
"Tha," teriak seseorang. Yaps omongan Agatha terpotong oleh teriakan seseorang.
"Ada apa kak Kevin," ucap Agatha. Yaps Yang memotong ucapan Agatha adalah Kevin.
"Em kak, mau ngajak kita pulang bareng, kamu mau kan," ucap Kevin.
"Em ... Aku ma--,"
"Gak bisa Agatha pulang sama gue, gue harus menjaga Agatha karena itu kewajiban gue," ucap David.
"Tapi kak," ucap Agatha.
"Gak ada penolakan sayang, kamu kan uda janji sama aku bahwasanya kita akan pulang bareng, dan ini juga mau ke-2 ortu kamu," ucap David.
Agatha yang mendengar itu hanya mendengus kesal saja. Lalu mereka pun pulang mengendarai mobil Lamborghini Aventador David. Kini mobil mereka pun pergi dari perkarangan sekolah.
"Kak Kevin aku boleh nanya," ucap Amanda.
"Emang mau nanya apa," ucap Kevin.
"Kak itu sebenarnya suka gak sih kak sama Agatha?" Tanya Amanda.
"Enggak ah, aku gak suka sama dia," ucap Kevin langsung pergi.
"Alah paling kak Kevin itu suka sama si Agatha, tapi dia gak pedeh aja, tapi kalok kak Kevin suka sama Agatha, Berti dia mau jadi pembinor dong, secara Agatha kan uda punya orang," ucap Kayla.
"Tapi kan belum tentu juga kalok kak David itu suaminya Agatha, emang kamu gak ingat waktu itu kita pernah dibohongin kak Dylan, waktu itu kan mereka ngaku pacaran, dan ternyata mereka kakak beradik, dan siapa tau juga dia sama kak David juga gitu," jelas Amanda.
"Iya juga yah nda, cerdas juga tuh otak," ucap Kayla.
"Jadi selama ini loh kira otak gue gak cerdas gitu?" Tanya Amanda.
"Terkadang gak cerdas," ucap Kayla.
"Loh yang gak pernah cerdas, bukan gue, yaudah deh gue mau pulang dulu, soalnya gue udah di jemput sama supir," ucap Amanda sambil pergi dari hadapan Kayla.
"Gue juga kali," ucap Kayla.
Lalu Kayla pun pergi ke arah mobil nya.
__________________________________
Didalam mobil David hanya ada keheningan saja seketika David pun menghentikan keheningan tersebut.
"Agatha kamu kenapa Nerima tawarin itu cowok, emang kamu suka sama dia?" Tanya David dan dibalas anggukan kecil dari Agatha.
"Tapi bukanya kamu susah untuk jatuh cinta yah tha," ucap David.
"Iya itu dulu, tapi semenjak aku kenal sama kakak Kevin entah kenapa timbul cinta di hati aku kak, dan aku pingin memperjuangin cinta aku kak," ucap Agatha.
__ADS_1
"Ingat sayang kamu itu perempuan jadi kamu gak boleh memperjuangin cinta, yang boleh memperjuangin cinta itu hanya laki-laki, jadi kak harap kamu jangan merusak harga diri perempuan," jelas David.
"Emang salah kak kalok perempuan memperjuangin cinta, kenapa harus laki-laki," ucap Agatha.
"Salah dong saya kamu itu perempuan, tapi seandainya cowok itu emang cinta sama kamu dia yang akan memperjuangin kamu," ucap David.
"Kayak mana dia mau memperjuangkan aku, kalok dia aja kira bahwasanya kita itu suami istri," ucap Agatha.
"Agatha kalok dia emang berfikir seperti itu, berarti perjuangan dia itu cuman segitu, dan satu hal lagi kalok dia emang cinta sama kamu pasti dia akan nanyak sediteil nya tentang aku ke Dylan secara Dylan itu kan sahabatnya kevin,"jelas David.
'iya juga yah' batin Agatha.
"Benarkan yang kakak katakan," ujar David dan dibalas anggukan oleh Agatha.
____________________________________
Beberapa hari kemudian
Kini tepat hari Jumat, dan setiap harinya Kevin selalu menelpon Agatha tapi selalu diangkat oleh David dan terkadang Kevin mengajak Agatha pulang tapi selalu di halang oleh David dan selama 4 hari ini Kevin jarang ketemu dengan Agatha.
Kini bel istirahat pun berbunyi semua murid pun pergi ke kantin tapi tidak dengan Xl IPA 1 lantaran kelas mereka ada sedikit masalah.
Kini Kevin pun sedang makan bersama Dylan dan teman-teman nya yang lain entah pada kemana.
"LAN," ucap Kevin.
"Gue mau tanya sama loh, Agatha sama kak David itu dah nikah yah," ucap Kevin.
"Nikah?" Tanya balik Dylan.
"Iya nikah, mereka emang nikah kan," ucap Kevin.
"Emangnya kenapa," ucap Dylan.
"Gak papa gue nanya aja," ucap Kevin.
"Loh cemburu yah?" Tanya Dylan.
"Gak ah, mana ada gue cemburu," ucap Kevin bohong.
"Alah Vin nampak banget loh itu bohong, udah jujur aja, loh gak usah bohong sama gue, gue ini sahabat loh Vin," ucap Dylan serius.
"Iya gue jujur, gue suka sama Agatha," ucap Kevin.
"Ok kalok loh emang suka sama Agatha gue kasih bocoran sama loh," ucap Dylan.
"Bocoran apa?" Tanya Kevin.
"Ini yah, sebenarnya Agatha sama kak David itu hanya sepupuan, mereka itu emang sering ngomong kayak gitu, tapi loh kan gak pernah dengar kalok Agatha itu bilang kak David sayang, hanya bilang dia kak, mereka itu gak ada hubungan apa-apa, tapi ini yah gue saranin sama loh, kalok emang loh suka sama Agatha loh tembak dia sebelum dia di ambil sama orang, karena kalok loh pendam aja itu rasa entar Agatha nya ada yang ngambil loh, secara dia kan cantik," jelas Dylan. Kevin yang mendengar itu pun hanya mengangguk saja.
__ADS_1
_________________________________
Kini adalah hari Sabtu hari terakhir bagi David ngajar di sekolah queen plus terakhir kali tinggal di Indonesia, dan saat ini mereka sedang sarapan pagi.
"Kak David hari ini mau ke London yah?" Tanya Dylan.
"Iya, tapi nanti selesai ngajar," ucap David. Dyaln yang mendengar itupun hanya ber oh ria saja.
Setelah sarapan mereka pun pamit untuk pergi sekolah.
"Kita pigi yah mah, pah," ucap Dylan.
"Iya hati-hati yah," ucap Yana dan leo.
Lalu mereka pun mulai mencium punggung tangan ke dua setengah paru baya itu. Kini mereka pun masuk ke dalam mobil masing-masing. Yaps Dylan pergi mengendarain mobilnya sedangkan Agatha ia selalu bersama David.
Setalah 15 menit diperjalanan akhirnya mereka pun nyampek di sekolah queen dan mereka pun masuk kelas mereka masing-masing.
______________________________
Bel istirahat pun berbunyi saat ini siswa-siswi pergi entah kemana tapi tujuannya tidak ke kantin. Dan tiba-tiba datanglah seorang siswi ke hadapan Agatha dan teman-temannya.
"Agatha yah," ucap siswi.
"Iya saya sendiri," ucap Agatha.
"Owh ... Kamu di cariin itu sama kak Kevin dilapangan basket," ucap siswi.
"Gitu yah," ucap Agatha dan di angukin oleh siswi itu.
Lalu siswi itu pun menarik tangan Agatha menuju lapangan basket. Agatha yang melihat lapangan basket di hiasin oleh bunga pun seketika takjub.
"Wauw ... Indah banget," ucap Agatha.
"Yaudah tha, kamu jalan di karpet merah ini, habis itu berhenti di tengah-tengah bentuk love itu," ucap siswi. Agatha yang mendengar itu hanya mengangguk saja.
Kini Agatha pun bejalan ke arah karpet merah itu. Dan akhirnya ia pun sampai di tengah-tengah bentuk love itu yang di ukir dengan bunga mawar. Lalu datanglah Kevin dari arah berlawanan. Kini Kevin pun tepat berada di depan Agatha dan tiba-tiba Kevin pun setengah berjongkok.
"Agatha apa kah kau mau menjadi kekasih ku, kalok kamu mau menjadi kekasih ku kamu ambil bucket ini kalok kamu gak mau kamu ambil balon hitam ini," ujar Kevin.
Seketika Agatha yang mendengar itu pun sedikit terkejut dan menutup mulutnya mengunakan tangannya itu. Seketika tangan Agatha mengambil sebuah balon hitam itu. Kevin yang melihat itu pun sedikit menampakan raut wajah kecewa.
To be continue~
__ADS_1