
(Terbongkar)
"Agatha," ucap orang itu.
"Kak Kevin," ucap Agatha. Yaps orang itu adalah Kevin.
'sejak kapan kakak Kevin jadi badboy gini yah' batin Agatha.
'sejak kapan Agatha jadi badgirl yah' batin Kevin.
"My queen kenal sama ketua geng black white?" Tanya Kenzo.
"Enggak, gue gak kenal," bohong Agatha.
"Tapi dia kok tau nama my queen, terus my queen tau nama geng black white" ucap Kenzo.
"Dia kakak kelas gue," ujar Agatha. Kenzo yang mendengar itupun hanya ber oh ria saja.
"Ini," ujar salah satu anggota black white sambil memberikan amplop coklat yang berisi uang.
"Ambil Kenzo, terus uangnya kasih sama andre, katanya dia butuh duit kan," ujar Agatha.
"Andre, di panggil my queen," teriak Kenzo.
Lalu datang lah seorang pria bertubuh tegap yang tak lain adalah Andre.
"Iya ada my queen?" Tanya Andre.
"Kamu katanya butuh duit kan, kamu butuh duit berapa?" Tanya Agatha yang masih berada di Mogenya.
"Saya butuh duit 50 juta aja my queen," ujar Andre.
"Kenzo kasih sama Andre 50 juta, dan 50 jutanya lagi kalian bagi-bagi," ujar Agatha.
"Yang betul my queen," ucap Kenzo dan Andre bersamaan dan dibalas anggukan oleh Agatha.
"My queen baik banget sama kita, gak salah kita milih ketua kayak my queen, selain my queen jago balap dan belah diri, my queen juga rendah hati," puji Kenzo.
"Gak usah puji-puji, ini juga kewajiban gue untuk menolong kalian, lantaran gue ini ketua kalian, jadi gue harus bertanggung jawab," ujar Agatha sambil tersenyum.
"Ya udah gue pulang yah," ucap Agatha sambil menghidupkan mesin motor nya.
"Iya my queen hati-hati," ujar mereka. Agatha yang mendengar itu hanya mengangguk saja.
Kini moge Agatha sudah tak terlihat lagi. Sedangkan geng black white yang mendengar omongan while white pun seketika merasa bangga.
"Gilak yah, itu cewek selain cantik, pintar semua juga yah,"
"Iya keren banget,"
"Pingin banget gue jadi cowoknya,"
"Gak usah mimpi lo, mana mau dia punya cowok kayak loh, sedangkan dia cantik, bening, manis, semua lah untuk dia,"
Itulah ucapan geng black white. Kevin yang mendengar itupun seketika memanas.
"Berani kali kalian suka dengan wanita ku yah," ujar Kevin.
"Maksudnya bos?" Tanya salah satu anggota Balck white.
__ADS_1
"Cernah aja sendiri, ya udah gue pergi," ucap Kevin.
Lalu Kevin pun pergi dari tempat itu. Mereka yang melihat Kevin pergi pun hanya diam saja, tetapi mereka di buat heran dengan sebutan Kevin kepada Agatha.
________________________________________
Malam pun tiba kini Agatha sedang berada di kamarnya sambil menonton Drakor kesukaannya. Saat sedang asyik-asyiknya menonton tiba-tiba.
Drt ... Drt ... Drt ...
gawai Agatha pun bergetar pertanda ada telepon masuk. Agatha yang mendengar gawainya berbunyi pun seketika mengangkat telepon itu.
"Hallo,"
"Tha nanti pagi ke kebun binatang yok," ajak Amanda di sebrang sana.
"Ah! gue gak mau, gue jijik ke kebun binatang," tolak Agatha.
"Lo yah tha, semenjak pulang dari Slovakia lo itu berubah, gue benci sama lo, lo itu bukan kayak Agatha yang dulu, gue mau persahabatan kita putus dan Kayla juga mau persahabatan nya putus, kita itu muak sama kelakuan lo, sumpah muak banget," ucap Amanda.
Lalu Amanda pun langsung mematikan teleponnya secara sepihak. Sedangkan Agatha yang mendengar penuturan Amanda seperti itu menitikan air matanya.
"Apa gue gak bisa bahagia yah? Oke kalok itu kemaun lo, kita tengok aja siapa yang tahan," ucap Agatha.
"Dari pada gue sedih, mending gue pergi ke dapur aja, cari makanan," ucap Agatha.
lalu Agatha pun berjalan menuju dapur. Saat Agatha di dapur ia melihat ada nasgor di atas meja makan itu.
"Kayaknya enak itu, mending gue makan deh," ucap Agatha.
Lalu Agatha pun langsung berjalan menuju meja makan dan memakan nasgor itu. Saat makanan nya sudah mau habis tiba-tiba Dylan pun turun dari bawah.
"Kenapa emangnya salah?" Tanya balik Agatha.
"Yah salah lah, dah tau itu makanan gue, malah lo makan," bentak Dylan.
"Kakak kok marah sih?" Tanya Agatha.
"Lo ini, dah tau itu gue yang buat, Uda capek-capek gue buat malah lo makan, dasar lo gak punya hati, dah capek gue masak, datang lo asal makan," emosi Dylan.
"Apa susahnya sih kakak, tinggal di buat lagi payah," ucapa Agatha enteng.
"Lo emang gak punya hati yah, makanya lo itu gak bisa senang, lo gak tau selama ini jasa gue sama Lo itu banyak, pas lo sakit sapa yang nemenin lo, gue, dan waktu lo sakit hati sapa juga yang nemenin loh, gue kan, lo ini emang gak tau balas Budi," ucap Dylan.
Lalu Dylan pun pergi dari hadapan Agatha. Agatha yang mendengar penuturan Dylan seketika ber lari ke kamarnya dan menangis di kamarnya.
"Hiks kenapa semua orang jahat banget sama gue, hiks kakak Dylan kenapa ngomong kayak gitu, hiks apa gue emang gak pantas bahagia, hiks kalok itu mau Kelen gue akan pergi dari rumah ini," ucap Agatha sambil menangis.
Lalu Agatha pun menyiapkan barang-barangnya. Setelah itu Agatha pun menyambung-nyambungkan kain untuk ia turun dari balkon kamarnya. Soalnya kalok dari pintu pasti ia dihalangin Oleh seseorang.
Setelah Agatha sudah menyambungkan kain itu Agatha pun langsung mengikatkan di pagar balkonnya. Lalu Agatha pun turun dari atas kamarnya. Kini Agatha sudah keluar dari rumahnya lantaran ke amanan dirumahnya tidak terlalu ketat hari ini. Tapi sebelum Agatha pergi dari rumah nya ia menuliskan surat untuk keluarganya yang berada di nakas nya.
Kini tepat jam 24:00 wib. Kini rumah Agatha begitu rame dengan orang termasuk juga Kevin dan Vira. Pasti kalian bingung kan kenapa Kevin dan Vira bisa ada disini? Kalian baca aja dulu yah sampai bawah.
"LAN panggil sana Agatha," ucap Yana dan dibalas anggukan oleh Dylan.
Lalu Dylan pun berjalan menuju ke kamar Agatha.
Cklek
__ADS_1
Dylan pun membuka kamar Agatha. Lalu Dylan pun berjalan masuk kekamar Agatha.
"Agatha," ucap Dylan tapi tidak ada sautan.
Lalu Dylan pun berjalan mencari Agatha dari kamar mandi, ruang ganti, dan terakhir adalah balkon kamar Agatha. Betapa terkejutnya Dylan yang melihat begitu banyak kain yang di jadikan tali. Lalu Dylan pun berjalan menuju ke pintu kamar Agatha. Saat Dylan berjalan menuju pintu kamar Agatha, Dylan melihat sehelai kertas di nakas Agatha. lalu Dylan pun membaca surat itu. Saat Dylan membaca bertapa terkejutnya Dylan. Lalu Dylan pun turun menuju bawah dengan berteriak.
"Mah, pah," teriak Dylan.
"Ada apa sih lan, teriak-teriak?" Tanya Yana.
"Ini mama baca," ujar Dylan.
"Apa ini?" Tanya Yana.
"Udah mama baca aja, baca yang kuat," ujar Dylan.
Lalu Yana pun membaca surat itu dengan suara yang kuat.
Dear semua.
Mah, pah, kakak LAN, maafin aku yah, Uda buat kalian marah, maaf banget aku sama kalian, mungkin aku dirumah ini menjadi anak yang sial, mah, pah, Agatha selalu berdoa sama Allah, kenapa Agatha gak bisa senang, dan kakak Dylan maafin aku, aku gak bisa move on sama kakak Kevin, maaf banget kakak lan, entah kenapa aku gak bisa move on dari kakak Kevin, mungkin karena kakak Kevin itu cinta pertama aku jadi aku gak bisa move on sama dia.
Oh. Iya mah, pah, besok ulang tahun aku yang ke 15 tahun, Uda besar juga aku yah mah, pah, mungkin karena aku dah besar jadi aku sering sakit hati yah kan, tapi ultah aku yang ke 15 THN ini bedah, bedahnya itu aku gak bisa ngerayain sama kalian, kalok misalnya kalian ingin ngerayain ultah aku, rayain aja tanpa aku, oh. Yah mah, pah, aku mau bilang aku gak tau entah kapan pulang, mungkin aku gak akan pulang lagi, aku pingin cari kebahagian aku sendiri, tolong mah, pah, jangan cari aku, dan terutama kakak Dylan, maaf yah kak LAN aku makan nasgor kakak, tapi aku akuin nasgor kakak enak, ya udah Sampek situ aja yah ucapan aku, selamat tinggal mah, pah, semoga kalian bahagia tanpa aku.
Dari Agatha.
Mereka yang mendengar penuturan itu pun seketika menangis.
"Coba aku gak lakuin prank ini, pasti Agatha masik disini," ucap Kevin sambil menangis.
Apa prank? Yaps itu adalah prank, yang dari Agatha Di putuskan Kevin itu Sampek Agatha yang di Slovakia itu, dan itu sebenarnya prank yah gyas.
FLASBACK ON.
"LAN ultah Agatha kapan?" Tanya Kevin.
"Lama lagi, 2 Minggu setengah lagi," ujar Dylan.
"LAN gue ada ide loh," ucap Kevin.
"Ide? Ide apa?" Tanya Dylan.
Lalu Kevin pun menceritakan ide itu.
"Gilak lo vin ngelakuin ide gila itu, tapi keren juga sih," ujar Dylan.
"Keren kan, ya udah kita mulai yah, soalnya gue ada sepupu gue yang ada di Malaysia dan dia itu seumuran sama gue, dia juga mau sekolah ke Indonesia," jelas Kevin.
"Oke gue setuju," ujar Dylan.
Lalu mereka pun menceritakan prank gila mereka sama orang terdekat Agatha. Mereka yang mendengar itupun sangat setuju.
Tapi saat Agatha depresi berat dan dia di ajak ke Slovakia Kevin pun ikut kesana. Dan saat itu Kevin mau membatalkan pranknya tapi di tahan oleh Dylan lantaran sudah sangat cantik permainan pranknya.
FLASBACK OF
To be continue~
Komen bawel yah kok mereka mau di pertemukan kembali.
__ADS_1