mobil gue aja, mumpung mobil gue ada disini," ujar Marcel.


"Itu mah bebas," ujar Kayla.


"Yaudah gue telpon dulu mama gue yah," ujar Dylan dan dibalas angukan oleh mereka.


^via telpon^


"Hallo mah,"


[Iya ada apa kak, kalok nelpon mama, apa kak Uda nyampek di Jakarta]


"Em ... Gini mah, kita diperlambat 2 hari mah, soalnya ada yang belum kami kerjain,"


[Owh ... Gitu yah kak, Adek mana sehat kan]


"Sehat kok mah,"


[Telponnya tolong kasih Agatha kak, mama rindu sama dia]


'mati gue, kalok mama tau Agatha ketinggalan habis deh gue' batin Dylan.


"Em ... Anu mah,"


[Anu apa kak, adek gak kenapa-napa kan kak]


"Gak papa kok mah, adek lagi tidur mah, ini kan dah malam mah, kasian kalok di bangunin,"


[Owh gitu yah kak, jagain adeknya yah kak, jangan Sampek dia kenapa-napa yah kak, awas adek kenapa-napa mama cabut semua kemewahan kak]


"Eh ... Iya mah, aman, yaudah Dylan matiin dulu yah, soalnya Dylan mau tidur dah malam, hoam ... Ngantuk lagi mah,"


[Yaudah kalok kak mau tidur, tidur lah, yaudah good night kak]


"Good night mah,"


Tuut ...tuut ...

__ADS_1


^via akhir^


"Muka loh kok jadi pucat gitu lan, emangnya nyokab loh ngomong apa?" Tanya Marcel.


"Nanti aja gue ceritain di mobil, sekarang kita cepatan cari Agatha," ujar dylan sambil berjalan ke mobil Marcel.


"Gue aja yang kemudi, mana kuncinya," ujar Dylan.


Lalu Marcel pun mencampakan kunci mobil itu, dan mereka pun mengendarai mobil itu.


_________________________________


Pagi pun tiba kini mereka pun sudah bangun dari tidur mereka.


"Hoam ..., Kak," ujar Agatha.


Kevin hanya membalas dengan deheman saja.


"Kak aku laper, kita carik makan yok kak, kalok Uda carik makan kita cari jalan keluar," ujar Agatha dan dibalas angukan oleh Kevin.


Lalu mereka pun mencari buah-buahan kini mereka menemukan buah rambutan yang masik berada di pohon.


"Kok aku sih," ujar Kevin.


"Yah kak lah, kan kak cowok, masak aku sih yang cewek," ucap Agatha.


"Yaudah deh," ngalah Kevin.


Lalu Kevin pun mulai mengambil beberapa renteng rambutan kini Kevin pun turun.


"Kok gatal yah badan gue," ujar Kevin sambil mengarukan badannya.


"Gatal yah kak, yang mana," ucap Agatha.


"Semuanya gatal, tolong bantuin garok dong tha, ini karena semut-semut di pohon itu pasti," ucap Kevin.


"Mungkin kak," ujar Agatha.


Lalu Agatha pun mengarokan tubuh Kevin dan beberapa menit kemudian pun badan Kevin tidak gatal lagi.


"Uda gak gatal lagi kok tha, tapi sekarang panas," ucap Kevin.

__ADS_1


"Pasti ini panas karna kita garukin nih kak," ucap Agatha.


"Jadi Giman ni dong, aduh panasnya," ujar Kevin.


"Em ... Dihembus aja kali kak," ucap Agatha.


"Yaudah cepetan hembusin tha," ujar Kevin.


Lalu Agatha pun menghembuskan tubuh Kevin mengunakan bibir dan tangannya, beberapa menit kemudian akhirnya badan Kevin pun tidak panas lagi.


"Uda kok, yaudah yok kita makan ni rambutan, biar ada isi nih perut kita," ucap Kevin.


"Iya kak, dari tadi aku Uda lapar banget," ucap Agatha.


Lalu mereka pun mulai memakan rambutan itu. Setelah mereka memakan rambutan itu mereka pun mulai mencari jalan keluar. Kini mereka melihat jalan yang cukup banyak kendaraan.


__________________________________


Pagi pun tiba, selama semalaman kami mengendarai mobil, dengan bicara, dan Dylan membicarakan soal tadi di telpon. aturannya kami nyampeknya malam jam 12 tapi karena banyak halangan dari yang macet hingga mobil kami mogok kini kami pun mulai mengendarai mobil kami. Saat Dylan mulai menuju ke jalan arah hutan ia melihat seseorang yang hampir mirip dengan Agatha dan Kevin lalu mereka pun berhenti di depan orang itu.


"Kak Dylan," ujar Agatha senang.


"Kamu kok bisa ketinggalan sih tha, terus baju Kelen kenapa kotor banget gitu?" Tanya Dylan.


"Hem iya, tadi kami masuk jurang," ujar Agatha.


"Apa, masuk jurang, kok bisa," ujar Dylan.


"Kami kepeleset kak," ujar Agatha dan mereka hanya ber oh ria saja.


"Tapi kamu gak kenapa-napa kan?" Tanya Dylan.


"Enggak kok kak, Agatha kan kuat," ujar Agatha sambil menampakan otot dilengannya.


"Hem ... Iya deh," ujar Dylan.


"Yaudah yok masuk," sambung Dylan.


Kini Kevin dan Agatha pun masuk kedalam mobil itu. Saat Agatha sudah membuka pintu mobil tiba-tiba ada tangan kekar yang mencekal tangan mungil Agatha.


To be continue~

__ADS_1


__ADS_2